Buah Roh Tuntunan Ibadah Anak 24 Mei 2020

Bacaan Alkitab: Galatia 5:22-26
Tahun Gerejawi : Paskah 7
Tema : Karakter Kristiani
Ayat Hafalan : “Tetapi buah Roh ialah : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri” (Galatia 5:22-23a)
Lagu Tema : Special Songs for Kids 2 No. 94 “Kasih Sukacita”

Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)

Dalam perikop ini (Galatia 5:16-26) Paulus mempertentangkan antara buah dari daging dan buah dari Roh. Rasul Paulus mengingatkan jemaat Galatia untuk hidup sesuai dengan ajaran yang telah disampaikannya seperti yang ia terima dari Kristus. Secara tegas, Paulus mengatakan bahwa buah dari daging adalah : percabulan, kecemaran, hawa nafsu, pemyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan dan pesta pora. Sedangkan buah dari Roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelembahlembutan dan penguasaan diri.

Paulus meminta jemaat Galatia untuk tidak menyerahkan diri pada keinginan daging karena jemaat Galatia adalah milik Kristus. Maka sebagai milik Kristus, jemaat Galatia harus berjuang keras menyalibkan keinginan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Dan barang siapa tidak bisa mengendalikan keinginan daging maka ia tidak akan mendapatkan bagian dari Kerajaan Allah.

Buah Roh itu adalah :

  1. Kasih. Kasih adalah dasar dari cinta Tuhan kepada manusia. Kasih yang diajarkan oleh Yesus adalah kasih yang tidak meminta imbal balik.
  2. Sukacitaadalah kegembiraan yang keluar dari hati yang mau menerima apapun keadaan yang terjadi dalam hidupnya. Tidak ada sungut-sungut yang keluar dari mulutnya sebab hatinya dipenuhi oleh ucapan syukur.
  3. Damai sejahteraadalah pemberian Kristus dan mencakup ketenangan batin serta hubungan harmonis dengan orang lain.
  4. Kesabaranberkaitan dengan sikap seseorang terhadap orang lain dan mencakup ketidaksediaan untuk membalas kejahatan dengan kejahatan.
  5. Kemurahan adalah tindakan yang penuh kebaikan, khususnya kebajikan sosial.
  6. Kebaikanadalah ketulusan jiwa yang membenci kejahatan, motif dan perilaku yang baik.
  7. Kesetiaan merupakan tindakan yang selalu memuliakan ajaran Allah.
  8. Kelemahlembutandidasarkan pada kerendahan hati dan menunjukkan sikap terhadap orang lain sesuai dengan penyangkalan diri.
  9. Penguasaan diriatau mengendalikan diri dengan dipimpin Roh.

TUNTUNAN IBADAH BALITA

Tujuan: Anak dapat menyebutkan buah Roh – Bocah-bocah bisa nyebutake wohing Roh

Alat Peraga

Pamong dapat menyiapkan :

  1. Gambar-gambar di bawah ini (terdapat di CD) :
  2. Papan tulis atau kertas manila
  3. Selotip untuk menempel gambar dan tulisan
  4. Pamong membuat tulisan dengan huruf besar Buah Roh : KASIH, SUKACITA, DAMAI SEJAHTERA, KESABARAN, KEMURAHAN, KEBAIKAN, KESETIAAN, LEMAHLEMBUT dan PENGUASAAN DIRI

Pendahuluan

Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,

Sejak kecil, papa dan mamamu mengajak kalian untuk beribadah, baik di gereja maupun di rumah-rumah. Mengapa orang tuamu selalu mengajakmu ketika beribadah? Karena mereka ingin mengenalkan kalian pada Tuhan Yesus. Sejak kecil kalian sudah diperkenalkan pada Tuhan Yesus agar hidup kita sesuai dengan yang diajarkan oleh Tuhan Yesus.

Inti Penyampaian

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Paulus memberitahu kita apa saja yang diajarkan oleh Tuhan Yesus dan harus kita lakukan dalam hidup kita sehari-hari.

  • (Pamong menunjukkan gambar 1): Yang pertama Tuhan Yesus mengajak kita untuk hidup penuh kasih. Tuhan ingin hidup kita penuh dengan kasih kepada sipapapun, tidak pilih-pilih orang (Pamong menempelkan gambar 1 di papan atau kertas manila atau tembok tulisan KASIH)
  • (Pamong menunjukkan gambar 2): Kedua adalah Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk selalu gembira, tidak mudah marah-marah karena marah-marah membuat orang lain takut berada di dekat kita. (Pamong menempelkan gambar 2 di papan atau kertas manila atau tembok beserta tulisan SUKACITA)
  • (Pamong menunjukkan gambar 3): Ketiga adalah Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk hidup dengan damai. Tidak suka mencari musuh dengan orang lain. (Pamong menempelkan gambar 3 di papan atau kertas manila atau tembok beserta tulisan DAMAI SEJAHTERA)
  • (Pamong menunjukkan gambar 4): Keempat adalah Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk sabar. Tidak minta didahulukan jika memang datangnya terakhir. (Pamong menempelkan gambar 4 di papan atau kertas manila atau tembok beserta tulisan KESABARAN)
  • (Pamong menunjukkan gambar 5): Kelima adalah Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita murah hati, meskipun kita tidak mempunyai sesuatu lebih tetapi punya keinginan untuk berbagi (Pamong menempelkan gambar 5 di papan atau kertas manila atau tembok beserta tulisan KEMURAHAN)
  • (Pamong menunjukkan gambar 6): Keenam adalah Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita berbuat baik pada siapa saja. Meskipun ada teman yang tidak menyukai kita, kita diharapkan untuk tetap baik (Pamong menempelkan gambar 6 di papan atau kertas manila atau tembok beserta tulisan KEBAIKAN)
  • (Pamong menunjukkan gambar 7): Ketujuh adalah Tuhan mengajarkan kepada kita untuk setia. Jika kamu menolong orang lain dan orang tersebut menolak pertolonganmu karena ia tidak suka kepadamu maka jangan berhenti untuk berbuat baik. Tetap setia melakukan kebaikan kepada siapa saja. (Pamong menempelkan gambar 7 di papan atau kertas manila atau tembok beserta tulisan KESETIAAN)
  • (Pamong menunjukkan gambar 8): Kedelapan adalah Tuhan mengajarkan kepada kita untuk lemah lembut. Maksudnya kita mau bersahabat dengan siapa saja, tidak mudah marah dan suka tersenyum pada siapa saja (Pamong menempelkan gambar 8 di papan atau kertas manila atau tembok beserta tulisan LEMAH LEMBUT)
  • (Pamong menunjukkan gambar 9): Kesembilan adalah Tuhan mengajarkan kepada kita untuk dapat menahan diri, misalnya kita sedang batuk dan dilarang minum es maka kita harus berani mengatakan tidak jika ada yang menawari (Pamong menempelkan gambar 9 di papan atau kertas manila atau tembok beserta tulisan PENGENDALIAN DIRI) 

Penerapan:

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Itulah kesembilan buah Roh yang diajarkan oleh Tuhan Yesus. Ayo…diulangi lagi. (Pamong melepas semua gambar. Lalu mengambil 1 gambar secara acak) Nah…sekarang perhatikan gambar ini, melalui gambar ini Tuhan mengajarkan apa?

(Pamong dapat menanyakan gambar-gambar yang lain)

Aktivitas:

Setelah anak-anak mengenal buah Roh, ajak anak-anak untuk mempraktekkan ke sembilan buah Roh dengan gerakan seperti pada gambar.

Lagu Tema :  Special Songs for Kids 2 No. 94 “Kasih Sukacita”


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan : Anak dapat menghafalkan buah-buah Roh

Alat Peraga :

  1. Pamong dapat menyiapkan gambar dan tulisan yang terdapat di ALAT PERAGA BALITA
  2. Pamong menyiapkan kertas seukuran kertas lipat sejumlah anak

Pendahuluan :

Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,

Mari kita membuka Alkitab kita. Adapun bacaan yang akan kita baca terambil dari Galatia 5:22-26. Saya minta kalian membacanya dalam waktu 5 menit. (Beri waktu anak-anak untuk membaca)

Okey…selesai. Semua Alkitab ditutup ya. Hari ini kita akan belajar tentang Buah Roh. Dalam bacaan kita tadi ada 9 buah Roh yaitu : Kasih, Sukacita, Damai Sejahtera, Kesabaran, Kemurahan, Kebaikan, Kesetiaan, Kelemah-lembutan dan Penguasaan Diri. (Pamong dapat menempel gambar dan tulisan di dinding atau di papan tulis)

Nah…sekarang. Silahkan mencocokkan antara gambar dan tulisannya.

Inti Penyampaian :

Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,

Siapa yang dapat menghafalkan buah Roh? Okey…silahkan maju ke depan. (beri waktu anak-anak untuk maju ke depan dan beri apresiasi bagi yang berasedia maju dan menghafal dengan benar)

Okey…Hebat. kalian bisa menghafal buah Roh. Tetapi tahukah kalian bahwa buah Roh itu bukan hanya untuk dihafal saja tetapi juga dilakukan dalam hidup sehari-hari. Tuhan menginginkan sepanjang hidup kita dipenuhi dengan kasih. Membagi kasih pada semua orang tanpa mengharapkan imbalan seperti yang dilakukan Tuhan Yesus.

Tuhan juga berharap hidup kita penuh dengan kegembiraan meskipun hidup tidak selalu dalam keadaan senang. Jika hidup kita penuh dengan kegembiraan maka orang tidak takut dekat-dekat dengan kita.

Tuhan juga mengharapkan kita hidup damai dengan semua orang. Tidak pilih-pilih sebab semua orang diciptakan sama.

Tuhan juga mengharapkan kita sabar, tidak tergesa-gesa. Mau antri dan tidak menerobos.

Tuhan juga mengharapkan kita menjadi orang yang murah hati pada orang lain. Memberi tidak harus punya sesuatu yang lebih. Memberi tidak harus menunggu kaya. Memberi bisa kita lakukan kapanpun dan di manapun sebab kita saling membutuhkan.

Tuhan mengharapkan kita berbuat kebaikan kepada semua orang, bukan hanya mau berbuat baik pada orang yang telah berbuat baik pada kita.

Tuhan juga mengharapkan kesetiaan kita kepada-Nya. Setia beribadah kepada-Nya. Menjaga hati agar tidak berbuat dosa.

Tuhan juga mengharapkan kita menjadi orang yang lemah lembut. Berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan. Tidak mudah mengucapkan kata-kata kotor yang menyakitkan dan mudah tersentuh pada penderitaan orang lain.

Tuhan juga berharap kita mampu mengendalikan diri dari perbuatan-perbuatan jahat. Pengendalian diri ini penting agar kita tidak mudah jatuh pada perbuatan-perbuatan buruk yang akan membuat Tuhan sedih.

Penerapan:

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Mari kita bersama-sama mengulang kembali apa itu buah Roh : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, lebih lembut dan penguasaan diri.

Nah…dari ke sembilan buah Roh itu manakah menurut kalian sangat susah dilakukan? (Pamong dapat membagikan kertas. Masing-masing anak 1 lembar) Tulislah pada lembar yang akan saya bagikan. Dan tulislah mengapa kalian susah untuk melakukannya.

(Beri waktu pada anak-anak untuk menulis). Setelah kalian tulis, mari sekarang saya undang untuk bangkit berdiri. Kita akan bergamdengan tangan dan mari kita berdoa kepada Tuhan agar Tuhan menolong kita agar apa yang susah kita lakukan menjadi mudah agar hidup kita sesuai dengan kehendak Allah.


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menyebutkan buah-buah Roh
  2. Anak dapat mencirikan sikap hidup sehari-hari yang sesuai dengan buah Roh

Alat Peraga: Pamong dapat menyiapkan lembar di bawah ini :

Pendahuluan:

Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,

Mari kita membuka Alkitab kita. Adapun bacaan yang akan kita baca terambil dari Galatia 5:22-26. Saya minta kalian membacanya dalam waktu 5 menit. (Beri waktu anak-anak untuk membaca)

Okey…selesai. Semua Alkitab ditutup ya. Hari ini kita akan belajar tentang Buah Roh. Dalam bacaan kita tadi ada 9 buah Roh yaitu : Kasih, Sukacita, Damai Sejahtera, Kesabaran, Kemurahan, Kebaikan, Kesetiaan, Kelemah-lembutan dan Penguasaan Diri.

Kesembilan Buah Roh itu harus kita lakukan dalam hidup sehari-hari karena kita adalah pengikut Kristus. Meskipun susah, tetapi kita harus berjuang untuk melakukan dalam hidup sehari-hari.

Inti Penyampaian:

(Bagi anak-anak menjadi beberapa kelompok kemudian Pamong dapat membagikan tabel. Minta anak-anak untuk menunjukkan ciri-ciri kesembilan Buah Roh. Misalkan ciri dari Kasih adalah : berteman dengan siapa saja).

Penerapan:

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Mari kita bersama-sama mengulang kembali apa itu buah Roh : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, lebih lembut dan penguasaan diri.

Nah…dari ke sembilan buah Roh itu manakah menurut kalian sangat susah dilakukan? (Pamong dapat membagikan kertas. Masing-masing anak 1 lembar) Tulislah pada lembar yang akan saya bagikan. Dan tulislah mengapa kalian susah untuk melakukannya.

(Beri waktu pada anak-anak untuk menulis). Setelah kalian tulis, mari sekarang saya undang untuk bangkit berdiri. Kita akan bergamdengan tangan dan mari kita berdoa kepada Tuhan agar Tuhan menolong kita agar apa yang susah kita lakukanmenjadi mudah agar hidup kita sesuai dengan kehendak Allah.

 

 

 

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •