Berkat Hikmat Tuntunan Ibadah Anak 30 April 2023

17 April 2023

Tahun Gerejawi: Paskah 4
Tema: Tuhan Memelihara
Judul: Berkat Hikmat

Bacaan: 1 Raja-Raja 10 :14-29
Ayat Hafalan:Seluruh bumi berikhtiar menghadap Salomo untuk menyaksikan hikmat  yang telah ditaruh Allah di dalam hatinya.

Lagu Tema: Oh Tuhan Pimpin Langkahku (Kidung Ria no 158)

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Salomo adalah raja ketiga setelah Saul dan Daud, ayah Salomo sendiri. Daud juga raja yang dipilih  Tuhan, namun Salomo lah raja yang dipilih untuk mendirikan bait suci sebagai kediaman Tuhan. Kenapa bukan Daud atau yang lainnya? Kenapa Salomo? Salomo menjadi raja ketika masih belia. Di usianya yang masih belia, Salomo begitu rendah hati meminta hikmat dan kebijaksanaan dari Tuhan, bukannya umur Panjang atau kekayaan atau lainnya yang menguntungkannya. Tuhan jatuh hati kepadanya sehingga bukan saja hikmat namun juga menambahkan kekuasaan dan kekayaan. Tuhan percaya dengan hikmat, ia memerintah negara dengan benar.

Betapa Tuhan memelihara Salomo itu dibuktikan dengan banyak hal. Bukan saja karena Adonia yang memusuhi dikemudian hari merasa segan kepada Salomo dan memilih mundur dari persaingan menjadi raja. Tapi juga atas semua keputusan bijak Salomo dalam memecahkan semua persoalan.

Suatu ketika datanglah 2 ibu menghadap dan memperebutkan seorang bayi. Salomo punya cara jitu yang tak terbantahkan, Salomo memerintahkan memenggal bayi menjadi 2 bagian sama besar. Ibu pertama menangis dan memilih menyerahkan bayi dalam keadaan hidup ketimbang dicelakai seperti itu. Sebaliknya ibu yang lainnya setuju dengan keputusan Salomo.

Ibu mana yang sanggup melihat buah hatinya menderita sakit apalagi meninggal, pertimbangan inilah yang membuat Salomo yakin bahwa ibu pertamalah ibu kandung si bayi(Dua kisah dalam perikop-perikop sebelumnya)

Hikmat Salomo inilah yang membuatnya dipilih Allah sebagai raja yang mendirikan bait suci. Ia mempersiapkan bahan terbaik, arsitek terbaik untuk pembangunan bait suci. Segalanya dilakukan dengan serius dan tulus. Salomo tahu dia bukan sekedar membangun rumah biasa, ia sedang membangun rumah Tuhan.

Tidak semua orang yang punya pengetahuan, kekayaan dan kekuasaan menggunakannya dengan cara yang benar, namun Salomo benar menggunakannya. Membaca perikop ini bukan semata melihat bagaimana berlimpahnya kekayaan salomo tapi juga bagaimana bijaksana, serius dan tulusnya salomo menerima tanggungjawabnya.

Refleksi Untuk Pamong
K
alau Salomo dipercaya membangun bait sucinya Allah, kita juga dipercaya membangun bait suci dalam diri anak-anak. Salomo menerima tanggung jawab itu dengan serius dan tulus hati, demikian juga kita.

Tanpa hikmat dari Tuhan, seorang raja sepertinya tidak akan dapat memerintah dengan adil dan tanpa pertumpahan darah. Salomo dengan hikmatnya mampu menjawab persoalan dengan cara sederhana dan kebaikan hati.

Panggilan pamong  tidak menghampiri setiap pribadi. Ada kalanya pilihan pamong menjadi pilihan kedua atau ketiga dan seterusnya setelah pelayanan yang lainnya. Sangat sedikit yang menjadikannya prioritas paling atas. Pelayanan pamong sering tidak terlihat, tidak tampil juga di depan jemaat seperti halnya pemusik atau pemandu pujian. Namun tidak bijak rasanya jika kita menyepelekan. Kita bukan guru disekolah yang mendapat honorarium di akhir bulan atau juga seorang ibu dirumah yang sering mendapat balasan atas pemberian kasih sayang dari anak-anak yang kita besarkan. Seorang pamong mungkin tanpa rapor dan tolak ukur dan tanpa pujian. Di lubuk hati terdalam, marilah Bersama meyakini, pelayanan ini dipelihara Tuhan, dengan pimpinan Tuhan, apapun yang keluar dari pikiran, ucapan, perbuatan semoga wujud hikmat yang dikaruniakan Tuhan kepada kita, dan yang utama menjadi berkat kepada anak-anak kita di gereja.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan:  Anak dapat menceritakan kembali berkat Tuhan untuk Salomo.

Alat Peraga:

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Pagi ini, kita mau mendengarkan kisah tentang raja yang bijaksana. Ada banyak raja di Alkitab yang bisa kita temukan. Tapi ini raja yang mana ya? Anak-anak bersiap ya, kita duduk tenang dan sopan.

Inti Penyampaian

(Pamong menunjukkan gambar 1)

Salomo meminta hikmat dan kebijaksanaan kepada Tuhan. Tuhan senang dengan permintaan Salomo, sehingga Tuhan mengaruniakan berkat lainnya. Salomo tidak hanya bijaksana tapi juga dikaruniai kekayaan dan hormat, sehingga punya banyak sahabat. Banyak emas dipersembahkan oleh saudagar dan raja-raja tetangga.

(Pamong menunjukkan gambar 2)

Berkat Tuhan sangat berlimpah. Salomo dapat membuat perisai, tahta megah dari emas. Ia juga membuat banyak kapal besar di lautan.

(Pamong menunjukkan gambar 3)

Salomo juga memiliki perhiasan emas dan perak, kereta kuda dan banyak senjata di istananya. Semua takjub dengan kekayaan Salomo, semua dapat melihat pemeliharaan Tuhan atas hidup Salomo.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Apakah ada yang suka bermain Bersama teman-teman? Apakah ada yang punya banyak teman?

Punya banyak teman biasanya karena anak-anak disukai oleh temannya. Mereka sangat senang punya teman yang baik, tidak suka usil atau jahil.

Anak yang disukai ini sama dengan cerita Salomo diatas. Salomo punya banyak teman. Ada yang pekerjaannya berdagang, dan banyak juga yang menjadi raja atau pemimpin di negaranya. Karena Salomo ini raja yang baik, mereka datang ke negara Salomo sambil membawa emas, mereka memberikan emas itu kepada Salomo.

Mereka ingin tahu mengapa Salomo bisa menjadi raja yang sangat baik. Akhirnya mereka tahu kalau satu-satunya alasan adalah karena Salomo punya Tuhan yang sangat baik.

Nah, siapa yang mau punya banyak teman seperti Salomo? Anak-anak harus berjanji menjadi anak yang baik ya, supaya punya banyak teman. Supaya teman-temannya tahu kalau kita punya Tuhan yang sangat baik kepada kita.

Aktivitas
Mewarnai gambar: Tuhan memelihara kita (seperti Tuhan memelihara Salomo)


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:

  1. Anak dapat menceritakan kembali berkat Tuhan untuk Salomo.
  2. Anak dapat mencirikan berkat Tuhan dalam hidup mereka.

Alat Peraga: Menggunakan alat peraga pada balita.

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Siapa yang bisa menyebutkan siapa nama anak raja Daud?(berikan kesempatan untuk menjawab, jawaban benar atau salah, tak mengapa), wah anak Daud mana yang akan diceritakan hari ini ya? Sebaiknya simak baik-baik ya, ayo kita duduk tenang mendengarkan.

Inti Penyampaian

(Pamong menunjukkan gambar 1)

Salomo meminta hikmat dan kebijaksanaan kepada Tuhan. Tuhan senang dengan permintaan Salomo, sehingga Tuhan mengaruniakan berkat lainnya. Salomo tidak hanya bijaksana tapi juga dikaruniai kekayaan dan hormat, sehingga punya banyak sahabat.  Banyak emas dipersembahkan oleh saudagar dan raja-raja tetangga.

(Pamong menunjukkan gambar 2)

Berkat Tuhan sangat berlimpah. Salomo dapat membuat perisai, tahta megah dari emas. Ia juga membuat banyak kapal besar di lautan.

(Pamong menunjukkan gambar 3)

Salomo juga memiliki perhiasan emas dan perak, kereta kuda dan banyak senjata di istananya. Semua takjub dengan kekayaan Salomo, semua dapat melihat pemeliharaan Tuhan atas hidup Salomo.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Pernahkah anak-anak dipercaya melakukan sesuatu? Contohnya ya, membeli di toko yang jauh. Untuk pergi ke toko itu harus menyeberang jalan. Selain itu catatan belanja yang ibu berikan juga banyak, jadi uang yang dibawa jumlahnya banyak. Pernahkah anak-anak merasa tidak mampu? Pernahkah anak-anak merasa tidak berani melakukannya?

Sama seperti Salomo, saat Salomo menjadi Raja, ia berdoa mohon penyertaan Tuhan, ia meminta kebijaksanaan agar dapat menjadi pemimpin yang baik. Tuhan senang dengan doa Salomo, sehingga ia tidak hanya bijaksana tapi juga dikaruniai kekayaan dan kehormatan.

Sebaiknya anak-anak pun mencontoh Salomo. Anak-anak bisa menyerahkan semuanya didalam doa kepada Tuhan. Semua ketakutan, semua perasaan tidak mampu akan hilang jika Tuhan yang memimpin kita. Jadi mulai sekarang, apapun kesempatan yang kita terima yakinlah bisa melakukannya. Menjadi ketua kelas, membantu menjaga adik saat ibu ada keperluan, dan kepercayaan-kepercayaan lainnya.

Anak yang diberkati Tuhan terlihat dalam kesehariannya. Mereka tampak sebagai anak yang gembira dan sopan, mereka juga memiliki banyak teman dan senang membantu orang lain. Siapapun yang berada didekat mereka pasti merasakan gembira yang sama dan damai.

Aktivitas
Cetaklah gambar berikut ini, pada bagian bawah lembar tersebut terdapat lambang bumi, raja Salomo dan hati yang dapat digunting, gambar tersebut dapat menggantikan bagian kosong pada kalimat yang menjadi nats firman minggu ini. Tempelkan isolasi dibagian belakang gambar bumi, raja dan hati sehingga setiap anak dapat menempelkannya.


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menceritakan kembali berkat Tuhan untuk Salomo.
  2. Anak dapat mencirikan berkat Tuhan dalam hidup mereka.

Alat Peraga: Menggunakan alat peraga pada balita

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Bagaimana kabarnya setelah seminggu tidak berjumpa? Apakah anak-anak sudah berusaha rajin berdoa dan beribadah seperti janji di minggu lalu? Karena cerita kali ini punya kemiripan dengan Manasye di minggu lalu.

Inti Penyampaian

(Pamong menunjukkan gambar 1)

Salomo meminta hikmat dan kebijaksanaan kepada Tuhan. Tuhan senang dengan permintaan Salomo, sehingga Tuhan mengaruniakan berkat lainnya. Salomo tidak hanya bijaksana tapi juga dikaruniai kekayaan dan hormat, sehingga punya banyak sahabat. Banyak emas dipersembahkan oleh saudagar dan raja-raja tetangga.

(Pamong menunjukkan gambar 2)

Berkat Tuhan sangat berlimpah. Salomo dapat membuat perisai, tahta megah dari emas. Ia juga membuat banyak kapal besar di lautan.

(Pamong menunjukkan gambar 3)

Salomo juga memiliki perhiasan emas dan perak, kereta kuda dan banyak senjata di istananya. Semua takjub dengan kekayaan Salomo, semua dapat melihat pemeliharaan Tuhan atas hidup Salomo.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Hubungan yang baik dengan Tuhan harus dirawat. Seperti kita merawat bunga, harus disiram setiap hari, kalau perlu dipupuk supaya bunga tumbuh subur. Atau seperti sepeda. Kita harus membersihkannya karena debu dan air hujan yang menempel akan membuat sepeda mudah aus dan berkarat.

Seperti Salomo yang selalu berdoa memohon hikmat demikian juga dengan kita. Doa membuat kita sadar mana yang baik dan mana yang tidak baik. Tanpa doa dan beribadah kita tidak akan tahu, apakah yang kita lakukan selama ini benar atau sebaliknya. Orang yang benar akan gelisah jika akan memutuskan atau melakukan sesuatu yang keliru. Dia juga akan memperbaiki kesalahannya. Itulah mengapa hanya dengan berdoa dan beribadah kita punya hubungan yang dekat dengan Tuhan.

Tuhan itu sangat adil. Dia akan selalu menyertai apapun dan dimanapun kita. Cobalah pikirkan, apa saja berkat yang Tuhan berikan dari sejak anak-anak membuka mata di pagi hari sampai malam hendak tidur lagi(berikan kesempatan untuk anak-anak menyebutkan). Ya, ternyata banyak sekali berkat Tuhan. Sepertinya sederhana, BERNAFAS. Tapi tanpa berkat itu, kita bukan lagi manusia hidup. Kita sudah tidak bernyawa. Ayo anak-anak kita bersama bersyukur, sama seperti Salomo yang bersyukur karena Tuhan memelihara hidupnya.

Aktivitas
Mencetak lembar berikut ini, agar setiap anak dapat mencari dan melengkapi bagian yang kosong.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak