Dukungan GKJW untuk Bencana Semeru

24 November 2025

Menyikapi terjadinya bencana alam erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur yang terjadi pada Rabu, 19 November 2025 yang lalu, Majelis Agung Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) melalui Pokja Tanggul Bencana segera merespons dengan melakukan kaji cepat dan mobilisasi bantuan.

​Pokja Tanggul Bencana Majelis Daerah (TBMD) Malang 4 melaporkan bahwa dampak erupsi menyebabkan kerusakan dan hilangnya rumah tinggal penduduk. Beberapa dari warga terdampak adalah mereka yang memiliki hak menempati Hunian Tetap (Huntap) di Sumbermujur.

Beberapa pos pengungsian berada di SD Supit Urang, SMPN 2 Pronojiwo, dan beberapa masjid. Untuk mendukung kebutuhan pengungsi, tiga Dapur Umum telah beroperasi, dua di Desa Sumber Urip yang dikelola TAGANA dan satu di Balai Desa Oro-oro Ombo oleh PMI Lumajang.

Menanggapi situasi ini, Majelis Jemaat dan TBMJ Pronojiwo telah bergerak cepat sejak hari pertama dengan mendistribusikan alas tidur dan selimut, dilanjutkan dengan penyaluran sayuran ke wilayah Banyu Urip pada hari kedua. Selama 3 hari, Senin – Rabu, 24 – 26 Nopember TB MJ dan relawan dari MD Malang IV juga mulai melakukan giat bersih rumah secara bergantian. PHMD Malang 4 juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan Pronojiwo untuk merancang tindak lanjut yang terpadu selama masa tanggap darurat.

​Majelis Agung sendiri secara cepat melakukan koordinasi lintas bidang yang melibatkan Pelayan Harian Majelis Agung (PHMA), TBMA, PHMD/TBMD Malang IV, dan PHMJ/TBMJ Pronojiwo guna menyusun langkah-langkah strategis meliputi : Asesment Lanjutan, Penyiapan dukungan Relawan, dan Distribusi Bantuan Berkelanjutan.

Bersamaan dengan upaya penataan strategis tersebut, pada hari Sabtu, 22 November 2025, Pelayan Harian Majelis Agung (PHMA): Pdt. Kristanto (Wakil Sekretaris Umum) dan Pdt. Nicky Widyaningrum (Sekretaris Bidang Kespel), bersama Pokja Tanggul Bencana MA dan MD Malang 1 meninjau langsung lokasi bencana dan menyerahkan sejumlah bantuan di Posko SMPN 2 Pronojiwo untuk nantinya diserahkan kepada para korban terdampak.

Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan darurat, tetapi juga secara khusus dilaksanakan untuk berkoordinasi dengan para relawan Tanggul Bencana Malang IV guna menyusun langkah-langkah tindak lanjut yang komprehensif terkait penanganan yang berkelanjutan. TBMA akan terus memantau dan memperbarui informasi terkait perkembangan signifikan di lapangan.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak