Puji-Pujian Bagi Tuhan Pancaran Air Hidup 24 Oktober 2022

24 October 2022

Bacaan: 1 Samuel 2 : 1 – 10 ǀ Pujian: KJ. 10 : 1, 2
Nats:Lalu berdoalah Hana, katanya: Hatiku bersukacita karena TUHAN, tanduk kekuatanku ditinggikan oleh TUHAN, … aku bersukacita karena pertolongan-Mu.” (Ayat 1)

Dalam hal apakah kita memuji-muji Tuhan? Dalam keadaan suka ataukah duka? Bagi sebagian orang memuji Tuhan akan lebih mudah dilakukan pada saat suka, tetapi kita juga diajarkan untuk memuji Tuhan pada saat duka. Kita memuji Tuhan karena kebaikan-Nya, kasih-Nya, penyertaan-Nya, pertolongan-Nya, dll. Dalam segala hal dan keadaan hidup kita, memuji Tuhan adalah sikap hidup orang beriman yang percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Kita akan mudah memuji Tuhan saat kita merasakan bahwa Tuhan dekat dengan kita, kasih dan penyertaan-Nya senantiasa ada bagi kita.

Puji-pujian kepada Tuhan inilah yang diungkapkan oleh Hana dalam bacaan kita saat ini. Hana memuji-muji Tuhan karena ia merasakan sukacita yang besar. Tuhan telah mendengarkan dan mengabulkan doa-doa dan permohonannya tentang anak. Hana mengandung setelah sekian tahun mandul dan melahirkan Samuel. Oleh karena itulah, Hana mengungkapkan pujiannya kepada Tuhan. Dia menyatakan bahwa TUHAN-lah pokok pertolongan, TUHAN-lah Allah yang maha tahu, TUHAN-lah sang sumber kehidupan. Hana menyadari TUHAN telah menegakkan dia dari debu, mengangkatnya dari lumpur. Hana sepenuhnya percaya bahwa langkah kaki orang-orang yang dikasihi TUHAN menuju kepada terang. Mereka hidup bukan dengan kekuatan diri sendiri, tetapi karena kekuatan dari TUHAN.

Apa yang menjadi ungkapan pujian Hana ini sudah seharusnya juga menjadi ungkapan pujian kita kepada Tuhan. Belajar dari Hana yang senantiasa berdoa dan memohon akan hadirnya anak dalam hidupnya, maka kita diajak untuk berdoa dan memohon kepada Tuhan dengan harapan yang sungguh dan tulus. Iman Hana kepada Tuhan adalah bukti bahwa kesetiaan orang yang percaya kepada Tuhan akan mendapatkan kesukacitaan dan pertolongan Tuhan. Mari kita selalu meyakini bahwa Tuhan selalu berkarya di dalam setiap langkah kehidupan kita. Teruslah memuji Tuhan dalam segala hal dan keadaan, karena dengan memuji Tuhan ada damai sejahtera dan penyertaan Tuhan di sepanjang hidup kita. Amin. [AR].

Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.” (Maz. 34:1)

Renungan Harian

Renungan Harian Anak