Terimalah Roh Kudus! Tuntunan Ibadah Anak 25 Mei 2025

12 May 2025

Judul: Terimalah Roh Kudus!
Tahun Liturgi: Minggu Paskah 6
Tema: Roh Kudus: Sang Penyerta, Penolong, dan Sumber Damai Sejahtera

Bacaan Alkitab: Yohanes 14:21-31
Ayat Hafalan: “Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”” (Yohanes 14:26)

Lagu Tema:

  1. Roh kudus dibrikan bagiku
  2. Roh kudus kau hadir disini

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Firman Tuhan pada minggu ini, masih sama konteksnya seperti minggu lalu yaitu tentang percakapan Tuhan Yesus dengan para murid-murid-Nya. Injil yang dipakai pada minggu ini juga masih sama seperti minggu lalu yaitu terambil dari Injil Yohanes. Bacaan Alkitab pada minggu Paskah ke-6 ini terambil dari Injil Yohanes 14:21-31. Dalam ayat 21, 23 dan 24, Tuhan Yesus berbicara kembali mengenai perintah untuk saling mengasihi.

Tuhan Yesus berbicara kepada para murid-murid-Nya tentang hal “mengasihi.” Mengasihi Yesus hanya bisa dilakukan kalau kita setia kepada perintah-Nya dan inilah yang mengingatkan kita semua akan perintah Tuhan Yesus yaitu saling mengasihi. Bukti hadirnya Roh Kudus dalam diri para murid-murid-Nya adalah kasihnya kepada Yesus dan ketaatannya dalam melakukan firman-Nya.

Dalam ayat ke 23, Tuhan Yesus menegaskan bahwa jika seorang mengasihi-Nya, ia menuruti firman-Ku”. Tanda bahwa seseorang mengasihi Tuhan tampak dalam ketaatan pada firman-Nya. Kasih pada Tuhan tidak hanya nampak dalam hal taat beribadah dan rajin berdoa, akan tetapi juga dalam kepatuhan menepati perintah-perintah-Nya dengan penuh ketekunan. “Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.” Dengan demikian, saat seseorang mengasihi Tuhan Yesus, maka sudah selayaknya ia menaati firman-Nya.

Dalam ayat ke 24, Tuhan Yesus berkata: “Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.” Firman Tuhan tidak cukup untuk didengarkan, tetapi harus pula dilaksanakan. Melaksanakan firman Tuhan memang dimulai dengan mendengarkan dan mengenal perintah-Nya. Firman Tuhan yang kita dengarkan itulah yang kemudian kita laksanakan dalam keseharian. Dengan kata lain, kasih kepada Allah menjadi nyata dalam tindakan kasih kepada sesama.

Pada ayat ke 25-26, saat Tuhan Yesus berada bersama para murid, Tuhan Yesus menjanjikan bahwa Roh Kudus akan diutus oleh Bapa dalam nama Yesus sebagai Sang penghibur. Roh Kudus Sang Penghibur akan menyertai, mengajarkan segala sesuatu, dan mengingatkan para murid akan semua ajaran Tuhan Yesus. Roh Kudus tinggal dalam diri para murid. Roh Kudus adalah wujud kehadiran Yesus yang intim dan personal yang bekerja berdasarkan kasih. Maka dengan kasih yang serupa mari berusaha menuruti firman Allah dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Dalam ayat 27-31, Tuhan Yesus berkata bahwa damai sejahtera akan diberikan kepada para murid-Nya. Damai sejahtera yang diberikan Tuhan Yesus sama sekali berbeda dengan kebahagiaan dan rasa tenteram palsu yang ditawarkan oleh dunia. Sebab damai Sejahtera-Nya menyingkirkan segala kegelisahan dan rasa gentar dalam hati para murid.

Refleksi Untuk Pamong
Firman Tuhan kali ini masih berbicara tentang “mengasihi”, yang dikatakan oleh Tuhan Yesus kepada para murid-murid-Nya dalam Injil Yohanes:21. Kasih kepada Tuhan tampak dalam ketaatan pada firman-Nya yang bukan hanya mewujud melalui ketaatan beribadah dan rajin berdoa saja, akan tetapi juga dalam kepatuhan untuk menepati perintah-perintah-Nya dengan penuh ketekunan. “Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.” Dan perintah Tuhan erat kaitannya dengan kesetiaan untuk mengasihi secara total tanpa gentar. Sebab Sang Roh Kudus setia menyertai, menghibur, dan menganugerahkan damai Sejahtera. Pertanyaan reflektifnya adalah: “Sudahkah kita memegang perintah Tuhan dan setia mengasihi sesama secara total?” Wujud ketaatan pada Firman-Nya adalah memegang dan melakukan perintah-Nya, yang adalah mengasihi.

Kiranya para pamong tidak sekadar menyampaikan Firman Tuhan di dalam ibadah anak, melainkan juga dimampukan untuk bertekun dalam melaksanakan perintah-Nya yakni mengasihi di dalam keseharian. Mengasihi memang tidak mudah. Khususnya mengasihi mereka yang menyakiti hati kita. Namun, yakinlah, bahwa melalui penyertaan Sang Roh Kudus, kita akan beroleh daya juang untuk mengampuni dan mengasihi dunia serta sesama sebagai wujud ketaatan pada firman Allah. Mari meyakini karya Roh Kudus dalam diri kita, seperti yang telah dijanjikan-Nya. Selamat melayani ibadah anak di minggu akhir bulan Mei dengan penuh semangat! (untuk memperlengkapi para pamong dalam mempersiapkan melayani ibadah anak, silakan mendengarkan lagu “Roh Kudus, Kau hadir disini”-contoh lagu bisa dilihat di Youtube).

Berikut ini lirik lagu “Roh Kudus, Kau hadir disini”.

Roh Kudus, Kau hadir disini
Roh Kudus, ku mengasihiMu
Kau lembut, Kau manis
Kaulah penghiburku, penolongku diutus Bapaku
Roh Kudus, Kau hadir disini
Roh Kudus, ku mengasihiMu
Kau lembut, Kau manis
Kaulah penghiburku, penolongku diutus Bapaku
Kubuka hati untuk RohMu, Tuhan
Kubuka hati menyembahMu, Yesus

Jamahlah kami, penuhi kami
Dengan kuasa Allah Maha Tinggi
Kubuka hati untuk RohMu, Tuhan
Kubuka hati menyembahMu,

Yesus Jamahlah kami, penuhi kami
Dengan kuasa Allah Maha Tinggi


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak mengetahui bahwa Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus sebagai penghibur dan penolong.

Alat Peraga:
Pamong dipersilahkan menyiapkan “sesuatu” misalnya: kue/biskuit, permen, stiker, roti, coklat untuk diberikan kepada semua anak-anak yang hadir.

Pendahuluan
Sebagai pendahuluan, berikanlah “sesuatu” yang sudah pamong siapkan kepada semua anak yang hadir. Setelah semua anak mendapatkan “sesuatu,” maka bertanylah kepada anak demikian:

  1. Siapakah yang memberikan “sesuatu” kepada anak-anak?
  2. Saat anak-anak menerima “sesuatu”, apakah yang harus anak-anak lakukan?
    (pamong dapat menjelaskan kepada anak, bahwa mereka mempunyai pilihan untuk menerimanya ataupun menolak dan jangan lupa mengucapkan terimakasih).
  3. “Sesuatu” yang baru saja anak-anak terima itu untuk apa ya?
    (pamong memberikan penjelasan, misalnya jika “sesuatu” yang diberikan adalah permen berarti untuk dimakan dan jika yang diberikan adalah stiker berarti untuk ditempel).
  4. Bagaimana perasaanmu saat menerima “sesuatu”?

Inti Penyampaian
Bacaan Alkitab hari ini terambil dari Kitab Perjanjian Baru yaitu Injil Yohanes 14:21-31 (khusus di jenjang balita dan pratama, pamong cukup menggunakan satu ayat saja, yaitu ayat ke-26 saja).

Pamong mengajak anak-anak untuk mengulangi ayat ke-26: “Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.””

Anak-anak yang dikasihi dan mengasihi Tuhan. Jikalau  di awal tadi, kakak pamong sudah memberikan “sesuatu” dan anak-anak menerima dengan sukacita, maka mari memperhatikan bahwa Firman Tuhan hari ini juga bercerita tentang Tuhan Yesus memberikan “sesuatu” kepada para murid-murid-Nya.

Tuhan Yesus memberikan apa ya?. Ya! Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus kepada murid-murid-Nya. Ketika Tuhan Yesus sedang berada bersama para murid-murid-Nya, Tuhan Yesus menjanjikan bahwa Roh Kudus akan diutus oleh Bapa sebagai Sang penghibur dan penolong bagi murid-murid-Nya.s

Roh Kudus adalah Sang Penghibur yang akan menyertai, mengajarkan segala sesuatu, dan mengingatkan para murid akan semua ajaran Tuhan Yesus. Roh Kudus sebagai Sang Penyerta tinggal dalam diri para murid. Roh Kudus sebagai Sang Penolong adalah wujud kehadiran Yesus yang bekerja berdasarkan kasih.

Penerapan
Anak-anak jenjang balita yang dikasihi Tuhan. Apakah anak-anak mau menerima Roh Kudus juga? Mau ya! Ingatlah akan Firman Tuhan hari ini, bahwa Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus sebagai Sang penghibur dan penolong. Roh Kudus akan menghibur dan menyertai, di kala kita susah, akan mengajarkan segala sesuatu, dan mengingatkan kita akan semua ajaran Tuhan Yesus.

Sebab Roh Kudus adalah wujud kehadiran Yesus yang bekerja berdasarkan kasih. Jadi jika anak-anak jenjang balita sedang bersedih karena sakit, ingatlah ada Roh Kudus yang punya kekuatan untuk menghibur. Jika anak-anak n melakukan perbuatan yang tidak baik seperti misalnya berbohong, berkata kasar dan perbuatan buruk lainnya, ingatlah bahwa Roh Kudus di dalam hatimu sebenarnya nggak suka! Roh Kudus selalu membisikkan tuntunan dalam hatimu supaya kita tidak larut dalam perbuatan buruk. Maka, dengarlah tuntunan-Nya.  Ingatlah selalu bahwa apa pun yang terjadi, Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus sebagai penghibur dan penolong.

Kiranya kita semakin taat mendengar Roh Kudus yang berdiam dalam diri kita!

Aktivitas
Sebagai aktivitas di akhir ibadah anak, silahkan pamong memutarkan video klip Lagu “Roh kudus” dibrikan bagiku (contoh lagu dapat dilihat di youtube) dan mengajak bernyanyi bersama sambil mengikuti Gerakan yang ada di videoklip tersebut!

Berikut ini lirik lagu “Roh Kudus dibrikan bagiku”.

Roh Kudus dibrikan bagiku
Roh Kudus dibrikan bagimu
Roh Kudus dibrikan bagi kita
Tiap orang percaya
Roh Kudus menghibur hatiku
Roh Kudus sertai langkahku
Roh Kudus menuntunku
Di jalan yang benar
Roh Kudus bri’ku kekuatan

Untuk bri’takan Firman Tuhan
Bagi semua orang
Ke ujung dunia


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan: Anak mengetahui bahwa Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus sebagai penghibur dan penolong.

Alat Peraga:
Pamong dipersilahkan menyiapkan “sesuatu” misalnya: kue/biskuit, permen, stiker, roti, coklat untuk diberikan kepada semua anak-anak yang hadir.

Pendahuluan
Sebagai pendahuluan, berikanlah “sesuatu” yang sudah pamong siapkan kepada semua anak yang hadir. Setelah semua anak mendapatkan “sesuatu,” maka bertanylah kepada anak demikian:

  1. Siapakah yang memberikan “sesuatu” kepada anak-anak?
  2. Saat anak-anak menerima “sesuatu”, apakah yang harus anak-anak lakukan?
    (pamong dapat menjelaskan kepada anak, bahwa mereka mempunyai pilihan untuk menerimanya ataupun menolak dan jangan lupa mengucapkan terimakasih).
  3. “Sesuatu” yang baru saja anak-anak terima itu untuk apa ya?
    (pamong memberikan penjelasan, misalnya jika “sesuatu” yang diberikan adalah permen berarti untuk dimakan dan jika yang diberikan adalah stiker berarti untuk ditempel).
  4. Bagaimana perasaanmu saat menerima “sesuatu”?

Inti Penyampaian
Bacaan Alkitab hari ini terambil dari Kitab Perjanjian Baru yaitu Injil Yohanes 14:21-31 (khusus di jenjang balita dan pratama, pamong cukup menggunakan satu ayat saja, yaitu ayat ke-26 saja).

Pamong mengajak anak-anak untuk mengulangi ayat ke-26: “Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.””

Anak-anak yang dikasihi dan mengasihi Tuhan. Jikalau  di awal tadi, kakak pamong sudah memberikan “sesuatu” dan anak-anak menerima dengan sukacita, maka mari memperhatikan bahwa Firman Tuhan hari ini juga bercerita tentang Tuhan Yesus memberikan “sesuatu” kepada para murid-murid-Nya.

Tuhan Yesus memberikan apa ya?. Ya! Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus kepada murid-murid-Nya. Ketika Tuhan Yesus sedang berada bersama para murid-murid-Nya, Tuhan Yesus menjanjikan bahwa Roh Kudus akan diutus oleh Bapa sebagai Sang penghibur dan penolong bagi murid-murid-Nya.s

Roh Kudus adalah Sang Penghibur yang akan menyertai, mengajarkan segala sesuatu, dan mengingatkan para murid akan semua ajaran Tuhan Yesus. Roh Kudus sebagai Sang Penyerta tinggal dalam diri para murid. Roh Kudus sebagai Sang Penolong adalah wujud kehadiran Yesus yang bekerja berdasarkan kasih.

Penerapan
Anak-anak jenjang balita yang dikasihi Tuhan. Apakah anak-anak mau menerima Roh Kudus juga? Mau ya! Ingatlah akan Firman Tuhan hari ini, bahwa Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus sebagai Sang penghibur dan penolong. Roh Kudus akan menghibur dan menyertai, di kala kita susah, akan mengajarkan segala sesuatu, dan mengingatkan kita akan semua ajaran Tuhan Yesus.

Sebab Roh Kudus adalah wujud kehadiran Yesus yang bekerja berdasarkan kasih. Jadi jika anak-anak jenjang balita sedang bersedih karena sakit, ingatlah ada Roh Kudus yang punya kekuatan untuk menghibur. Jika anak-anak n melakukan perbuatan yang tidak baik seperti misalnya berbohong, berkata kasar dan perbuatan buruk lainnya, ingatlah bahwa Roh Kudus di dalam hatimu sebenarnya nggak suka! Roh Kudus selalu membisikkan tuntunan dalam hatimu supaya kita tidak larut dalam perbuatan buruk. Maka, dengarlah tuntunan-Nya.  Ingatlah selalu bahwa apa pun yang terjadi, Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus sebagai penghibur dan penolong.

Kiranya kita semakin taat mendengar Roh Kudus yang berdiam dalam diri kita!

Aktivitas
Sebagai aktivitas di akhir ibadah anak, silahkan pamong memutarkan video klip Lagu “Roh kudus” dibrikan bagiku (contoh lagu dapat dilihat di youtube) dan mengajak bernyanyi bersama sambil mengikuti Gerakan yang ada di videoklip tersebut!

Berikut ini lirik lagu “Roh Kudus dibrikan bagiku”.

Roh Kudus dibrikan bagiku
Roh Kudus dibrikan bagimu
Roh Kudus dibrikan bagi kita
Tiap orang percaya
Roh Kudus menghibur hatiku
Roh Kudus sertai langkahku
Roh Kudus menuntunku
Di jalan yang benar
Roh Kudus bri’ku kekuatan

Untuk bri’takan Firman Tuhan
Bagi semua orang
Ke ujung dunia


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan: Anak mengetahui bahwa Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus sebagai penghibur dan penolong.

Alat Peraga:
Pamong dipersilahkan menyiapkan “sesuatu” misalnya: kue/biskuit, permen, stiker, roti, coklat untuk diberikan kepada semua anak-anak yang hadir.

Pendahuluan
Sebagai pendahuluan, berikanlah “sesuatu” yang sudah pamong siapkan kepada semua anak yang hadir. Setelah semua anak mendapatkan “sesuatu,” maka bertanylah kepada anak demikian:

  1. Siapakah yang memberikan “sesuatu” kepada anak-anak?
  2. Saat anak-anak menerima “sesuatu”, apakah yang harus anak-anak lakukan?
    (pamong dapat menjelaskan kepada anak, bahwa mereka mempunyai pilihan untuk menerimanya ataupun menolak dan jangan lupa mengucapkan terimakasih).
  3. “Sesuatu” yang baru saja anak-anak terima itu untuk apa ya?
    (pamong memberikan penjelasan, misalnya jika “sesuatu” yang diberikan adalah permen berarti untuk dimakan dan jika yang diberikan adalah stiker berarti untuk ditempel).
  4. Bagaimana perasaanmu saat menerima “sesuatu”?

Inti Penyampaian
Bacaan Alkitab hari ini terambil dari Kitab Perjanjian Baru yaitu Injil Yohanes 14:21-31 (khusus di jenjang balita dan pratama, pamong cukup menggunakan satu ayat saja, yaitu ayat ke-26 saja).

Pamong mengajak anak-anak untuk mengulangi ayat ke-26: “Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.””

Anak-anak yang dikasihi dan mengasihi Tuhan. Jikalau  di awal tadi, kakak pamong sudah memberikan “sesuatu” dan anak-anak menerima dengan sukacita, maka mari memperhatikan bahwa Firman Tuhan hari ini juga bercerita tentang Tuhan Yesus memberikan “sesuatu” kepada para murid-murid-Nya.

Tuhan Yesus memberikan apa ya?. Ya! Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus kepada murid-murid-Nya. Ketika Tuhan Yesus sedang berada bersama para murid-murid-Nya, Tuhan Yesus menjanjikan bahwa Roh Kudus akan diutus oleh Bapa sebagai Sang penghibur dan penolong bagi murid-murid-Nya.s

Roh Kudus adalah Sang Penghibur yang akan menyertai, mengajarkan segala sesuatu, dan mengingatkan para murid akan semua ajaran Tuhan Yesus. Roh Kudus sebagai Sang Penyerta tinggal dalam diri para murid. Roh Kudus sebagai Sang Penolong adalah wujud kehadiran Yesus yang bekerja berdasarkan kasih.

Penerapan
Anak-anak jenjang balita yang dikasihi Tuhan. Apakah anak-anak mau menerima Roh Kudus juga? Mau ya! Ingatlah akan Firman Tuhan hari ini, bahwa Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus sebagai Sang penghibur dan penolong. Roh Kudus akan menghibur dan menyertai, di kala kita susah, akan mengajarkan segala sesuatu, dan mengingatkan kita akan semua ajaran Tuhan Yesus.

Sebab Roh Kudus adalah wujud kehadiran Yesus yang bekerja berdasarkan kasih. Jadi jika anak-anak jenjang balita sedang bersedih karena sakit, ingatlah ada Roh Kudus yang punya kekuatan untuk menghibur. Jika anak-anak n melakukan perbuatan yang tidak baik seperti misalnya berbohong, berkata kasar dan perbuatan buruk lainnya, ingatlah bahwa Roh Kudus di dalam hatimu sebenarnya nggak suka! Roh Kudus selalu membisikkan tuntunan dalam hatimu supaya kita tidak larut dalam perbuatan buruk. Maka, dengarlah tuntunan-Nya.  Ingatlah selalu bahwa apa pun yang terjadi, Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus sebagai penghibur dan penolong.

Kiranya kita semakin taat mendengar Roh Kudus yang berdiam dalam diri kita!

Aktivitas
Sebagai aktivitas di akhir ibadah anak, silahkan pamong memutarkan video klip Lagu “Roh kudus” dibrikan bagiku (contoh lagu dapat dilihat di youtube) dan mengajak bernyanyi bersama sambil mengikuti Gerakan yang ada di videoklip tersebut!

Berikut ini lirik lagu “Roh Kudus dibrikan bagiku”.

Roh Kudus dibrikan bagiku
Roh Kudus dibrikan bagimu
Roh Kudus dibrikan bagi kita
Tiap orang percaya
Roh Kudus menghibur hatiku
Roh Kudus sertai langkahku
Roh Kudus menuntunku
Di jalan yang benar
Roh Kudus bri’ku kekuatan

Untuk bri’takan Firman Tuhan
Bagi semua orang
Ke ujung dunia


BAHASA JAWA

TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak-anak ngerti yen Gusti Yesus maringi Roh Kudus minangka panglipur lan penolong.

Alat Peraga: Pamong  nyiapake “sesuatu” contone: kue/biskuit, permen, stiker, roti, coklat kanggo diparingke marang kabeh anak-anak.

Pendahuluan: Minangka pendahuluan, paringna “sesuatu” sing wis dipersiapake pamong marang kabeh anak sing hadir. Sawise kabeh anak nampa “sesuatu,” takonana marang anak kaya ngene:

  1. Sapa sing menehi “sesuatu” marang anak-anak?
  2. Nalika anak-anak nampa “sesuatu,” apa sing kudu ditindakake anak-anak?
    (Pamong bisa nerangake marang anak, yen dheweke duwe pilihan kanggo nampa utawa nolak “sesuatu” lan aja lali ngucapake matur nuwun).
  3. “Sesuatu” sing barusan anak-anak tampa iku kanggo apa ya?
    (Pamong nerangake, yen “sesuatu” sing diparingke iku arupa permen, tegese kanggo dipangan, yen sing diparingke yaiku stiker, tegese kanggo ditempel).
  4. Kados pundi raosmu nalika nampa “sesuatu”?

Inti Penyampaian:
Bacaan Alkitab dina iki saka Kitab Perjanjian Baru, yaiku Injil Yohanes 14:21-31 (khusus kanggo jenjang balita lan pratama, pamong cukup nggunakake ayat 26 wae). Pamong banjur ngajak anak-anak kanggo mbaleni maca ayat 26: “Nanging Sang Juru Panglipur, yaiku Sang Roh Kudus, kang bakal diutus dening Sang Rama atas saka jeneng-Ku, iku kang bakal mulangake samubarang kabeh marang kowe sarta bakal ngelingake kowe sabarang kang wus Dakwulangake marang kowe.”

Anak-anak sing nresnani lan ditresnani Gusti. Ing bagian awal, kakak pamong wis menehi “sesuatu” lan anak-anak uga wis nampa kanthi sukacita. Nah, ayo kita nggatekake menawa Firman ing dina iki uga nyritakake babagan Gusti Yesus sing maringi “sesuatu” marang para murid. Gusti Yesus maringi apa ya?

Iya! Gusti Yesus maringi anugrah Sang Roh Suci marang murid-murid. Nalika Gusti Yesus isih bareng para murid, Gusti Yesus paring janji yen Roh Suci bakal diutus dening Sang Rama minangka Sang panglipur kangge mitulungi para murid. Roh Suci minangka Sang Panglipur sing bakal ngacani, mulang kabeh perkara, lan ngelingake para murid tumrap kabeh piwulange Gusti Yesus. Sang Roh Suci minangka Sang Penyerta bakal dedalem ing diri para murid. Roh Suci minangka Sang Panglipur lan sumbering pitulungan iku wujud nyata kawontenane Gusti Yesus sing makarya adhedhasar kasih.

Penerapan:
Anak-anak jenjang balita sing ditresnani dening Gusti. Apa anak-anak pengin nampa Roh Suci? Tamtu pengin ya!

Elinga marang Firman dina iki, yen Gusti Yesus wus maringi Roh Kudus minangka Sang Panglipur lan Sumbering pitulungan kanggo kowe kabeh! Roh Suci bakal nglipur atimu lan ngancani, nalika kowe susah. Sang Roh Suci bakal mulang kabeh perkara, lan ngelingake kowe babagan ajaran Gusti Yesus. Dadi yen anak-anak jenjang balita lagi sedhih amarga lara, utawa susah atimu, ayo podho eling! Ana Roh Suci sing duwe daya kanggo paring pangluwaran. Yen anak-anak nindakake tumindak sing ora apik kaya contone ngapusi, ngomong kasar, lan tumindak ala liyane, elinga yen Roh Suci ing sajrone atimu sejatine ora seneng! Roh Kudus mesthi mbisikake tuntunan ing atimu supaya kita ora terjerat lan katut ana ing tumindak ala. Dadi, ayo rungokno wisik lan tuntunan Sang Roh Suci. Elinga bilih ing satengahing karibedan, Gusti Yesus sampun maringi lan nyawisi Sang Roh Suci, minangka panglipur lan dadi sumber pitulungan.

Aktivitas: Minangka aktivitas ing pungkasan ibadah anak, pamong iso muter video klip Lagu “Roh Kudus” dibrikan bagiku (conto lagu ana ing youtube) banjur iso ngajak nyanyi bareng sambil ngetutake gerakan sing ana ing videoklip!


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan: Anak-anak ngerti yen Gusti Yesus maringi Roh Kudus minangka panglipur lan penolong.

Alat Peraga: Pamong  nyiapake “sesuatu” contone: kue/biskuit, permen, stiker, roti, coklat kanggo diparingke marang kabeh anak-anak.

Pendahuluan: Minangka pendahuluan, paringna “sesuatu” sing wis dipersiapake pamong marang kabeh anak sing hadir. Sawise kabeh anak nampa “sesuatu,” takonana marang anak kaya ngene:

  1. Sapa sing menehi “sesuatu” marang anak-anak?
  2. Nalika anak-anak nampa “sesuatu,” apa sing kudu ditindakake anak-anak?
    (Pamong bisa nerangake marang anak, yen dheweke duwe pilihan kanggo nampa utawa nolak “sesuatu” lan aja lali ngucapake matur nuwun).
  3. “Sesuatu” sing barusan anak-anak tampa iku kanggo apa ya?
    (Pamong nerangake, yen “sesuatu” sing diparingke iku arupa permen, tegese kanggo dipangan, yen sing diparingke yaiku stiker, tegese kanggo ditempel).
  4. Kados pundi raosmu nalika nampa “sesuatu”?

Inti Penyampaian:
Bacaan Alkitab dina iki saka Kitab Perjanjian Baru, yaiku Injil Yohanes 14:21-31 (khusus kanggo jenjang balita lan pratama, pamong cukup nggunakake ayat 26 wae). Pamong banjur ngajak anak-anak kanggo mbaleni maca ayat 26: “Nanging Sang Juru Panglipur, yaiku Sang Roh Kudus, kang bakal diutus dening Sang Rama atas saka jeneng-Ku, iku kang bakal mulangake samubarang kabeh marang kowe sarta bakal ngelingake kowe sabarang kang wus Dakwulangake marang kowe.”

Anak-anak sing nresnani lan ditresnani Gusti. Ing bagian awal, kakak pamong wis menehi “sesuatu” lan anak-anak uga wis nampa kanthi sukacita. Nah, ayo kita nggatekake menawa Firman ing dina iki uga nyritakake babagan Gusti Yesus sing maringi “sesuatu” marang para murid. Gusti Yesus maringi apa ya?

Iya! Gusti Yesus maringi anugrah Sang Roh Suci marang murid-murid. Nalika Gusti Yesus isih bareng para murid, Gusti Yesus paring janji yen Roh Suci bakal diutus dening Sang Rama minangka Sang panglipur kangge mitulungi para murid. Roh Suci minangka Sang Panglipur sing bakal ngacani, mulang kabeh perkara, lan ngelingake para murid tumrap kabeh piwulange Gusti Yesus. Sang Roh Suci minangka Sang Penyerta bakal dedalem ing diri para murid. Roh Suci minangka Sang Panglipur lan sumbering pitulungan iku wujud nyata kawontenane Gusti Yesus sing makarya adhedhasar kasih.

Penerapan:
Anak-anak jenjang balita sing ditresnani dening Gusti. Apa anak-anak pengin nampa Roh Suci? Tamtu pengin ya!

Elinga marang Firman dina iki, yen Gusti Yesus wus maringi Roh Kudus minangka Sang Panglipur lan Sumbering pitulungan kanggo kowe kabeh! Roh Suci bakal nglipur atimu lan ngancani, nalika kowe susah. Sang Roh Suci bakal mulang kabeh perkara, lan ngelingake kowe babagan ajaran Gusti Yesus. Dadi yen anak-anak jenjang balita lagi sedhih amarga lara, utawa susah atimu, ayo podho eling! Ana Roh Suci sing duwe daya kanggo paring pangluwaran. Yen anak-anak nindakake tumindak sing ora apik kaya contone ngapusi, ngomong kasar, lan tumindak ala liyane, elinga yen Roh Suci ing sajrone atimu sejatine ora seneng! Roh Kudus mesthi mbisikake tuntunan ing atimu supaya kita ora terjerat lan katut ana ing tumindak ala. Dadi, ayo rungokno wisik lan tuntunan Sang Roh Suci. Elinga bilih ing satengahing karibedan, Gusti Yesus sampun maringi lan nyawisi Sang Roh Suci, minangka panglipur lan dadi sumber pitulungan.

Aktivitas: Minangka aktivitas ing pungkasan ibadah anak, pamong iso muter video klip Lagu “Roh Kudus” dibrikan bagiku (conto lagu ana ing youtube) banjur iso ngajak nyanyi bareng sambil ngetutake gerakan sing ana ing videoklip!


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan: Anak-anak ngerti yen Gusti Yesus maringi Roh Kudus minangka panglipur lan penolong.

Alat Peraga: Pamong  nyiapake “sesuatu” contone: kue/biskuit, permen, stiker, roti, coklat kanggo diparingke marang kabeh anak-anak.

Pendahuluan: Minangka pendahuluan, paringna “sesuatu” sing wis dipersiapake pamong marang kabeh anak sing hadir. Sawise kabeh anak nampa “sesuatu,” takonana marang anak kaya ngene:

  1. Sapa sing menehi “sesuatu” marang anak-anak?
  2. Nalika anak-anak nampa “sesuatu,” apa sing kudu ditindakake anak-anak?
    (Pamong bisa nerangake marang anak, yen dheweke duwe pilihan kanggo nampa utawa nolak “sesuatu” lan aja lali ngucapake matur nuwun).
  3. “Sesuatu” sing barusan anak-anak tampa iku kanggo apa ya?
    (Pamong nerangake, yen “sesuatu” sing diparingke iku arupa permen, tegese kanggo dipangan, yen sing diparingke yaiku stiker, tegese kanggo ditempel).
  4. Kados pundi raosmu nalika nampa “sesuatu”?

Inti Penyampaian:
Bacaan Alkitab dina iki saka Kitab Perjanjian Baru, yaiku Injil Yohanes 14:21-31 (khusus kanggo jenjang balita lan pratama, pamong cukup nggunakake ayat 26 wae). Pamong banjur ngajak anak-anak kanggo mbaleni maca ayat 26: “Nanging Sang Juru Panglipur, yaiku Sang Roh Kudus, kang bakal diutus dening Sang Rama atas saka jeneng-Ku, iku kang bakal mulangake samubarang kabeh marang kowe sarta bakal ngelingake kowe sabarang kang wus Dakwulangake marang kowe.”

Anak-anak sing nresnani lan ditresnani Gusti. Ing bagian awal, kakak pamong wis menehi “sesuatu” lan anak-anak uga wis nampa kanthi sukacita. Nah, ayo kita nggatekake menawa Firman ing dina iki uga nyritakake babagan Gusti Yesus sing maringi “sesuatu” marang para murid. Gusti Yesus maringi apa ya?

Iya! Gusti Yesus maringi anugrah Sang Roh Suci marang murid-murid. Nalika Gusti Yesus isih bareng para murid, Gusti Yesus paring janji yen Roh Suci bakal diutus dening Sang Rama minangka Sang panglipur kangge mitulungi para murid. Roh Suci minangka Sang Panglipur sing bakal ngacani, mulang kabeh perkara, lan ngelingake para murid tumrap kabeh piwulange Gusti Yesus. Sang Roh Suci minangka Sang Penyerta bakal dedalem ing diri para murid. Roh Suci minangka Sang Panglipur lan sumbering pitulungan iku wujud nyata kawontenane Gusti Yesus sing makarya adhedhasar kasih.

Penerapan:
Anak-anak jenjang balita sing ditresnani dening Gusti. Apa anak-anak pengin nampa Roh Suci? Tamtu pengin ya!

Elinga marang Firman dina iki, yen Gusti Yesus wus maringi Roh Kudus minangka Sang Panglipur lan Sumbering pitulungan kanggo kowe kabeh! Roh Suci bakal nglipur atimu lan ngancani, nalika kowe susah. Sang Roh Suci bakal mulang kabeh perkara, lan ngelingake kowe babagan ajaran Gusti Yesus. Dadi yen anak-anak jenjang balita lagi sedhih amarga lara, utawa susah atimu, ayo podho eling! Ana Roh Suci sing duwe daya kanggo paring pangluwaran. Yen anak-anak nindakake tumindak sing ora apik kaya contone ngapusi, ngomong kasar, lan tumindak ala liyane, elinga yen Roh Suci ing sajrone atimu sejatine ora seneng! Roh Kudus mesthi mbisikake tuntunan ing atimu supaya kita ora terjerat lan katut ana ing tumindak ala. Dadi, ayo rungokno wisik lan tuntunan Sang Roh Suci. Elinga bilih ing satengahing karibedan, Gusti Yesus sampun maringi lan nyawisi Sang Roh Suci, minangka panglipur lan dadi sumber pitulungan.

Aktivitas: Minangka aktivitas ing pungkasan ibadah anak, pamong iso muter video klip Lagu “Roh Kudus” dibrikan bagiku (conto lagu ana ing youtube) banjur iso ngajak nyanyi bareng sambil ngetutake gerakan sing ana ing videoklip!

Renungan Harian

Renungan Harian Anak