Bacaan: Matius 27 : 57 – 66 | Pujian: KJ. 445
Nats: “dan mereka berkata, “Tuan, kami ingat bahwa sewaktu hidup si penyesat itu berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.” (Ayat 63)
Ketidakpastian kerapkali menjadi hal yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan kita. Penyebab munculnya ketidakpastian ini bermacam-macam. Salah satu yang memicu munculnya ketidakpastian tersebut, yaitu manusia merasa bahwa harapan-harapannya tidak terpenuhi atau tidak berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan, sehingga pada akhirnya banyak sekali orang yang meninggalkan Tuhan bahkan meluapkannya kekecewaannya dengan cara menduakan Tuhan demi mencapai harapan yang tidak terpenuhi itu.
Firman Tuhan saat ini mencatat bahwa para pemimpin agama pada masa itu mengingat perkataan Yesus tentang kebangkitan-Nya setelah tiga hari. Mereka khawatir bahwa murid-murid Yesus akan mencuri jenazah-Nya dan mengaku bahwa Ia telah bangkit, sehingga menciptakan kerusuhan dan meningkatkan pengikut-Nya. Para pemimpin agama ini hidup dalam ketidakpastian dan kegelisahan, karena mereka tidak dapat menerima dan memahami rencana Allah tentang kebangkitan Yesus. Meskipun para pemimpin agama berusaha untuk menghalangi rencana Allah, kita juga diingatkan tentang harapan yang ada dalam kebangkitan Yesus Kristus. Kebangkitan-Nya bukan hanya janji bagi umat-Nya pada masa itu saja, tetapi juga janji bagi kita saat ini. Kematian-Nya di salib dan kebangkitan-Nya menghadirkan pengharapan bagi kita yang percaya kepada-Nya.
Mungkin saat ini ada di antara kita yang merasa harapan dan doanya belum terjawab. Melalui Firman Tuhan hari ini, kita terus diingatkan akan harapan dan janji Allah melalui kebangkitan Yesus Kristus. Kematian-Nya dan kebangkitan-Nya bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi sebuah kebenaran yang mengubah hidup. Dalam situasi ketidakpastian dan kesulitan yang kita hadapi, kita dapat memiliki keyakinan yang teguh dalam janji Allah dan harapan yang kuat dalam kebangkitan Yesus Kristus. Mari kita memperkuat iman kita dengan mengingat kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Marilah kita hidup dalam kesadaran bahwa kita adalah umat-Nya yang diberdayakan oleh Roh-Nya. Kita memiliki kepastian dalam ketidakpastian dunia ini, janji-janji Allah tetap teguh dan kebangkitan Yesus memberikan harapan yang tak tergoyahkan bagi kita. Amin. [ASEN].
“Teruslah berharap pada-Nya, walau berada dalam ketidakpastian.”