Iman Adalah Pondasi Renungan Harian 18 Agustus 2019

18 August 2019

Bacaan  :  Ibrani  11 : 29 – 40    |   Pujian  :  KJ 38 : 1, 2
Nats: 
Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceritakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi, … “ (Ay. 32)

Sebuah rumah yang kokoh pastilah memiliki pondasi yang kuat. Demikian pula sebuah pohon yang besar pastilah memiliki akar yang kuat dan dalam. Pondasi bangunan maupun akar pohon secara kasat mata tidaklah kelihatan sebab tertutup tanah, namun demikian kuat dan tidaknya sebuah bangunan atau sebuah pohon ditentukan seberapa kuatnya pondasi dan seberapa dalamnya akar yang ada di dalam tanah.

Ibrani 11 diawali dengan definisi iman. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Selanjutnya penulis Ibrani  memberikan kesaksian tentang tokoh-tokoh iman dalam Perjanjian Lama. Dimulai dari kisah penciptaan, kisah Abraham dan keturunannya, hingga kisah bangsa Israel yang terus berjuang dan menghayati perjumpaannya dengan Allah. Dari para tokoh iman inilah, penulis Ibrani memberikan kesaksian pada kita, bagaimana Allah memanggil umatNya, dan umat merespon panggilan Allah itu dalam hidup mereka. Mereka yang setia dalam iman kepada Allah mendapatkan berkat dan kekuatan dalam hidup mereka. Iman kepada Allah menjadikan umat Allah kuat, taat dan setia.

Lantas bagaimana dengan iman kita? Seberapa besar iman yang kita miliki? Tuhan Yesus pernah berkata, ”Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini : Pindah dari tempat ini ke sana,  maka gunung ini akan pindah dan takkan ada yang mustahil bagimu” (Mat.17:20). Artinya Tuhan Yesus menghendaki agar kita sungguh-sungguh percaya dan mempercayakan hidup kita sepenuhnya pada Allah. Kita mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat dalam hidup kita. Keyakinan dan iman yang teguh inilah yang menopang dan memampukan kita untuk terus bertahan dalam menghadapi goncangan dan pencobaan hidup. Teruslah beriman dan berpengharapan di dalam Tuhan Yesus, sebab iman kepada Yesus Kristus adalah pondasi hidup kita. Dengan selalu percaya dan berserah kepada-Nya ada kekuatan dan pertolongan bagi kita. (AR).

“Kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera” (Roma 5:1)

Renungan Harian

Renungan Harian Anak