Nasehat Yosua Tuntunan Ibadah Anak 3 Juli 2022

20 June 2022

Tahun Gerejawi: Bulan Keluarga
Tema:
Karakter Kristiani
Judul: Nasehat Yosua

Bacaan: Yosua 24:1-17
Ayat Hafalan: “Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!” (Mazmur 103:2)

Lagu Tema: Allah itu Baik

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Perikop ini tentang nasihat Yosua pada bangsa Israel. Yosua menyadari bahwa dirinya tidak akan selamanya menjadi pemimpin bangsa Israel. Sebelum ia mengakhiri masa tugasnya sebagai pemimpin bangsa Israel, ia memberi wejangan kepada bangsa Israel untuk menjadi bangsa yang taat pada Tuhan, sebab bangsa Israel telah melihat dengan mata kepala sendiri penyertaan Tuhan mulai dari mereka keluar dari bangsa Mesir sampai mereka menduduki tanah perjanjian yang telah dijanjikan sejak jaman Abraham, bapa leluhur bangsa Israel.

Dengan panjang lebar Yosua menceritakan perjalanan penyertaan Tuhan mulai dari Abraham sampai bangsa Israel menetap dan mendapatkan tanah untuk didiami sesuai dengan suku masing-masing. Yosua ingin menunjukkan pada bangsa Israel tentang kesetiaan Tuhan pada umat pilihan-Nya. Tak sedetikpun, Tuhan ingkar janji meskipun bangsa Israel berlaku tidak setia pada Tuhan. Yosua sengaja menunjukkan perjalanan kasih setia Tuhan kepada bangsa Israel sebab Yosua ingin mengetahui sikap bangsa Israel pada Tuhan. Yosua ingin mendengar langsung pilihan bangsa Israel : mau setia pada Tuhan atau pada dewa-dewa leluhur.

Di sisi lain, Yosua dengan tegas mengatakan di hadapan seluruh penduduk Israel bahwa ia dan seluruh anggota keluarganya akan beribadah kepada Tuhan sebab Yosua dan keluarganya telah melihat dengan nyata penyertaan Tuhan bagi dirinya dan keluarganya. Tujuan Yosua memberi penegasan bahwa ia dan keluarganya akan setia kepada Tuhan di hadapan seluruh penduduk Isreal adalah memberi teladan bahwa ketaatna kepada Tuhan harus dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari keluarga.

Refleksi Untuk Pamong
Setiap kita mempunyai pengalaman spiritual yang mendalam tentang penyertaan Tuhan dalam hidup baik dalam senang maupun dalam sedih. Pengalaman yang telah terjadi sebetulnya bisa menolong kita untuk menghayati penyertaan Tuhan dalam hidup kita. Artinya, jika pada suatu saat kita meragukan Tuhan, maka marilah kita ingat perjalanan hidup kita yang tidak pernah lepas dari campur tangan Tuhan ketika kita terpuruk dan tak berdaya. Dengan tangan-Nya yang ajaib, Tuhan menolong kita melalui segala cara termasuk melalui orang-orang yang tidak kita duga dating mengulurkan tangannya untuk memberi pertolongan.

Sebagai Pamong yang dipilih oleh Tuhan untuk mendampingi anak-anak, maka kita perlu bercermin dari keluarga kita masing-masing. Apakah keluarga kita telah bertumbuh menjadi keluarga yang mencintai Tuhan meskipun dalam perjalanan hidup mengalami pasang surut. Hal ini sangat penting diperhatikan sebab kita sebagai Pamong akan menjadi teladan bagi anak-anak. Keluarga kita adalah bukti bagi anak-anak yang kita damping. Bagaimana anak-anak bertumbuh dalam iman, jika kita hidup dalam keluarga yang tidak mencintai Tuhan?


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali kisah kesaksian Yosua tentang penyertaan Tuhan pada bangsa Israel.

Alat Peraga:
Pamong menyiapkan alat peraga di bawah ini:

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Apa kabarnya? Wah…..pasti baik ya. Saya melihat wajah-wajah yang ceria dan penuh semangat. Yuk…..kita bertepuk tangan sebagai ungkapan rasa gembira kita hari ini. Tepuk 1… (anak-anak diajak untuk bertepuk tangan satu kali) tepuk 2…. (anak-anak diajak untuk bertepuk tangan dua kali) tepuk 3… (anak-anak diajak untuk bertepuk tangan tiga kali). Yuk…diulangi lagi….

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

(Pamong menunjukkan gambar 5).
Ini adalah Bapak Yosua. Siapa namanya? (beri kesempatan anak-anak untuk mengulang) Yach. Betul. INi adalah bapak Yosua. Bapak Yosua adalah pemimpin bangsa Israel. Coba kalian lihat rambutnya? Wao…sudah berwarna putih ya. Itu tandanya bapak Yosua sudah menjadi tua. Sebelum bapak Yosua berhenti menjadi pemimpin karena usianya sudah tua, ia memberi nasihat pada seluruh penduduk Israel. Wah…..kira-kira apa ya nasihatnya? Yuk…kita perhatikan dengan cermat ya ceritanya.

Inti Penyampaian
Untuk memulai nasihatnya, Bapak Yosua bercerita tentang kebaikan Tuhan pada bangsa Israel selama ini

(Pamong menunjukkan gambar 1)
Ini adalah Bapak Abraham. Bapak Abraham adalah bapak leluhur bangsa Israel. Melalui bapak Abraham, Tuhan berjanji akan memberkati Abraham sepanjang hidupnya. Bukan hanya bapak Abraham yang akan mendapat berkat, tetapi juga seluruh keturunan Abraham.

(Pamong menunjukkan gambar 2)
Ini adalah gambar Ishak, anak bapak Abraham. Wah…apa ya yang dilakukan bapak Abraham? Ternyata bapak Abraham diminta oleh Tuhan untuk mempersembahkan anak satu-satunya kepada Tuhan sebagai bukti bapak Abraham mencintai Tuhan dan bapak Abraham melakukan perintah Tuhan dengan sungguh-sungguh. Tuhan melihat kesungguhan bapak Abraham mencintai Tuhan, akhirnya Ishak tidak jadi dikurbankan. Ini adalah bukti bahwa Tuhan juga menyertai Ishak.

(Pamong menunjukkan gambar 3)
Ini adalah gambar Yakub yang sedang mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan. Yakub adalah anak bapak Ishak. Yakub mempersembahkan korban kepada Tuhan, karena Tuhan sangat menyayngi Yakub. Tuhan telah menyertai Yakub ke manapun ia pergi.

(Pamong menunjukkan gambar 4)
Ini adalah gambar bangsa Israel yang sedang berjalan di tengah-tengah sungai Teberau. Bangsa Israel adalah keturunan dari bapak Yakub. Bangsa Israel dalam perjalanan menuju tanah Kanaan yaitu tanah yang dijanjikan Tuhan pada bapak Abraham.

Bangsa Israel menyeberangi sungai Teberau karena mereka sedang dikerja-kerja Firaun, raja bangsa Mesir dan para tentaranya. Tentu saja Tuhan langsung bertindak menolong bangsa Israel, karena bangsa Israel adalah bangsa yang dipilih oleh Tuhan.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
(Pamong menunjukkan gambar 2 – 5 secara bergantian). Inilah bukti penyertaan Tuhan sepanjang kehidupan bangsa Israel mulai bapak Abraham sampai sekarang. Cinta Tuhan sungguh-sungguh nyata dalam kehidupan bangsa Israel, oleh sebab itu bapak Yosua meminta agar seluruh penduduk Israel selalu setia pada Tuhan. Bapak Yosua memberi nasihat agar bangsa Israel tetap setia pada Tuhan agar hidup mereka dipelihara oleh Tuhan. Jika mereka tidak setia pada Tuhan, maka Tuhan akan marah. Apakah penduduk Israel mendengarkan nasihat Yosua? Yach….penduduk Israel mendengarkan nasihat bapak Yosua dan mereka berjanji untuk selalu setia kepada Tuhan.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Yuk….kita juga berjanji untuk setia kepada Tuhan. Lalu…bagaimana ya caranya setia pada Tuhan? Satu hal yang dapat kita lakukan yaitu rajin mengikuti Ibadah Balita. Nggak boleh malas-malasan jika hari Minggu telah tiba. Bangun pagi-pagi tanpa marah-marah atau menangis jika dibangunkan oleh mama atau papa. Segera mandi dan bersiap-siap pergi ke Ibadah Balita. Inilah salah satu cara kita belajar setia pada Tuhan.

Aktivitas
Pamong dapat mengacak gambar Peraga. Lalu mengambil salah satu gambar dan menunjukkan pada anak-anak. Minta anak-anak untuk menceritakan gambar itu tentang apa.


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:

  1.  Anak dapat menyebutkan penyertaan Tuhan pada bangsa Israel.
  2. Anak dapat menyadari bahwa penyertaan Tuhan terjadi jika bangsa Israel setia kepada Tuhan.
  3. Anak dapat menyebutkan penyertaan Tuhan dalam keluarganya.
  4. Anak dapat membiasakan diri mengingatkan keluarganya untuk selalu setia kepada Tuhan.

Alat Peraga
Pamong dapat menyiapkan Alat Peraga yang terdapat di Jenjang Balita

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Apa kabarnya? Wah…..pasti baik ya. Saya melihat wajah-wajah yang ceria dan penuh semangat. Yuk…..kita bertepuk tangan sebagai ungkapan rasa gembira kita hari ini. Tepuk 1… (anak-anak diajak untuk bertepuk tangan satu kali) tepuk 2…. (anak-anak diajak untuk bertepuk tangan dua kali) tepuk 3… (anak-anak diajak untuk bertepuk tangan tiga kali). Yuk…diulangi lagi….

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

(Pamong menunjukkan gambar 5).
Ini adalah Bapak Yosua. Siapa namanya? (beri kesempatan anak-anak untuk mengulang) Yach. Betul. INi adalah bapak Yosua. Bapak Yosua adalah pemimpin bangsa Israel. Coba kalian lihat rambutnya? Wao…sudah berwarna putih ya. Itu tandanya bapak Yosua sudah menjadi tua. Sebelum bapak Yosua berhenti menjadi pemimpin karena usianya sudah tua, ia memberi nasihat pada seluruh penduduk Israel. Wah…..kira-kira apa ya nasihatnya? Yuk…kita perhatikan dengan cermat ya ceritanya.

Inti Penyampaian

Untuk memulai nasihatnya, Bapak Yosua bercerita tentang kebaikan Tuhan pada bangsa Israel selama ini.

(Pamong menunjukkan gambar 1)
Ini adalah Bapak Abraham. Bapak Abraham adalah bapak leluhur bangsa Israel. Melalui bapak Abraham, Tuhan berjanji akan memberkati Abraham sepanjang hidupnya. Bukan hanya bapak Abraham yang akan mendapat berkat, tetapi juga seluruh keturunan Abraham.

(Pamong menunjukkan gambar 2)
Ini adalah gambar Ishak, anak bapak Abraham. Wah…apa ya yang dilakukan bapak Abraham? Ternyata bapak Abraham diminta oleh Tuhan untuk mempersembahkan anak satu-satunya kepada Tuhan sebagai bukti bapak Abraham mencintai Tuhan dan bapak Abraham melakukan perintah Tuhan dengan sungguh-sungguh. Tuhan melihat kesungguhan bapak Abraham mencintai Tuhan, akhirnya Ishak tidak jadi dikurbankan. Ini adalah bukti bahwa Tuhan juga menyertai Ishak.

(Pamong menunjukkan gambar 3)
Ini adalah gambar Yakub yang sedang mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan. Yakub adalah anak bapak Ishak. Yakub mempersembahkan korban kepada Tuhan, karena Tuhan sangat menyayngi Yakub. Tuhan telah menyertai Yakub ke manapun ia pergi.

(Pamong menunjukkan gambar 4)
Ini adalah gambar bangsa Israel yang sedang berjalan di tengah-tengah sungai Teberau. Bangsa Israel adalah keturunan dari bapak Yakub. Bangsa Israel dalam perjalanan menuju tanah Kanaan yaitu tanah yang dijanjikan Tuhan pada bapak Abraham.

Bangsa Israel menyeberangi sungai Teberau karena mereka sedang dikerja-kerja Firaun, raja bangsa Mesir dan para tentaranya. Tentu saja Tuhan langsung bertindak menolong bangsa Israel, karena bangsa Israel adalah bangsa yang dipilih oleh Tuhan.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
(Pamong menunjukkan gambar 2 – 5 secara bergantian). Inilah bukti penyertaan Tuhan sepanjang kehidupan bangsa Israel mulai bapak Abraham sampai sekarang. Cinta Tuhan sungguh-sungguh nyata dalam kehidupan bangsa Israel, oleh sebab itu bapak Yosua meminta agar seluruh penduduk Israel selalu setia pada Tuhan. Bapak Yosua memberi nasihat agar bangsa Israel tetap setia pada Tuhan agar hidup mereka dipelihara oleh Tuhan. Jika mereka tidak setia pada Tuhan, maka Tuhan akan marah. Apakah penduduk Israel mendengarkan nasihat Yosua? Yach….penduduk Israel mendengarkan nasihat bapak Yosua dan mereka berjanji untuk selalu setia kepada Tuhan.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Setelah bapak Yosua menunjukkan kebaikan Tuhan yang telah dilakukan pada bangsa Israel sejak bapak Abraham, lalu bapak Yosua berjanji di hadapan seluruh penduduk Israel bahwa ia dan keluarganya akan selalu berlaku setia pada Tuhan. Yosua dan keluarganya akan beribadah kepada Tuhan, karena Tuhan telah memelihara keluarganya. Itu berarti bapak Yosua tidak ingin keluarganya hidup tidak taat kepada Tuhan.

Anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan,
Tentu papa dan mamamu juga ingin seperti bapak Yosua yaitu keluarganya tumbuh menjadi keluarga yang beribadah kepada Tuhan, oleh sebab itu sejak kecil kalian diajak ke gereja untuk beribadah kepada Tuhan. Meskipun kamu kadang-kadang bermalas-malasan, tetapi mama dan papamu memaksamu untuk segera mandi dan pergi beribadah kepada Tuhan. Itu semua dilakukan oleh papa dan mama agar keluarga kalian tumbuh menjadi keluarga yang beribadah kepada Tuhan.

Nah…mulai sekarang kalian jangan bermalas-malasan lagi jika diajak pergi beribadah kepada Tuhan. Mengapa mama dan papamu tidak bosan-bosannya mengingatkan kalian untuk terus beribadah kepada Tuhan? Tidak lain karena mama dan papamu telah merasakan kebaikan Tuhan dalam keluargamu. Tuhan telah memelihara keluargamu hari demi hari dengan berkat-berkatNya. Mama dan papamu mengajak kalian untuk selalu bersyukur atas kebaikan-kebaikan Tuhan itu dengan setia beribadah kepada Tuhan. Yuk….sekarang kita makin semangat beribadah kepada Tuhan ya, karena mama dan papa telah mengajarkan kepada kita untuk berlaku setia pada Tuhan karena Tuhan sangat baik pada kita.

Aktivitas
Pamong membagi anak-anak menjadi beberapa kelompok, lalu minta setiap kelompok untuk mempraktekkan cara orang tua mereka mengajak Ibadah Anak selama sebulan ini.


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menyebutkan penyertaan Tuhan pada bangsa Israel.
  2. Anak dapat menyadari bahwa penyertaan Tuhan terjadi jika bangsa Israel setia kepada Tuhan.
  3. Anak dapat menyebutkan penyertaan Tuhan dalam keluarganya.
  4.  Anak dapat membiasakan diri mengingatkan keluarganya untuk selalu setia kepada Tuhan.

Alat Peraga
Pamong dapat menyiapkan Alat Peraga yang terdapat di Jenjang Balita

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Apa kabarnya? Wah…..pasti baik ya. Saya melihat wajah-wajah yang ceria dan penuh semangat. Yuk…..kita bertepuk tangan sebagai ungkapan rasa gembira kita hari ini. Tepuk 1… (anak-anak diajak untuk bertepuk tangan satu kali) tepuk 2…. (anak-anak diajak untuk bertepuk tangan dua kali) tepuk 3… (anak-anak diajak untuk bertepuk tangan tiga kali). Yuk…diulangi lagi….

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

(Pamong menunjukkan gambar 5).
Ini adalah Bapak Yosua. Siapa namanya? (beri kesempatan anak-anak untuk mengulang) Yach. Betul. INi adalah bapak Yosua. Bapak Yosua adalah pemimpin bangsa Israel. Coba kalian lihat rambutnya? Wao…sudah berwarna putih ya. Itu tandanya bapak Yosua sudah menjadi tua. Sebelum bapak Yosua berhenti menjadi pemimpin karena usianya sudah tua, ia memberi nasihat pada seluruh penduduk Israel. Wah…..kira-kira apa ya nasihatnya? Yuk…kita perhatikan dengan cermat ya ceritanya.

Inti Penyampaian
Untuk memulai nasihatnya, Bapak Yosua bercerita tentang kebaikan Tuhan pada bangsa Israel selama ini.

(Pamong menunjukkan gambar 1)
Ini adalah Bapak Abraham. Bapak Abraham adalah bapak leluhur bangsa Israel. Melalui bapak Abraham, Tuhan berjanji akan memberkati Abraham sepanjang hidupnya. Bukan hanya bapak Abraham yang akan mendapat berkat, tetapi juga seluruh keturunan Abraham.

(Pamong menunjukkan gambar 2)
Ini adalah gambar Ishak, anak bapak Abraham. Wah…apa ya yang dilakukan bapak Abraham? Ternyata bapak Abraham diminta oleh Tuhan untuk mempersembahkan anak satu-satunya kepada Tuhan sebagai bukti bapak Abraham mencintai Tuhan dan bapak Abraham melakukan perintah Tuhan dengan sungguh-sungguh. Tuhan melihat kesungguhan bapak Abraham mencintai Tuhan, akhirnya Ishak tidak jadi dikurbankan. Ini adalah bukti bahwa Tuhan juga menyertai Ishak.

(Pamong menunjukkan gambar 3)
Ini adalah gambar Yakub yang sedang mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan. Yakub adalah anak bapak Ishak. Yakub mempersembahkan korban kepada Tuhan, karena Tuhan sangat menyayngi Yakub. Tuhan telah menyertai Yakub ke manapun ia pergi.

(Pamong menunjukkan gambar 4)
Ini adalah gambar bangsa Israel yang sedang berjalan di tengah-tengah sungai Teberau. Bangsa Israel adalah keturunan dari bapak Yakub. Bangsa Israel dalam perjalanan menuju tanah Kanaan yaitu tanah yang dijanjikan Tuhan pada bapak Abraham.

Bangsa Israel menyeberangi sungai Teberau karena mereka sedang dikerja-kerja Firaun, raja bangsa Mesir dan para tentaranya. Tentu saja Tuhan langsung bertindak menolong bangsa Israel, karena bangsa Israel adalah bangsa yang dipilih oleh Tuhan.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

(Pamong menunjukkan gambar 2 – 5 secara bergantian). Inilah bukti penyertaan Tuhan sepanjang kehidupan bangsa Israel mulai bapak Abraham sampai sekarang. Cinta Tuhan sungguh-sungguh nyata dalam kehidupan bangsa Israel, oleh sebab itu bapak Yosua meminta agar seluruh penduduk Israel selalu setia pada Tuhan. Bapak Yosua memberi nasihat agar bangsa Israel tetap setia pada Tuhan agar hidup mereka dipelihara oleh Tuhan. Jika mereka tidak setia pada Tuhan, maka Tuhan akan marah. Apakah penduduk Israel mendengarkan nasihat Yosua? Yach….penduduk Israel mendengarkan nasihat bapak Yosua dan mereka berjanji untuk selalu setia kepada Tuhan.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Setelah bapak Yosua menunjukkan kebaikan Tuhan yang telah dilakukan pada bangsa Israel sejak bapak Abraham, lalu bapak Yosua berjanji di hadapan seluruh penduduk Israel bahwa ia dan keluarganya akan selalu berlaku setia pada Tuhan. Yosua dan keluarganya akan beribadah kepada Tuhan, karena Tuhan telah memelihara keluarganya. Itu berarti bapak Yosua tidak ingin keluarganya hidup tidak taat kepada Tuhan.
 

Anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan,
Tentu papa dan mamamu juga ingin seperti bapak Yosua yaitu keluarganya tumbuh menjadi keluarga yang beribadah kepada Tuhan, oleh sebab itu sejak kecil kalian diajak ke gereja untuk beribadah kepada Tuhan. Meskipun kamu kadang-kadang bermalas-malasan, tetapi mama dan papamu memaksamu untuk segera mandi dan pergi beribadah kepada Tuhan. Itu semua dilakukan oleh papa dan mama agar keluarga kalian tumbuh menjadi keluarga yang beribadah kepada Tuhan.

Nah…mulai sekarang kalian jangan bermalas-malasan lagi jika diajak pergi beribadah kepada Tuhan. Mengapa mama dan papamu tidak bosan-bosannya mengingatkan kalian untuk terus beribadah kepada Tuhan? Tidak lain karena mama dan papamu telah merasakan kebaikan Tuhan dalam keluargamu. Tuhan telah memelihara keluargamu hari demi hari dengan berkat-berkatNya. Mama dan papamu mengajak kalian untuk selalu bersyukur atas kebaikan-kebaikan Tuhan itu dengan setia beribadah kepada Tuhan. Yuk….sekarang kita makin semangat beribadah kepada Tuhan ya, karena mama dan papa telah mengajarkan kepada kita untuk berlaku setia pada Tuhan karena Tuhan sangat baik pada kita.

Aktivitas

  1. Pamong membagi anak-anak menjadi beberapa kelompok, lalu minta setiap kelompok untuk mempraktekkan cara orang tua mereka mengajak Ibadah Anak selama sebulan ini.
  2. Pamong membagikan selembar kertas. Minta anak-anak mengisi hal-hal apa saja yang membuat keluarga mereka absen beribadah kepada Tuhan.

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak