Tahun Gerejawi: Bulan Penciptaan
Tema: Udara Sebagai Hembusan Kehidupan Dari Allah
Bacaan Alkitab: Mazmur 135: 5-7
Ayat Hafalan: Kisah Para Rasul 17: 25b – “Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang”
Lagu Tema: Nyanyi dan bersoraklah
Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Dalam Mazmur 135:7, kata angin memakai kata ‘ruah’. ‘Ruah’ tidak hanya berarti angin melainkan juga spirit/roh. Dapat diartikan bahwa Allah tidak hanya memberi sebuah pertanda angin melainkan juga hembusan kehidupan, hembusan pemberian dan hembusan perubahan. Jika dibaca secara utuh dalam Mazmur 135, Allah adalah sumber kehidupan dan sumber keselamatan. Sumber kehidupan dikarenakan menguasai semua elemen alam, oleh karena itu, pasti juga sebagai sumber keselamatan yang dalam narasi ini ditarik dalam sejarah keluarnya bangsa Israel dari Mesir, mengalahkan Firaun dan semua budak Firaun.
Sejak Allah menciptakan manusia, Allah memberikan hembusan nafas agar manusia bisa hidup. Saat ini udara yang dapat kita hirup juga menjadi bukti bahwa Allah memelihara kita. Allah menciptakan udara yang bersih dan segar untuk manusia. Tetapi justru manusialah yang merusaknya dan mencemarinya. Sehingga keikutsertaan dalam menjaga kebersihan udara menjadi bukti bahwa kita juga mampu menjaga karya Allah yang baik ini.
Refleksi Untuk Pamong
Tak ada seorangpun yang mampu memahami kemahakuasaan Tuhan, karena keterbatasan pikiran manusia untuk memahaminya. Seringkali pikiran kita membuat kemahakuasaan Tuhan menjadi terbatas, karena kita memaksa Tuhan untuk melakukan apa yang kita inginkan. Satu hal yang pasti bahwa Tuhan selalu hadir dalam hidup kita melalui desiran angin atau udara yang kita hirup. Dia tidak jauh. Tuhan sangat dekat dan menjadi bagian dalam hidup kita, entah kita menyadari atau tidak akan kehadiran-Nya.
TUNTUNAN IBADAHA ANAK BALITA
Tujuan: Anak dapat menyebutkan bahwa udara adalah ciptaan dari Allah
Alat Peraga
- Pamong menyiapkan beberapa barang yang termasuk ciptaan Tuhan seperti buah-buahan, sayuran atau tanaman
- Pamong menyiapkan kipas angin atau kipas tangan
Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Apa kabarnya? Wah…tentu kalian semua sehat-sehat semua ya.
(Jika memungkinkan Pamong dapat mengajak anak-anak keluar ruangan. Jika tidak memungkinkan Pamong bisa menyiapkan beberapa barang yang termasuk ciptaan Tuhan, seperti tanaman, buah-buahn atau sayuran)
Saya mau bertanya nich. Siapakah yang menciptakan Matahari? Yach…benar. Kapan kita bisa melihat matahari? Wah…betul lagi. Di waktu pagi sampai matahari terbenam. Saya mau tanya lagi. Siapakah yang menciptakan Bulan dan Bintang? Wah…hebat. Kalian dapat menjawab dengan benar. Kapan ya kita bisa melihat Bintang dan Bulan? Benar. Di waktu malam (Pamong dapat menanyakan hal lainnya lagi tentang ciptaan Tuhan yang dapat dilihat dan diraba oleh panca indera)
Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Buah-buahan, bunga, tanaman, air, tanah, bulan, matahari dan bintang adalah ciptaan Tuhan yang dapat dilihat dan diraba. Sekarang saya mau tanya siapa yang dapat lagi menyebutkan ciptaan Tuhan lainnya yang bisa diraba dan dilihat? Wah….ternyata banyak sekali ya. Jari tangan kita tentu tidak cukup untuk menghitung ciptaan Tuhan yang begitu banyaknya.
(Pamong menyalakan kipas angin atau mengambil kipas tangan dan dikibaskan)
Sekarang, saya mau bertanya apa yang kalian rasakan ketika kipas angin ini dinyalakan? Wah….ruangan jadi segar ya. Ruangan tidak panas dan tubuh kita yang berkeringat dan basah jadi kering. Kira-kira apa ya yang dikeluarkan oleh kipas angin? Yach…betul. Yang dikeluarkan oleh kipas angin adalah angin atau udara. Sekarang tanya lagi nich. Siapakah yang dapat melihat angin? Yach…kita tidak dapat melihat angin atau udara, tetapi kita bisa merasakan kehadirannya. Lalu…siapa yang menciptakan udara atau angin? Yach…betul. Tuhan.
Penerapan
Anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,
Ternyata Tuhan bukan hanya menciptakan yang bisa kita lihat dan kita raba, tetapi juga menciptakan yang tidak dapat kita lihat. Salah satunya adalah udara atau angin. Kita tidak bisa melihat udara atau angin, tetapi bukan berarti tidak ada.
Sekarang, coba kalian letakkan tangan kalian di dekat mulut dan tiup tangan kalian dengan mulut? Apa yang terjadi? Yach…betul. Tangan kita menjadi sejuk. Lalu apa yang dikeluarkan oleh mulut kita tadi? Yach…betul. Itulah angin. Angin dekat dengan kita dan angin adalah ciptaan Tuhan. Hal ini berarti Tuhan dekat dengan kita sama seperti angin yang dekat dengan kita.
Aktivitas: Pamong mengajak anak-anak membuat kipas dari kertas koran atau dari bahan lain
TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA
Tujuan: Anak dapat menyebutkan bahwa udara adalah bagian dari Allah
Alat Peraga
- Pamong menyiapkan beberapa barang yang termasuk ciptaan Tuhan seperti buah-buahan, sayuran atau tanaman
- Pamong menyiapkan kipas angin atau kipas tangan
Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Apa kabarnya? Wah…tentu kalian semua sehat-sehat semua ya.
(Jika memungkinkan Pamong dapat mengajak anak-anak keluar ruangan. Jika tidak memungkinkan Pamong bisa menyiapkan beberapa barang yang termasuk ciptaan Tuhan, seperti tanaman, buah-buahn atau sayuran)
Saya mau bertanya nich. Siapakah yang menciptakan Matahari? Yach…benar. Kapan kita bisa melihat matahari? Wah…betul lagi. Di waktu pagi sampai matahari terbenam. Saya mau tanya lagi. Siapakah yang menciptakan Bulan dan Bintang? Wah…hebat. Kalian dapat menjawab dengan benar. Kapan ya kita bisa melihat Bintang dan Bulan? Benar. Di waktu malam (Pamong dapat menanyakan hal lainnya lagi tentang ciptaan Tuhan yang dapat dilihat dan diraba oleh panca indera)
Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Buah-buahan, bunga, tanaman, air, tanah, bulan, matahari dan bintang adalah ciptaan Tuhan yang dapat dilihat dan diraba. Sekarang saya mau tanya siapa yang dapat lagi menyebutkan ciptaan Tuhan lainnya yang bisa diraba dan dilihat? Wah….ternyata banyak sekali ya. Jari tangan kita tentu tidak cukup untuk menghitung ciptaan Tuhan yang begitu banyaknya.
(Pamong menyalakan kipas angin atau mengambil kipas tangan dan dikibaskan)
Sekarang, saya mau bertanya apa yang kalian rasakan ketika kipas angin ini dinyalakan? Wah….ruangan jadi segar ya. Ruangan tidak panas dan tubuh kita yang berkeringat dan basah jadi kering. Kira-kira apa ya yang dikeluarkan oleh kipas angin? Yach…betul. Yang dikeluarkan oleh kipas angin adalah angin atau udara. Sekarang tanya lagi nich. Siapakah yang dapat melihat angin? Yach…kita tidak dapat melihat angin atau udara, tetapi kita bisa merasakan kehadirannya. Lalu…siapa yang menciptakan udara atau angin? Yach…betul. Tuhan.
Penerapan
Anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,
Ternyata Tuhan bukan hanya menciptakan yang bisa kita dilihat dan diraba, tetapi juga menciptakan yang tidak dapat kita lihat. Salah satunya adalah udara atau angin. Kita tidak bisa melihat udara atau angin, tetapi bukan berarti tidak ada.
Sekarang, coba kalian letakkan tangan kalian di dekat mulut dan tiup tangan kalian dengan mulut? Apa yang terjadi? Yach…betul. Tangan kita menjadi sejuk. Lalu apa yang dikeluarkan oleh mulut kita tadi? Yach…betul. Itulah angin. Angin dekat dengan kita dan angin adalah ciptaan Tuhan. Hal ini berarti Tuhan dekat dengan kita sama seperti angin yang dekat dengan kita. Angin atau udara adalah salah satu bukti kemaha-kuasaan Tuhan.
Aktivitas
- Pamong dapat mengajak anak-anak untuk mengiventarisir tanda-tanda kehadiran angin atau udara
- Pamong dapat menanyakan pada anak-anak manfaat udara bagi manusia.
- Pamong dapat menanyakan pada anak-anak kerugian yang diakibatkan udara atau angin
TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA
Tujuan:
- Anak dapat membedakan udara yang bersih dengan udara yang kotor bagi kesehatan
- Anak dapat menjelaskan bahwa udara yang bersih adalah bagian dari karya Allah
- Anak dapat membuat poster tentang menjaga kebersihan udara di sekitar rumah
Alat Peraga
Pamong menyiapkan gambar di bawah ini:

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Apa kabar semuanya? Saya berharap kalian semua dalam keadaan sehat-sehat. Untuk menunjukkan bahwa tubuh kita sehat, yuk…..kita tarik nafas yang dalam hitungan 10 lalu kita hembuskan secara perlahan. Kita ulangi lagi ya. Tarik nafas dalam hitungan 10 lalu kita hembuskan secara perlahan. Udara yang masuk dalam paru-paru akan membantu membantu kelancaran jalannya darah karena darah mendapat pasokan oksigen.
(Pamong menunjukkan gambar)
Coba perhatikan gambar tersebut. Siapa yang mau memberi pendapat tentang gambar tersebut? (Pamong memberi kesempatan 2 atau 3 anak untuk mengutarakan pendapatnya). Yach…terima kasih atas pendapat kalian. Memang betul, jika kita berada di antara asap maka kita akan segera menutup hidung seperti yang dilakukan orang-orang dalam gambar sebab kita tidak mau menghirup udara kotor. Udara yang kotor yang kita hirup akan membuat paru-paru bekerja keras membersihkan kotoran yang ada dalam udara.
Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Ternyata udara juga bisa menjadi kotor. Nah…sekarang siapakah yang mau memberi pendapat :
- Bagaimanakah ciri-ciri udara kotor?
Ciri-ciri udara kotor :- Tidak berwarna
- Pengap
- Berbau
- Membuat mata iritasi
- Kadar karbon dioksidanya tinggi sehingga kita membuat sesak nafas
- Apakah penyebab udara menjadi kotor?
Penyebab udara kotor:- Polusi udara di mana-mana : asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap rokok
- Pencemaran lingkungan : membuat limbah pabrik sembarangan, membuang sampah sembarangan
- Kurangnya penghijauan : tanaman adalah penghasil oksigen
- Bagaimanakah caranya untuk menjadi udara tetap bersih?
- Mengurangi memakai kendaraan bermotor
- Merawat kendaraan agar emisinya (Gas buang atau emisi didefinisikan sebagai hasil pembakaran bahan bakar fosil seperti batubara, gas alam dan minyak yang didispersikan ke udara, tergantung pada komposisi bahan bakar serta jenis dan ukuran boiler) tetap rendah
- Menanam tanaman di lingkungan rumah.
Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Tentu kita tidak ingin menghirup udara yang kotor. Udara kotor bukan ciptaan Tuhan. Tuhan menciptakan udara bersih agar manusia dapat bernafas dengan baik. Lalu siapakah yang membuat udara menjadi kotor? (beri waktu pada anak-anak untuk menjawab). Benar…manusialah yang membuat udara menjadi kotor. Kendaraan bermotor, pabrik dan penebangan hutan adalah beberapa contoh yang menyebabkan udara menjadi kotor.
Udara yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama, mulai dari anak-anak sampai orang tua. Lalu apa yang dapat kita lakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih? Salah satunya adalah dengan mengingatkan orang lain agar menjaga untuk tetap bersih melalui POSTER. Nah…hari ini kita akan membuat poster untuk mengkampanyekan menjaga udara agar tetap bersih, karena udara yang bersih adalah tanggung jawab bersama.
Aktivitas
Pamong mengajak anak-anak membuat poster. Pamong dapat menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan.