Balas Dengan Kebaikan Pancaran Air Hidup Junior 10 Desember 2025

10 December 2025

Bacaan: Amsal 24:17–29
Nats: Jangan bersukacita kalau musuhmu jatuh, jangan hatimu beriaria kalau ia terperosok (Amsal 24:17)

Pernahkah kamu merasa senang ketika teman yang pernah menyakitimu mendapat masalah? Saya yakin kamu pernah merasakan hal itu. Yach…saya pernah merasa senang ketika teman yang menyakiti saya jatuh dari sepeda. Hati saya sangat gembira melihat dia celaka. Mengapa saya gembira? Karena saya tidak berani membalas dia ketika dia menyakiti saya. Tetapi setelah membaca firman Tuhan hari ini, saya menjadi sangat malu.

Amsal mengingatkan kita untuk tidak bersukacita saat musuh kita jatuh. Tuhan tidak senang jika kita membalas kejahatan dengan kejahatan, bahkan dalam hati. Tuhan ingin kita menjadi anak-anak yang berbeda. Anak-anak yang berani memilih kebaikan, meskipun disakiti. Kita tidak perlu membalas, karena Tuhan sendiri yang akan bertindak dengan adil.

Dengan memilih untuk tidak membalas dan tetap berbuat baik, kita sedang menunjukkan kasih Tuhan kepada orang lain. Dan sering kali, orang yang kita ampuni bisa berubah menjadi sahabat.

Aktivitas: Layang-Layang Kebaikan
Gambarlah layang-layang dan tulis di tengahnya: “Aku tidak akan membalas kejahatan.” Di ekornya, tulis 3 tindakan baik yang bisa dilakukan saat disakiti teman. Warnai dan pajang di tempat belajar.

Doaku: Tuhan Yesus, terima kasih jika Engkau sudah mengingatkan aku untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi dengan kebaikan, Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak