Aku harus Bersaksi Tuntunan Ibadah Anak 29 September 2019

Tahun Gerejawi : Bulan Kitab Suci
Tema : Sikap melakukan/bersaksi
Bacaan : Keluaran 4:18-30
Ayat Hafalan : “Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku!” (Mazmur 143:10)

Lagu : Firman Tuhan ada dihatiku (https://youtu.be/p6Ln4FakHUk)

Penjelasan Teks
Kitab Keluaran mengisahkan dua peristiwa penting dalam sejarah umat Israel. Peristiwa pertama adalah peristiwa keluarnya umat dari tanah Mesir yang diawali dengan kelahiran Musa. Peristiwa dalam bagian pertama ini mencakup kisah-kisah seputar tulah-tulah dahsyat yang terjadi di Mesir untuk memaksa rajanya membebaskan orang Israel, juga kisah tentang upaya menyeberangi laut Teberau. Semua generasi yang akan datang akan mengenang peristiwa tersebut sebagai contoh yang sangat penting mengenai pertolongan Allah yang menyelamatkan.

Peristiwa penting yang kedua adalah peristiwa yang terjadi di Gunung Sinai, di mana Allah memberikan Sepuluh Firman dan hukum-hukum lainnya kepada Musa dan umat. Hukum-hukum itu juga memuat perintah-perintah untuk membuat Kemah Suci dan perlengkapannya serta pakaian Imam. Perjanjian yang dibuat Allah dengan umat di Gunung Sinai didasarkan pada perjanjian Allah yang dahulu diberikan kepada Abraham.

Kitab Keluaran tersusun atas tiga bagian besar, terutama berdasarkan lokasi peristiwa-peristiwa. Ketiga bagian tersebut antara lain: pertama, Musa memimpin umat keluar dari Mesir (Keluaran 1:1-13:16); kedua, Musa memimpin umat di Gurun (Keluaran 13:17-18:27) serta ketiga yakni Musa dan umat Israel di Gunung Sinai (Keluaran 19:1-40:38).

Jika dilihat dari susunan kitab Keluaran yang demikian ini, bacaan dari Keluaran 4:18-30 masuk dalam bagian pertama, yakni tentang Musa memimpin umat keluar dari tanah Mesir. Dalam bagian ini dapat ditemukan bahwa Musa melakukan segala sesuatu sesuai dengan perintah Tuhan. Pertama, Musa mengingat dan melakukan kehendak Tuhan untuk kembali ke Mesir (ay. 19). Firman ini diterima Musa saat ia berada di Midian. Kedua, saat Tuhan berfirman bahwa Musa akan diperlengkapi dan diminta untuk melakukan mukjijat di hdapan Firaun. Hal ini dilakukan supaya Firaun bersedia melepaskan orang-orang Israel yang menjadi tawanannya. Bagian ini merupakan pengantar bagi Musa untuk nantinya diberikan pesan akan adanya tulah-tulah yang akan terjadi di tanah Mesir. Di kemudian hari saat waktunya telah tiba Musa melakukan sesuai dengan firman Tuhan yang telah diterimanya ini, yakni dia menghadapi Firaun dan menyampaikan akan terjadinya tulah-tulah. Ketiga, Musa menyampaikan segala pesan kepada Harun sesuai dengan firman Tuhan yang diterimanya dan disuruhkan Tuhan untuk ia lakukan.

Pada seluruh bagian cerita ini bisa dilihat bahwa Musa melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan. Tuhan mengutus Musa untuk kembali ke Mesir dan menyampaikan pesan kepada bangsa Israel. Musa dengan sepenuh hati melakukan perintah Tuhan itu. Melalui kisah Musa yang demikian itu, kita belajar bahwa Musa bukan hanya mendengar pesan, bukan hanya mengingatnya begitu saja, melainkan Musa melakukannya sesuai dengan apa yang telah diterimanya dan diperintahkan Tuhan. Proses “melakukan” merupakan puncak dari proses membaca-mendengar-mengingat-merenungkan. Maka harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari, dengan melakukan apa yang telah dibaca.

TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan : Anak dapat menceritakan kembali kisah Musa sebagai tokoh yang melakukan Firman/ perintah Tuhan.

Alat Peraga
Pamong menyiapkan gambar yang terdapat di CD tanggal 29 September 2019

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Pagi ini cerah sekali ya, langitnya berwana biru. Hewan apa ya yang ada di langit? Dia mempunyai sayap dan terbang. Coba sekarang kita menirukan suara burung pipit (berikan contoh kepada anak suara burung pipit dan ajak anak untuk menirukannya). Selaian burung di udara, ada katak yang bisa hidup di air dan di darat, coba sekarang kita tirukan suara katak (berikan contoh dan biarkan anak menirukan) selain suaranya kita juga mau menirukan katak yang melompat-lompat. Coba, bagaimana katak melompat (berikan contoh dan ajak anak untuk menirukan). Nah, sekarang kita gabungkan, katak yang meloncat dan suaranya (ajak anak untuk melakukannya bersama-sama). Sekarang kita menirukan hewan yang lebih besar, makanannya rumput dan susunya bisa diminum oleh manusia, hewan apakah itu? (berikan kesempatan kepada anak untuk menebaknya, kemudian dilanjutkan beberapa hewan lain sesuai dengan kreativitas pamong)

Inti Penyampaian
Kalian tadi menirukan suara dan gerakan hewan karena apa? Karena ada saya yang memberikan perintah dan kalian semua melakukannya. Artinya kalian mengikuti dan melakukan perintah dari saya dengan baik. Kalian anak yang melakukan perintah dengan baik itu disebut dengan T-A-A-T.

Di dalam Alkitab ada seseorang yang T-A-A-T, apa arti taat? Melakukan sesuai dengan perintah yang diberikan. Dia adalah M-U-S-A. (tunjukkan gambar Musa) Musa ini adalah seorang penggembala kambing domba. (tunjukkan gambar Musa menggembalakan kambing domba). Musa dipilih oleh Tuhan untuk membantu orang Israel keluar dari tanah Mesir. Waktu itu Musa yang jauh dari Mesir diperintahkan oleh Tuhan untuk kembali ke Mesir dan menolong orang-orang Israel yang masih ada di sana. Ini adalah perintah pertama, yakni supaya Musa kembali ke Mesir.

Setelah menerima firman Tuhan tersebut Musa langsung segera pergi ke Mesir. (tunjukkan gambar Musa yang sedang melakukan perjalanan ke Mesir) Perintah Tuhan yang kedua adalah supaya Musa menyampaikan pesan yang diterimanya kepada Harun. (tunjukkan gambar Musa yang sedang berbicara dengan Harun). Dari semua perintah Tuhan melalui firman Tuhan itu Musa melakukannya. Tidak ada perintah Tuhan yang tidak dilakukan oleh Musa. Semua ini dilakukan oleh Musa karena Musa adalah orang yang TAAT kepada Tuhan. Firman Tuhan yang didengarnya bukan hanya dibaca, didengar, direnungkan saja, melainkan dilakukan dan dijalankan sesuai dengan perintah Tuhan.

Penerapan
Itulah kisah siapa tadi? M-U-S-A yang dapat kita tirukan, yakni T-A-A-T. Apa itu tadi taat? Taat yaitu mau melakukan perintah Tuhan atau firman Tuhan. Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga mau menjadi anak-anak yang T-A-A-T seperti Musa, anak-anak yang mau melakukan setiap firman Tuhan dalam kehidupannya. Mau? Bersedia? (berikan kesempatan kepada anak untuk merespon dan menjawab)

Aktivitas
Untuk Aktivitas ini, ada 2 hal yang dapat dilakukan, yaitu :

  1. Sekarang kita mau mencoba mengulang lagi cerita Musa pagi ini. Kalian berdiri dan mengikuti saya. (ajak anak berdiri dan mengikuti setiap gerakan pamong) Firman Tuhan datang kepada Musa untuk pergi kembali ke Mesir. Musa tidak keberatan dan segera pergi (pamong membuat gerakan orang yang mau pergi, kemudian mintalah kepada anak untuk menirukannya.) Setelah itu Tuhan berfirman lagi kepada Musa supaya bisa menyampaikan pesan baik dari Tuhan kepada Harun. Kedua kalinya Musa tidak menolak dan melakukannya dengan senang hati. (pamong membuat gerakan orang yang sedang berbicara dan mintalah anak untuk menirukannya.). Itu semua dilakukan oleh Musa dengan baik, karena dia TAAT kepada Tuhan dan perintah-perintah Tuhan. (ajak anak untuk menirukan perkataan pamong) “aku mau melakukan perintah Tuhan!”
  2. Membantu Musa kembali ke Mesir dengan menemukan jalan dalam LABIRIN!

Catatan: Berikan potongan puzzle bagian 5 kepada masing-masing Anak Balita
(Dilanjutkan dengan penjelasan dari pamong tentang arti dari puzzle yang dibuat)

LABIRIN
“Membantu Musa kembali ke Mesir!”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan :

  1. Anak dapat menceritakan kembali kisah Musa sebagai tokoh yang melakukan Firman/ perintah Tuhan.
  2. Anak dapat menyebutkan contoh sikap melakukan Firman Tuhan.

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak,
Pagi ini kita akan bermain “Firman Tuhan berkata:”, permainan apakah itu? Nanti saya akan memberikan perintah kepada kalian. Tugas kalian adalah melakukannya sesuai dengan perintah. Tapi yang dilakukan adalah jika ada “Firman Tuhan berkata:” saja, jika ada perintah tanpa disertai dengan “Firman Tuhan berkata:” maka tidak perlu dilakukan. Apakah bisa dimengerti? Kita coba ya.. Firman Tuhan berkata: melompat! (anak-anak memejamkan mata), Angkat kaki! (anak-anak tetap memejamkan mata karena tidak ada Kata Yesus). Firman Tuhan berkata: angkat tangan! (anak-anak membuka mata!) Firman Tuhan berkata: Turunkan tangan! (anak-anak mengangkat kedua tangan, demikian seterusnya dilanjutkan sesuai kreativitas pamong masing-masing)

Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Kira-kira kalau ditanya kenapa pagi hari ini kalian datang kebaktian anak, apa alasannya? Apa karena hari minggu libur sekolah dan di rumah tidak ada teman? Apakah karena dipaksa oleh orangtua kalian? Atau karena kita melakukan perintah Tuhan? (berikan kesempatan kepada anak untuk menjawab dan memberikan respon). Apakah ini juga bagian dari Firman Tuhan berkata? Ya, betul sekali..

Pagi ini kita datang di kebaktian anak karena kita melakukan perintah Tuhan, karena firman Tuhan berkata kita harus beribadah dan datang kepada Tuhan dalam kebaktian anak. Jadi bukan karena hari minggu libur ya? Bukan karena dipaksa oleh orangtua ya? Kalau kita pergi kebaktian karena kita melakukan perintah Tuhan maka kita adalah anak-anak yang TAAT. Apa itu Taat? Taat adalah seseorang yang mau melakukan perintah Tuhan. Dalam Alkitab ada seorang tokoh yang TAAT kepada Tuhan dan patut kita teladani. Siapakah dia?

Dia adalah seorang yang memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir dan diberikan kuasa dalam tongkatnya untuk melakukan mukjijat. Dengan kuasa Tuhan, tongkat orang itu berubah menjadi ular. Dengan kuasa Tuhan dia dapat membelah Laut Tiberau menjadi dua dan membawa bangsa Israel menyeberang melewati Laut itu dan mereka selamat berhasil menyeberang. Siapakah orang yang dimaksudkan itu? Dia adalah? M-U-S-A. Adakah yang tahu apa pekerjaan Musa? Musa adalah seorang penggembala kambing domba milik mertuanya yang bernama Yitro.

Suatu ketika Tuhan berfiman kepada Musa supaya Musa kembali ke tanah Mesir. Mesir ini adalah tanah perbudakan di mana orang-orang Israel bekerja keras di sana. Musa diperintahkan oleh Tuhan untuk menolong bangsa Israel keluar dari Mesir. Saat meneriman perintah yang pertama itu Musa segera melakukannya dan dia pergi ke Mesir, berjumpa dengan saudara-saudaranya dan bangsa Israel. Musa pergi ke Mesir bersama dengan isteri dan anak-anaknya yang laki-laki. Selain itu firman Tuhan yang kedua kepada Musa adalah supaya Musa menyampaikan segala perintah Tuhan yang telah diterimanya kepada Harun. Firman Tuhan dan perintah ini juga dilakukan oleh Musa. Inilah ketaatan Musa di dalam melakukan perintah Tuhan.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Belajar dari Musa yang taat kepada Tuhan, kita sebagai anak-anak Tuhan juga diajak untuk taat kepada Tuhan. Firman Tuhan yang kita terima setiap hari atau paling tidak setiap minggunya, tidak cukup hanya dibaca, didengar, direnungkan saja tetapi juga harus benar-benar kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan perintah Tuhan maka kita akan menjadi anak-anak yang Taat sama seperti Musa yang taat kepada Tuhan. Mau menjadi anak yang taat? (berikan kesempatan kepada anak untuk merespon dan menjawab pertanyaan tersebut.)

Aktivitas
Menentukan garis yang menghubungkan gambar dengan tulisan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Catatan:
Berikan potongan puzzle bagian 5 kepada masing-masing Anak Pratama
(Dilanjutkan dengan penjelasan dari pamong tentang arti dari puzzle yang dibuat)


 

TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan :

  1. Anak dapat mencirikan Tokoh Musa sebagai tokoh yang melakukan Firman Tuhan.
  2. Anak dapat membuat komitmen untuk melakukan Firman Tuhan.

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak,
Pagi ini kita akan bermain “Firman Tuhan berkata:”, permainan apakah itu? Nanti saya akan memberikan perintah kepada kalian. Tugas kalian adalah melakukannya sesuai dengan perintah. Tapi yang dilakukan adalah jika ada “Firman Tuhan berkata:” saja, jika ada perintah tanpa disertai dengan “Firman Tuhan berkata:” maka tidak perlu dilakukan. Apakah bisa dimengerti? Kita coba ya.. Firman Tuhan berkata: melompat! (anak-anak memejamkan mata), Angkat kaki! (anak-anak tetap memejamkan mata karena tidak ada Kata Yesus). Firman Tuhan berkata: angkat tangan! (anak-anak membuka mata!) Firman Tuhan berkata: Turunkan tangan! (anak-anak mengangkat kedua tangan, demikian seterusnya dilanjutkan sesuai kreativitas pamong masing-masing)

Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Kira-kira kalau ditanya kenapa pagi hari ini kalian datang kebaktian anak, apa alasannya? Apa karena hari minggu libur sekolah dan di rumah tidak ada teman? Apakah karena dipaksa oleh orangtua kalian? Atau karena kita melakukan perintah Tuhan? (berikan kesempatan kepada anak untuk menjawab dan memberikan respon). Apakah ini juga bagian dari Firman Tuhan berkata? Ya, betul sekali..

Pagi ini kita datang di kebaktian anak karena kita melakukan perintah Tuhan, karena firman Tuhan berkata kita harus beribadah dan datang kepada Tuhan dalam kebaktian anak. Jadi bukan karena hari minggu libur ya? Bukan karena dipaksa oleh orangtua ya? Kalau kita pergi kebaktian karena kita melakukan perintah Tuhan maka kita adalah anak-anak yang TAAT. Apa itu Taat? Taat adalah seseorang yang mau melakukan perintah Tuhan. Dalam Alkitab ada seorang tokoh yang TAAT kepada Tuhan dan patut kita teladani. Siapakah dia?

Dia adalah seorang yang memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir dan diberikan kuasa dalam tongkatnya untuk melakukan mukjijat. Dengan kuasa Tuhan, tongkat orang itu berubah menjadi ular. Dengan kuasa Tuhan dia dapat membelah Laut Tiberau menjadi dua dan membawa bangsa Israel menyeberang melewati Laut itu dan mereka selamat berhasil menyeberang. Siapakah orang yang dimaksudkan itu? Dia adalah? M-U-S-A. Adakah yang tahu apa pekerjaan Musa? Musa adalah seorang penggembala kambing domba milik mertuanya yang bernama Yitro.

Suatu ketika Tuhan berfiman kepada Musa supaya Musa kembali ke tanah Mesir. Mesir ini adalah tanah perbudakan di mana orang-orang Israel bekerja keras di sana. Musa diperintahkan oleh Tuhan untuk menolong bangsa Israel keluar dari Mesir. Saat meneriman perintah yang pertama itu Musa segera melakukannya dan dia pergi ke Mesir, berjumpa dengan saudara-saudaranya dan bangsa Israel. Musa pergi ke Mesir bersama dengan isteri dan anak-anaknya yang laki-laki. Selain itu firman Tuhan yang kedua kepada Musa adalah supaya Musa menyampaikan segala perintah Tuhan yang telah diterimanya kepada Harun. Firman Tuhan dan perintah ini juga dilakukan oleh Musa. Inilah ketaatan Musa di dalam melakukan perintah Tuhan.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Belajar dari Musa yang taat kepada Tuhan, kita sebagai anak-anak Tuhan juga diajak untuk taat kepada Tuhan. Firman Tuhan yang kita terima setiap hari atau paling tidak setiap minggunya, tidak cukup hanya dibaca, didengar, direnungkan saja tetapi juga harus benar-benar kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan perintah Tuhan maka kita akan menjadi anak-anak yang Taat sama seperti Musa yang taat kepada Tuhan. Mau menjadi anak yang taat? (berikan kesempatan kepada anak untuk merespon dan menjawab pertanyaan tersebut.)

Aktivitas
Pamong mengajak anak untuk membuat komitmen tertulis di lembar kertas (ukuran dan bentuk kertas sesuai dengan kreativitas pamong). Di kertas tersebut mintalah anak menuliskan sebuah komitmen untuk mau dan bersedia menjadi anak-anak yang taat kepada Tuhan dengan jalan bersedia melakukan firman Tuhan. Selanjujtnya berikan tali di salah satu ujung kertas dan siap digantungkan di “pohon komitmen”. Pohon komitmen bisa terbuat dari apa saja, baik tanaman hidup (pohon banyak cabangnya, belimbing dll) maupun tanaman kering (bambu kering atau lainnya), yang terpenting tanaman tersebut mempunyai banyak cabang. Setelah komitmen digantungkan semua ajaklah anak untuk berdoa bersama, mendoakan komitmen yang sudah mereka tulis, supaya Tuhan memberkati dan memampukan mereka untuk melakukan setiap komitmen yang mereka tulis.

Catatan:
Berikan potongan puzzle bagian 5 kepada masing-masing Anak Madya
(Dilanjutkan dengan penjelasan dari pamong tentang arti dari puzzle yang dibuat)

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •