Sepanjang Hidupku Diberkati Pancaran Air Hidup 2 Juni 2021

2 June 2021

Bacaan: Bilangan 6 : 22 – 27|   Pujian : KJ. 457
Nats:
“Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau, …” (Ayat 24)

“Aku diberkati, sepanjang hidupku diberkati Bila bangun pagi hari, siang berganti malam, Aku diberkati.”

Sungguh sangat sederhana konsep berkat dari lagu anak-anak di atas. Bukan masalah kekayaan, bukan masalah kesuksesan pekerjaan, bukan masalah kedudukan dan penghormatan dari manusia. Berkat dirasakan saat bangun di pagi hari, ada kehidupan baru yang diberikan Tuhan. Saat siang hari, ada sukacita di tengah panasnya matahari. Saat malam hari, ada kekuatan dalam menjalani kehidupan sepanjang hari dan ada kecukupan yang diberikan Tuhan sehari ini.

Bangsa Israel menerima berkat Allah melalui para imam. Mereka diperlihatkan bahwa konsep berkat Allah bukan sekedar kesuksesan, menang perang, atau berlimpahnya makanan dan harta benda, melainkan :

  1. Memberkati dan melindungi.
    Tuhan berkenan mencurahkan segala berkatNya dan melindungi kehidupan umatNya. Tuhan sendiri yang memberikan kesuburan, pertumbuhan dan perkembangan. Berkat Tuhan sendiri yang menjadikan umatNya berhasil. Tuhan sendiri yang melindungi umat-Nya dari segala mara bahaya.
  2. Menyinarkan wajah-Nya.
    Kalimat ini menunjukkan bahwa mereka adalah umat yang disukai oleh Tuhan. Bandingkan dengan kata “Menyembunyikan Wajah-Ku” (Yehezkiel 39:23, Yesaya 57:17) yang menunjukkan ketidaksenangan Tuhan akan dosa umat-Nya. Menyinarkan wajah-Nya menunjukkan bahwa bangsa Israel adalah benar-benar umat pilihan Tuhan yang diperkenan Tuhan.
  3. Menghadapkan wajah-Nya.
    Kalimat ini menunjukkan akan kasih dan pertolongan Tuhan yang diberikan kepada mereka yang bergantung kepada-Nya dan memerlukan bantuanNya.

Betapa dalam makna berkat Tuhan yang diberikan kepada orang Israel dan kita umat-Nya. Berkat Tuhan melebihi keinginan akan harta kekayaan, jabatan dan kehormatan duniawi. Kini marilah kita datang bersandar kepada-Nya senantiasa karena berkat-Nya senantiasa diberikan kepada kita. (cha)

 “Berkat Tuhan mari hitunglah, kau kan kagum oleh kasih-Nya”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak