All Saints Pancaran Air Hidup 2 Mei 2026

2 May 2026

Bacaan: Mazmur 31 : 1 – 5, 15 – 16  |  Pujian: KJ. 438
Nats: “Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!” (Ayat 3b)

“All Saints” adalah sebuah judul film yang tayang di Netflix, film ini ditulis berdasar kisah nyata. Diceritakan Pdt. Michael diutus oleh keuskupan untuk mengurusi penjualan gereja episkopal All Saints yang berada di Tennessee (wilayah bagian Amerika Serikat). Gereja All Saints akan dijual karena biaya operasionalnya yang tinggi sedangkan jemaatnya hanya tinggal 12 orang, yang mengakibatkan gereja ini terlilit hutang hipotek. Gereja All Saints tidak lagi bisa diselamatkan, akan segera dijual dan akan diganti menjadi supermarket. Di tengah kesulitan yang dihadapi, Pdt. Michael menerima kedatangan beberapa orang pengungsi dari Burma yang membutuhkan bantuan dari gereja. Bagai blessing in disquise, harapan baru muncul bagi gereja All Saints. Dengan keahlian di bidang pertanian yang dimiliki oleh pengungsi dari Burma itu, akhirnya Pdt. Michael meminta izin kepada keuskupan untuk mengundur waktu penjualan gereja karena mereka akan bertani dengan menanami lahan tidur di belakang gereja. Harapannya hasil dari pertanian itu dapat  digunakan untuk melunasi hutang hipotek dan memenuhi kebutuhan operasional gereja. Tetapi ternyata banjir meluluhlantakkan tanaman yang siap panen. Dengan gagalnya panen itu, gereja All Saints tidak lagi memiliki harapan untuk dipertahankan, tetapi gereja itu memiliki komunitas yang saling menguatkan untuk terus tumbuh bersama dalam kasih.

Daud pun merasa kehidupannya sangat tidak mudah. Banyak persoalan, permasalahan, kekhawatiran yang  ia rasakan di tengah kepemimpinannya sebagai raja Israel. Di tengah situasi sulit itu, ia berseru meminta pertolongan dan perlindungan dari Tuhan untuk menghadapi kesulitan. Ia percaya Tuhan akan menjadi gunung batu kokoh yang menyelamatkannya. Di tengah kesulitan dan penderitaan yang harus ia alami, Daud berserah sepenuhnya kepada Tuhan bukan mengandalkan kekuatannya sendiri.

YBPK adalah anugerah bagi GKJW, walau saat ini ada beberapa unit yang sedang berjuang untuk terus bertahan dan mampu menjadi berkat. YBPK tidak berjuang sendiri, ada seluruh warga GKJW yang mendukung YBPK dalam doa, dana, dan kasih. Terlebih Tuhan Yesus setia menolong YBPK agar selalu bersinar dan menjadi berkat bagi sesama. Mari bersama kita ikut mendukung YBPK dalam doa, dana, dan kasih. Amin. [cha].

“Komunitas yang saling peduli akan menghasilkan perubahan baik.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak