Bacaan : Bilangan 27 : 1 – 11 | Pujian: KJ 392 : 1, 3
Nats: “Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya di tengah-tengah saudara- saudara ayahnya; engkau harus memindahkan kepadanya hak atas milik pusaka ayahnya.“[ayat 7]
Bagi para orang tua , keberadaan anak adalah aset penting dalam kehidupan keluarga. Karenanya orang tua berusaha dengan segenap daya mempersiapkan anak-anaknya agar memiliki masa depan yang baik dan cerah. Para orang tua membekali dengan pendidikan yang berkualitas, spritualitas yang teruji dan keterampilan yang baik. Bahkan tidak sedikit orang tua yang juga sudah menata warisan yang kelak akan diberikan kepada anak-anaknya agar mereka tidak memiliki kesulitan dalam kehidupan.
Sejak jaman dahulu, harta warisan adalah sesuatu hal yang menarik untuk dibahas. Bahkan dalam perjanjian lama, bangsa Israel sudah mendapatkan ketetapan-ketetapan untuk mengatur pengalihan warisan dari orang tua kepada anak-anaknya. Musa melakukan pengaturan dengan meminta petunjuk secara langsung kepada Tuhan. Semuanya perlu diatur agar warisan yang diterima benar-benar menjadi berkat, bukan warisan yang justru mendatangkan perpecahan antar anggota keluarga.
Yang menarik adalah bagaimana warisan itu diberikan dengan cara yang baik, adil, dan merata kepada seluruh keturunan. Dan para keturunanpun berkewajiban menjaga dan mengelola warisan itu dengan sebaik-baiknya. Persoalan warisan ini adalah tanggungjawab yang harus diemban dengan baik oleh yang memberi dan yang menerimanya. Semata-mata agar apa yang diberikan itu dapat dinikmati dan menjadi berkat dalam kehidupan.
Bumi yang kita tempati sesungguhnya adalah warisan dari para leluhur kita yang juga harus kita jaga dengan baik dan bertanggungjawab. Keberadaan bumi yang baik itu penting, bukan hanya bagi kita namun juga bagi anak cucu kita dimasa yang akan datang. Jika kepada kita sudah diberikan bumi yang baik oleh para leluhur kita, maka seharusnya kitapun merawatnya dan kelak mewariskannya kepada seluruh keturunan kita dengan baik,adil merata.Mengelola bumi dan lingkungan adalah tugas kita untuk menyediakan warisan yang baik bagi keturunan kita.[Oka]
“Bumi menyediakan cukup untuk memenuhi setiap kebutuhan manusia, tetapi tidak keserakahan setiap orang” (Mahatma Gandhi 1869-1948)