Dosa Menjadi Seputih Salju Pancaran Air Hidup Junior 11 Desember 2025

11 December 2025

Bacaan: Yesaya 1:16–20

Nats: ….Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba (Yesaya 1:18b)

Hosea sedang marah karena baju putihnya kena tinta. Tentu akan sulit dicuci. Padal baju putihnya baru saja dibelikan ibu untuk acara di sekolah kemarin. Melihat wajah Hosea yang cemberut iru, timbul keingin-tahuan ibu lalu bertanya pada Hosea apa yang membuatnya cemberut. Dengan nada tinggi, Hosea menceritakan apa yang sedang terjadi, sehingga baju putihna menjadi kotor. Lalu ibu mengajak Hosea untuk mencuci baju putihnya. Meskipun berkali-kali dicuci, ternyata noda tintanya masih tertinggal di pakaian.

Berbeda dengan kain putih yang sulit hilang meskipun sudah dicuci berkali-kali, ternyata Tuhan mampu menghapus dosa manusia. Nabi Yesaya mengandaikan dosa itu buah kermizi yang berwarna merah. Jika mengenai pakaian menjadi sangat sulit menghilangkan nodanya. Ternyata Tuhan mampu menghapuskan dosa kita yang merah seperti kain kesumba.

Tuhan sanggup mengubah dosa yang merah seperti buah kermizi mampu dijadikan putih seperti salju. Itu berarti Tuhan sanggup mengampuni dosa seburuk apa pun kalau kita sungguh-sungguh bertobat.

Tuhan tidak menutup pintu pengampunan. Ia selalu membuka tangan-Nya dan berkata, “Ayo kembali kepada-Ku.” Tuhan ingin membersihkan hati kita, supaya kita menjadi anak-anak yang bersih dan diberkati. Jangan takut mengaku dosa. Tuhan bukan Tuhan yang kejam, tapi penuh kasih. Mari datang kepada-Nya, dan percaya bahwa hati kita akan dibuat seputih salju.\

Aktivitas: Hati Salju
Gambarlah hati besar, lalu gambarkan salju turun di dalamnya. Tulis: “Tuhan mengampuni dosaku dan membersihkan hatiku.” Warnai hati itu dan ceritakan artinya kepada teman atau orang tua.

Doaku: Tuhan Yesus, terima kasih Engkau sudah memberi aku kesempatan untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak