Percaya Pertolongan Tuhan Tuntunan Ibadah Anak 9 Agustus 2026

27 July 2026

Tahun Gerejawi: Bulan Pembangunan GKJW
Tema: Damai di tengah Badai
Judul: Percaya Pertolongan Tuhan

Bacaan: Matius 14 : 22 – 33
Ayat Hafalan: Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”” (Matius 14:27)

Lagu Tema: KJ 440:1,3

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Bacaan kita mengisahkan peristiwa ketika Yesus berjalan di atas air. Kisah ini merupakan lanjutan kisah Yesus memberi makan 5000 orang. Dalam kisah ini Yesus naik ke bukit menyendiri untuk berdoa. Dan para murid-Nya diminta mendahului-Nya untuk menyeberang. Pertanyaannya adalah mengapa Yesus tidak mengajak para murid-Nya juga berdoa. Yesus tahu kapasitas para murid-murid-Nya. Betapa letihnya mereka. Naasnya mereka justru dihadang badai. Ketika Yesus datang kepada mereka dan para murid  mengira Dia adalah hantu. Peristiwa pemberian makan 5000 orang ternyata tidak cukup membuat mereka mempercayai kuasa Yesus. Petrus mencoba mempercayai apa yang sedang dilihatnya,memastikan kebenaran bahwa itu Yesus, tapi ternyata imannya tak cukup kuat menandingi keganasan badai.

Demikian jugalah dalam kehidupan sehari-hari kita. Sering kali ketakutan, kecemasan dan keputusasaan   muncul ketika kita berhadapan  dengan masalah yang berat, yang misterius bagi kita. Petrus memberi contoh kepada kita. Dia berani melangkah keluar dari perahu, mencoba berjalan di atas air dengan keyakinan dan kenekatan, meninggalkan zona nyaman, dan berfokus kepada Yesus. Ini memberi tekanan kepada kita bahwa terkadang dalam menghadapi masalah kita hanya perlu melangkah saja dan percaya ada Tuhan yang menjaga kita dari badai hidup.

Refleksi Untuk Pamong
Sebagai pamong tentunya kita juga diperhadapakan pada berbagai masalah yang bisa mengguncang iman. Baik masalah pelayanan, masalah keluarga atau masalah di tempat kerja. Sebagai pamong, kita ditantang untuk menjadi tetap percaya kepada Tuhan Yesus dan menjadi teladan bagi anak-anak dalam iman kepada Tuhan Yesus.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan:
Sambil mendengarkan cerita, Anak dapat mengikuti gerakan memegang tangan teman atau pamong sebagai simbol Tuhan yang memegang tangan mereka tanpa ragu

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak bagaimana kabarnya hari ini ? Puji Tuhan kalau kalian semua sehat. Kita akan membaca dan mendengarkan cerita Alkitab. Sebelumnya mari kita berdoa terlebih dahulu. (Anak-anak melihat dan mendengarkan cerita Alkitab dari Matius 14:22-33)

Inti Penyampaian
Anak- anak semua sudah melihat video ya, cerita hari ini tentang apa ya ?(biarkan anak-anak menjawab) luar biasa sekali kalian. Iya benar. Cerita hari ini tentang Tuhan Yesus meredakan badai. Pada waktu itu, Tuhan Yesus mau berdoa sendiri lalu Tuhan Yesus meminta murid-murid-Nya berlayar dulu ke seberang. Tiba-tiba perahu mereka diterpa badai yang dahsyat sehingga mereka ketakutan. Tiba-tiba Tuhan Yesus mengatakan : ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” Dalam Matius 14:27 dikatakan bahwa mereka terkejut, mereka mengira Tuhan Yesus adalah hantu….hiiii serem ya. Makanya Petrus meminta berjalan menghampiri Tuhan Yesus dan berjalan di atas air. Tetapi karena Petrus merasakan angin lalu ia merasa takut dan ia jatuh tercebur ke dalam air danau. Tuhan Yesus lalu meraih tangan Petrus dan menolongnya dan meredakan badai. Tuhan Yesus memenenangkan para murid-Nya dengan mengatakan  ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”

Penerapan
Siapa yang pernah merasa takut ? Takut kepada apa ?( Biarkan anak-anak menjawab) Wah ada yang takut kalau  gelap lampu mati ya. Pernahkah kalian melihat badai ? Baiklah mari sekarang kita melihat video kedahsyatan badai. Mengerikan ya. Kapal itu bisa tenggelam jika badai dan ombak besar menggulung mereka.

Bagaimana cara kalian meredakan rasa takut yang sedang kalian alami? (biarkan anak-anak menjawab) ya…pinter ada yang mencari orang tuanya dan menggandeng tangan orang tua erat-erat. Demikianlah juga Tuhan Yesus senantiasa menjaga kita, seperti tangan orng tua kalian yang sedang menjaga kalian. Nah sekarang mari kita peragakan ya , mari membentuk lingkaran dan saling bergandengan tangan, sambil mengatakan :  ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”. ayo kita ulangi lagi kata -kata Tuhan Yesus : ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” percayalah bahwa Tuhan Yesus juga akan selalu menolong kita.

Aktivitas
Anak-anak diberikan gambar Tuhan Yesus memegang tangan anak-anak, bisa dilihat dilembar aktivitas lalu gambar tersebut diwarnai oleh anak-anak.

Ditutup dengan menyanyi KJ 440:1,3


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:
Menggunakan kertas warna, Anak dapat membuat prakarya “Tangan Tuhan” yang menopang perahu sebagai pengingat akan pertolongan Tuhan secara kreatif

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini ? Puji Tuhan kalau kalian semua sehat. Kita akan membaca dan mendengarkan cerita Alkitab. Sebelumnya mari kita berdoa terlebih dahulu.(Anak-anak melihat dan mendengarkan cerita Alkitab dari Matius 14:22-33.

Inti Penyampaian
Anak- anak semua sudah melihat video ya, cerita hari ini tentang apa ya ?(biarkan anak-anak menjawab) luar biasa sekali kalian. Iya benar. Cerita hari ini tentang Tuhan Yesus meredakan badai. Pada waktu itu, Tuhan Yesus mau berdoa sendiri lalu Tuhan Yesus meminta murid-murid-Nya berlayar dulu ke seberang. Tiba-tiba perahu mereka diterpa badai yang sangat hebat sehingga membuat mereka ketakutan. Tiba-tiba Tuhan Yesus mengatakan : ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Matius 14:27) Wah tentu saja mereka terkejut, mereka mengira Tuhan Yesus adalah hantu….hiiii serem ya. Makanya Petrus meminta berjalan menghampiri Tuhan Yesus dan berjalan di atas air. Tetapi karena Petrus merasakan angin lalu ia merasa takut dan ia jatuh tercebur ke dalam air danau. Tuhan Yesus lalu meraih tangan Petrus dan menolongnya dan meredakan badai.

Penerapan
Pernahkah kalian merasa takut? apa saja yang membuat kalian takut? (biarkan anak-anak menjawabnya) wah ada yang takut kalau  gelap. Ada yang takut ditinggal seorang diri. Ada yang takut ketahuan berbohong.

Pernahkah kalian tahu badai? baiklah mari sekarang kita melihat video kedahsyatan badai. Mengerikan ya. Kapal itu bisa tenggelam jika badai dan ombak besar menggulung mereka. Supaya tidak merasa takut apa yang kalian lakukan ? (biarkan anak-anak menjawab) ya…pinter ada yang mencari orang tuanya dan menggandeng tangan orang tua erat-erat.

Para murid-murid merasa ketakutan karena badai. Tuhan Yesus mengatakan : ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”(Matius 14:27) Yesus mengatakan itu kepada para murid-murid-Nya yang sedang ketakutan karena badai. Hal ini menunjukkan bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan para murid-Nya dalam ketakutan.

Jika kalian merasa takut karena mau ujian sekolah atau ulangan kalian juga bisa berdoa kepada Tuhan Yesus. Apa saja masalah yang kalian hadapi kalian bisa datang kepada Tuhan dalam doa dan memohon pertolongan.

Minggu ini kita masih di Minggu Pembangunan GKJW, gereja kita tercinta juga sering diterpa badai masalah. Anak-anak bisa mendoakan GKJW supaya GKJW terus dapat menjadi gereja yang menjadi berkat bagi dunia.

Aktivitas
Alat dan bahan :

  1. Gunting setiap anak 1 jika ada , jika tidak ada bisa bergantian
  2. Pulpen
  3. Kertas manila berwarna ukuran 20cmx20cm tiap anak mendapatkan 2 lembar
  4. Gambar perahu/kapal ( bisa dilihat di lembar peraga)
  5. lem

Cara :

  1. Anak-anak meletakkan telapak tangan yang direntangkan di atas kertas lalu menggambar telapak tangan tersebut di atas kertas manila membentuk gambar tangan sampai kira-kira 10 cm ke bawah dari pergelangan tangan.
  2. Gambar tersebut lalu digunting,
  3. Kedua tangan direkatkan di bagian bawahnya (tidak sampai di bagian telapaknya) lalu di telapaknya di rekatkan kapal sehingga nampak gambar tangan yang sedang menopang kapal

Ditutup dengan menyanyi  KJ 440:1,3 


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:
Melalui kartu ucapan, Anak dapat mengajak temannya untuk tetap percaya pada pertolongan Tuhan saat menghadapi kesulitan di sekolah dengan kalimat yang menguatkan

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini ? Puji Tuhan kalau kalian semua sehat. Kita akan membaca dan mendengarkan cerita Alkitab. Sebelumnya mari kita berdoa terlebih dahulu. (Anak-anak melihat dan mendengarkan cerita Alkitab dari Matius 14:22-33).

Inti Penyampaian
Anak- anak semua sudah melihat video ya, cerita hari ini tentang apa ya ?(biarkan anak-anak menjawab) luar biasa sekali. Iya benar. Cerita hari ini tentang Tuhan Yesus meredakan badai. Pada waktu itu, Tuhan Yesus mau berdoa sendiri lalu Tuhan Yesus meminta murid-murid-Nya berlayar dulu ke seberang. Tiba-tiba perahu mereka diterpa badai yang dahsyat sehingga mereka ketakutan. Tiba-tiba Tuhan Yesus mengatakan : ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”(Matius 14:27).

Wah tentu saja mereka terkejut, mereka mengira Tuhan Yesus adalah hantu….hiiii serem ya. Makanya Petrus meminta berjalan menghampiri Tuhan Yesus dan berjalan di atas air. Tetapi karena Petrus merasakan angin lalu ia merasa takut dan ia jatuh tercebur ke dalam air danau. Tuhan Yesus lalu meraih tangan Petrus dan menolongnya dan meredakan badai.

Penerapan
Pernahkah kalian merasa takut ? Apa saja yang membuat kalian takut? (biarkan anak-anak menjawabnya). Pernahkah kalian tahu badai? Baiklah mari sekarang kita melihat video kedahsyatan badai. Mengerikan ya. Kapal itu bisa tenggelam jika badai dan ombak besar menggulung mereka.

Bagaimana cara untuk mengatasi rasa takut? (biarkan anak-anak menjawab) ya…pinter ada yang mencari orang tuanya dan menggandeng tangan orang tua erat-erat. Para murid-murid merasa ketakutan karena badai. Demikianlah juga Tuhan Yesus senantiasa menjaga kita, seperti tangan orng tua kalian yang sedang menjaga kalian.  Tuhan Yesus mengatakan : ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Matius 14:27) Tuhan Yesus mengatakan itu kepada para murid-murid-nya yang sedang ketakutan karena badai.

Jika kalian merasa takut karena mau ujian sekolah atau ulangan kalian juga bisa berdoa kepada Tuhan Yesus. Apa saja masalah yang kalian hadapi kalian bisa datang kepada Tuhan  dalam doa dan memohon pertolongan. Minggu ini kita masih di minggu Pembangunan GKJW, gereja kita tercinta juga sering diterpa badai masalah. Anak-anak bisa mendoakan GKJW supaya GKJW terus dapat menjadi gereja yang menjadi berkat bagi dunia.

Aktivitas

  1. Alat dan bahan :
  2. Kertas bufalo beraneka warna, satu anak mendapatkan satu
  3. Spidol/ pulpen
  4. Pensil warna/ spidol warna warni
  5. Aneka pita
  6. Aneka gliter
  7. Lem

Cara :

  1. Kertas bufallo dilipat menjadi 2 seperti kartu ucapan
  2. Di bagian dalam anak-anak menuliskan kata-kata yang menguatkan/ memberi semangat dan juga anak-anak mencari dan menuliskan ayat-ayat di Alkitab dan bisa memberi gambar-gambar hiasa atau gliter
  3. Di bagian luar anak-anak memberi tulisan mau diberikan kepada teman yang duduk disampingnya. Lalu membuat hiasan atau gliter atau gambar-gambar yang diwarnai sendiri.

Ditutup dengan menyanyi KJ 440:1,3

Renungan Harian

Renungan Harian Anak