Bacaan: 1 Korintus 15 : 1 – 11 | Pujian: KJ. 196
Nats: “Melalui Injil itu kamu diselamatkan, seperti yang telah kuberitakan kepadamu, asal kamu teguh berpegang padanya, kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.” (Ayat 2)
Seorang guru memiliki tugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih dan menilai. Setelah memberikan pelajaran atau ilmu kepada para muridnya, besar harapan seorang guru bahwa para muridnya akan memahami pelajaran yang telah diajarkannya dan menjadi bekal untuk masa depan mereka menjadi orang yang mandiri, pandai, dan berhasil.
Rasul Paulus digambarkan seperti seorang guru yang sedang memberikan pengajaran kepada jemaat di Korintus. Pengajaran yang diberikan oleh Rasul Paulus antara lain: Pertama, Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, Ia telah dikuburkan dan Ia telah dibangkitkan pada hari yang ketiga (Ay. 3-4). Kedua, Injil (Kabar Baik) yang telah mereka terima, membuat manusia diselamatkan, asal mereka teguh berpegang pada-Nya (Ay. 2). Artinya Jemaat Korintus yang telah menerima Injil harus semakin kuat percaya dan setia kepada Kristus, jangan mudah dipengaruhi oleh hal-hal yang menyesatkan. Ketiga, Yesus Kristus telah bangkit dan menampakkan diri kepada para murid, kedua peristiwa ini merupakan bukti nyata bahwa Tuhan Yesus menggenapi janji-Nya untuk menyelamatkan dan membangkitkan manusia. Paulus berharap berita ini menjadi penyemangat bagi Jemaat Korintus untuk terus berpengharapan kepada Yesus Kristus atas apapun yang terjadi. Ketiga pengajaran yang disampaikan Rasul Paulus ini dimaksudkan agar Jemaat Korintus mengerti bahwa manusia berharga di hadapan Allah, hidup manusia telah ditebus dari dosa dan dijamin keselamatannya.
Pengajaran yang diberikan oleh Rasul Paulus ini hendaknya kita pahami dengan sungguh-sungguh supaya kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari. Seperti Jemaat Korintus, kita pun diperhadapkan dengan banyak pergumulan hidup dan godaan setiap hari, baik dalam permasalahan ekonomi, harta, sakit, pekerjaan, relasi dengan keluarga ataupun sesama, dll. Apapun pergumulan dan godaan yang kita alami, mari kita terus memohon pertolongan kepada Tuhan, sembari kita percaya ada rancangan indah yang sudah Tuhan sediakan bagi kita. Sekalipun ada tawaran yang instan atau menarik atas permasalahan hidup kita, tetaplah menjaga iman, lakukan firman-Nya, dan jangan pernah berpaling dari Tuhan. Amin. [Ry].
“Mari memahami dengan benar supaya benar juga perbuatan kita di hadapan Tuhan.”