Bacaan: Kejadian 42:1-9a
Nats: “Lalu teringatlah Yusuf akan mimpi-mimpinya tentang mereka.” (Kejadian 42:9a)
Yakub, ayah Yusuf, dan saudara-saudaranya merasa sangat lapar karena negeri mereka sedang dilanda bencana kelaparan. Tidak ada lagi bahan makanan yang dapat mereka makan. Lalu Yakub menyuruh anak-anaknya untuk membeli gandum di Mesir supaya mereka tetap hidup (Kejadian 42:2). Namun Yakub tidak memperbolehkan putra bungsunya yang bernama Benyamin (adik kandung Yusuf) untuk pergi bersama ke-10 saudara lainnya, sebab ia teringat akan peristiwa kehilangan Yusuf bertahun-tahun yang lalu. Yakub tidak ingin kehilangan Benyamin.
Saat saudara-saudara Yusuf datang ke Mesir untuk membeli gandum, Yusuf sudah menjadi pemimpin besar yang bertanggung jawab atas penjualan makanan selama bencana kelaparan. Saudara-saudaranya bertemu dengan Yusuf, namun mereka tidak mengenali Yusuf. Yusuf mengenali semua saudaranya dan ia teringat akan mimpi yang dialaminya ketika masih muda di mana saudara-saudaranya bersujud kepadanya.
Kisah Yusuf mengajarkan kepada kita untuk tetap setia dan percaya pada rencana Allah. Ingatan yang tidak baik akan perbuatan dari saudara-saudaranya terkalahkan dengan ingatan baik akan janji Allah tentang rancangan damai sejahtera dalam hidupnya. Baiklah kita juga mengingat hal-hal baik yang dilakukan saudara kita agar hubungan kakak dan adik dapat berlangsung baik.
Tuliskan ingatan baik yang pernah kau alami di dalam hidupmu pada kolom di bawah ini!
| No. | Hal Baik Yang Kau Ingat Dalam Hidupmu |
Doaku: Ya Tuhanku, bantulah aku untuk selalu mengingat hal baik yang terjadi di dalam kehidupanku. Amin.