Luar Biasa Tuntunan Ibadah Hari Pentakosta untuk Anak-anak - 31 Mei 2020

19 May 2020

Bacaan Alkitab: Kisah Para Rasul 2:1-13
Tahun Gerejawi : Pentakosta
Tema : Pentakosta
Ayat Hafalan : Roma 8:14: “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah”
Lagu Tema : Bila Roh Allah ada di dalamku:  “http://youtu.be/VV7jJXURXoA

Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)

Pentakosta adalah salah satu hari raya kristiani yang memperingati peristiwa dicurahkannya Roh Kudus kepada para rasul di Yerusalem, yang terjadi 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus, atau 10 hari setelah Yesus naik ke surga. Pencurahan Roh Kudus ini sesuai dengan janji Yesus kepada para rasul ketika Yesus hendak naik ke surga (lih. Kis. 1:8).

Peristiwa pencurahan Roh Kudus ini menjadi penting karena dengan kuasa Roh Kudus itulah mendorong para murid untuk memberitakan Injil bukan hanya di Yerusalem tetapi juga di luar Yerusalem. Kuasa Roh Kudus telah mengubahkan para murid yang tadinya penuh ketakutan menjadi gagah berani memberitakan Injil. Tak sedikitpun mereka gentar atas bahaya yang menghadang, bahkan taruhan nyawapun tidak menggentarkan langkah mereka memberitakan Injil.

Adapun makna dari kepenuhan dengan Roh pada hari Pentakosta adalah :

  1. Para murid “diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi”, yang menyanggupkan mereka bersaksi untuk Kristus, menginsafkan orang akan dosa, kebenaran dan penghakiman Allah sehingga mereka berbalik dari dosa kepada keselamataan dalam Kristus .
  2. Roh Kudus menyatakan sifat-Nya sebagai Roh yang rindu dan berusaha demi penyelamatan orang dari setiap bangsa. Mereka yang menerima baptisan dalam Roh dipenuhi dengan kerinduan yang sama demi penyelamatan umat manusia. Jadi, hari Pentakosta merupakan awal dari penginjilan dunia.
  3. Para rasul menjadi pelayan Roh. Mereka bukan hanya memberitakan Yesus yang disalibkan dan dibangkitkan, tetapi mereka juga mempengaruhi orang-orang bertobat untuk menerima “karunia-karunia Roh Kudus” yang sudah mereka terima pada hari Pentakosta.
  4. Lewat baptisan dalam Roh ini para pengikut Kristus menjadi orang-orang yang melanjutkan karya Kristus dalam dunia ini. Dalam kuasa Roh Kudus, mereka terus melakukan dan mengajarkan hal-hal yang sama “yang dikerjakan dan diajarkan Yesus”

Sebagai orang percaya yang telah menerima kuasa Roh Kudus, maka kita juga mengemban tugas untuk menyampaikan kabar baik kepada semua orang. Tidak ada lagi ketakutan karena Tuhan Yesus telah memampukan kita, seperti Yesus telah memampukan para murid.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali kisah turunnya Roh Kudus

Alat Peraga:

Pamong dapat menyiapkan :

  1. Beberapa kipas angin
  2. membuat lidah-lidah api

Pendahuluan:

Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Yesus,

Hari ini kita sedang memperingati hari Pentakosta. Hari apa? Yach…betul. Hari Pentakosta. Pentakosta adalah salah satu hari raya kristiani yang memperingati hari turunnya Roh Kudus. Roh Kudus ini turun ke atas para murid yang sedang berkumpul di suatu tempat di Yerusalem.

Inti Penyampaian:

Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,

Ketika Roh Kudus turun, ada beberapa tanda yang alam yang muncul. Yang pertama adalah angin (Pamong dapat menghidupkan kipas angin). Wah…sungguh heran di dalam ruangan kok tiba-tiba ada angin.

Setelah angin bertiup, ternyata ada lagi hal yang aneh, yaitu munculnya lidah-lidah api yang turun ke atas para murid (Pamong dapat menunjukkan lidah-lidah api yang turun ke atas para murid). Yang lebih aneh lagi adalah api-api itu tidak membakar rambut atau orang-orang yang ada di dalam ruangan.

Tidak hanya sampai di situ. Ternyata para murid juga bisa berbicara dalam bahasa lain. Para murid yang tadinya tidak bisa bahasa Media, ternyata bisa bahasa Media, karena ada orang Media di situ. Wah…banyak orang yang terheran-heran melihat para murid penuh dengan kuasa.

Penerapan:

Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,

Dengan para murid dipenuhi Roh Kudus maka janji Yesus ketika mau naik ke sorga dipenuhi. Wah…Yesus tidak lupa ya dengan janji-Nya. Dan yang lebih hebat lagi adalah Roh Kudus telah membuat para murid berani mengabarkan Injil kepada orang-orang yang sedang berkumpul di tempat itu. Dengan gagah berani Petrus dan para murid mengabarkan Injil pada orang-orang hadir. LUAR BIASA

Aktivitas: Anak-anak diajak membuat lidah-lidah api (Gambar terdapat di CD).

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan pamong adalah :

  1. Memperbanyak gambar lidah-lidah api hitam putih di kertas yang tebal
  2. Stick es krim
  3. Lem
  4. Pencil warna atau crayon

Cara membuat :

  1. Setiap anak mendapat gambar lidah-lidah api 1
  2. kemudian lidah-lidah api itu diwarna terlebih dahulu
  3. Setelah diwarna gambar ditempelkan di stick es krim

Lagu Tema : Bila Roh Allah ada di dalamku “http://youtu.be/VV7jJXURXoA”


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali kisah turunnya Roh Kudus

Pendahuluan:

Selamat pagi anak-anak yang diaksihi Tuhan Yesus,

Saya mau bertanya ada berapakah hari raya untuk Kristen? Siapakah yang dapat menyebutkan? (beri waktu anak-anak untuk menjawab). Yach benar. Ada 5 hari raya umat kristiani yaitu : Natal atau kelahiran Tuhan Yesus, Kematian Tuhan Yesus, Kebangkitan Tuhan Yesus, Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta yaitu hari turunnya Roh Kudus.

Pada hari ini, kita akan memperingati hari raya Pentakosta yaitu hari yang ke lima puluh atau hari raya turunnya Roh Kudus. Kisahnya turunnya Roh Kudus diceritakan dalam Alkitab yang terdapat pada Kisah Rasul 2:1-13. Nah…sekarang saya meminta kalian untuk membaca bacaan kita hari ini selama 5 menit.

Inti Penyampaian:

Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,

Waktu membaca Alkitab selesai. Sekarang saya meminta kalian untuk menutup Alkitabnya. Saya akan memberi pertanyaan, siapa yang bisa menjawab silahkan angkat tangan ya.

  1. Dalam bacaan tadi, para murid dan orang-orang yang percaya sedang berkumpul di suatu tempat, di sebuah rumah. Kisah turunnya Roh Kudus pertama-tama ditandai dengan …………. (tiupan angin)
  2. Setelah tanda pertama, dilanjutkan dengan tanda yang kedua yaitu …….. (turunnya lidah-lidah api hinggap di atas kepala para murid tetapi tidak terbakar)
  3. Setelah lidah-lidah api turun ke atas para murid, tanda yang lain adalah…….. (para murid bisa berbicara dalam bahasa lain yang dapat dimengerti oleh orang-orang yang hadir pada waktu itu)
  4. Coba sebutkan bahasa apa yang diucapkan oleh para murid? Yaitu bahasa Partia, Media, Elam, Mesopotamia, Yudea, Kapadokia, Pontus, Asia, Frigia, Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia

Penerapan:

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Sungguh luar biasa kuasa Roh Kudus dan kuasa Roh Kudus dapat dilihat dari kemampuan para murid berbicara dengan bahasa lain. Bukan hanya itu. Kuasa Roh Kudus ternyata mampu mengubahkan rasa takut para murid setelah kebamtian Tuhan Yesus menjadi keberanian yang luar biasa.

Setelah para murid mendapat kuasa Roh Kudus, para murid berani tampil di hadapan orang banyak dan memberitakan Injil Yesus Kristus kepada semua yang hadir. Para murid tidak takut lagi pada orang banyak yang tidak suka kepada Yesus. Roh Kudus telah memampukan para murid untuk meneruskan pelayanan Yesus yaitu memebritakan Injil kepada semua orang.

Anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,

Hari ini kita memperingati hari turunnya Roh Kudus. Roh Kudus bukan hanya dicurahkan atas para murid pada jaman dulu tetapi juga dicurahkan kepada kita sekalian. Karena kita sebagai pengikut Kristus, maka kita tidak boleh takut memberitakan Injil Yesus Kristus. Bagaimana caranya memberitakan Injil Yesus Kristus? Salah satu contohnya adalah mengingatkan teman yang mengucapkan kata-kata kotor. Jika kalian berani mengingatkan teman yang berbuat demikian, maka Roh Kudus telah bekerja atasmu.

Untuk mengingatkan kita siapakah kita sesungguhnya maka marilah kita menghafalkan ayat hafalan kita hari yaitu Roma 8:14: “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah”

Aktivitas:

Bagikan tabel di bawah ini kepada anak-anak. Masing-masing mendapatkan 1 dan minta anak-anak untuk mengisinya.

“Bila Roh Kudus ada dalam diriku, maka aku akan melakukan :…”

1.
2.
3.
4.
5.

“Bila Roh Kudus ada dalam diriku, maka aku akan menahan diri dari :..”

1.
2.
3.
4.
5.

Lagu Tema: Bila Roh Allah ada di dalamku “http://youtu.be/VV7jJXURXoA”


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menyebutkan tanda-tanda turunnya Roh Kudus
  2. Anak dapat menunjukkan tindakan para murid yang dipenuhi oleh Kudus
  3. Anak dapat menunjukkan sikap sebagai orang yang dipenuhi oleh Roh Kudus

Pendahuluan

Selamat pagi anak-anak yang diaksihi Tuhan Yesus,

Saya mau bertanya ada berapakah hari raya untuk Kristen? Siapakah yang dapat menyebutkan? (beri waktu anak-anak untuk menjawab). Yach benar. Ada 5 hari raya umat kristiani yaitu : Natal atau kelahiran Tuhan Yesus, Kematian Tuhan Yesus, Kebangkitan Tuhan Yesus, Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta yaitu hari turunnya Roh Kudus.

Pada hari ini, kita akan memperingati hari raya Pentakosta yaitu hari yang ke lima puluh atau hari raya turunnya Roh Kudus. Kisahnya turunnya Roh Kudus diceritakan dalam Alkitab yang terdapat pada Kisah Rasul 2:1-13. Nah…sekarang saya meminta kalian untuk membaca bacaan kita hari ini selama 5 menit.

(Setelah 5 menit. Minta anak-anak untuk menutup Alkitabnya)

Kalian sudah membaca bacaan kita hari ini. Turunnya Roh Kudus ditandai dengan 3 hal yaitu : tiupan angin, lidah-lidah api dan berbiacara dalam berbagai bahasa. Nah…sekarang kalian akan dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama dipersilahkan berunding untuk membuat gaya tanda turunnya Roh Kudus melalui tiuapan angin. Kemudian kelompok dua juga silahkan membuat gaya tentang lidah-lidah api dan kelompok tiga memperagakan berbagai macam bahasa. Saya memberi waktu pada kalian untuk berunding selama 5 menit. Setelah kalian menemukan gerakan untuk masing-masing kelompok, maka gerakan kalian harap diperagakan setiap kali saya meminta kalian untuk memperagakan.

Inti Penyampaian:

Anak-anak yang dikasihi olehTuhan Yesus.

Sebelum Yesus naik ke surga, Ia berjanji pada para muridNya bahwa sebagai pengganti kehadiran-Nya di dunia setelah Yesus naik ke surga adalah akan mencurahkan Roh Kudus. Untuk itu, Yesus meminta para murid untuk tidak meninggalkan Yerusalem dan setia menunggu kedatangan Roh Kudus.

Sepuluh hari setelah Yesus naik ke surga, para murid dan orang-orang percaya berkumpul di Yerusalem di sebuah tempat, di sebuah rumah. Ketika mereka sedang berkumpul, tiba-tiba munculnya tiupan angin. Ayo…silahkan kelompok 1 memperagakan gerakannya. Sungguh aneh….di dalam ruangan ada tiupan angin. Silahkan kelompok 1 memperagakan lagi.

Setelah tiupan angin mereda, tiba-tiba muncullah lidah-lidah api. Silahkan kelompok 2 memperagakan gerakannya. Lidah-lidah api ini hinggap ke atas para murid-murid Yesus. Silahkan kelompok 2 memperagakan gerakannya. Dan…apa yang terjadi setelah lidah-lidah api itu hinggap ke atas para murid? Sungguh LUAR BIASA. Tiba-tiba para murid dapat berbicara dalam berbagai macam bahasa. Silahkan kelompok 3 memperagakan gerakannya. Apakah bahasa yang diucapkan oleh para murid itu bahasa yang tidak dikenal orang-orang yang hadir? Ternyata tidak. Bahasa yang diucapkan oleh para murid adalah bahasa yang dikenal oleh orang-orang yang hadir. Orang-orang yang hadir dari berbagai macam bangsa. Para murid dapat berbahasa Partia, Media, Elam, Mesopotamia, Yudea, Kapadokia, Pontus, Asia, Frigia, Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Sungguh luar biasa kuasa Roh Kudus dan kuasa Roh Kudus dapat dilihat dari kemampuan para murid berbicara dengan bahasa lain. Bukan hanya itu. Kuasa Roh Kudus ternyata mampu mengubahkan rasa takut para murid setelah kebamtian Tuhan Yesus menjadi keberanian yang luar biasa.

Setelah para murid mendapat kuasa Roh Kudus, para murid berani tampil di hadapan orang banyak dan memberitakan Injil Yesus Kristus kepada semua yang hadir. Para murid tidak takut lagi pada orang banyak yang tidak suka kepada Yesus. Roh Kudus telah memampukan para murid untuk meneruskan pelayanan Yesus yaitu memebritakan Injil kepada semua orang.

Penerapan:

Anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,

Hari ini kita memperingati hari turunnya Roh Kudus. Roh Kudus bukan hanya dicurahkan atas para murid pada jaman dulu tetapi juga dicurahkan kepada kita sekalian. Karena kita sebagai pengikut Kristus, maka kita tidak boleh takut memberitakan Injil Yesus Kristus. Bagaimana caranya memberitakan Injil Yesus Kristus? Salah satu contohnya adalah mengingatkan teman yang mengucapkan kata-kata kotor. Jika kalian berani mengingatkan teman yang berbuat demikian, maka Roh Kudus telah bekerja atasmu.

Untuk mengingatkan kita siapakah kita sesungguhnya maka marilah kita menghafalkan ayat hafalan kita hari yaitu Roma 8:14

“Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah”

Aktivitas:

Bagikan tabel di bawah ini kepada anak-anak. Masing-masing mendapatkan 1 dan minta anak-anak untuk mengisinya.

“Bila Roh Kudus ada dalam diriku, maka aku akan melakukan :….”

1.
2.
3.
4.
5.

“Bila Roh Kudus ada dalam diriku, maka aku akan menahan diri dari :…”

1.
2.
3.
4.
5.

Lagu Tema : Bila Roh Allah ada di dalamku “http://youtu.be/VV7jJXURXoA”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak