Tahun Gerajawi: Kristus Raja
Tema: Pengajaran dan Pelayanan Yesus sebagai hal yang utama
Bacaan Alkitab: Matius 13 : 44-46
Ayat Hafalan: Matius 6 : 33 – “Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”
Lagu Tema: Jalan Serta Yesus
Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Orang Yahudi yang takut akan pencuri atau perampok seringkali menyembunyikan emas dan perak di ladang. Pada malam hari mereka menggali sebuah lobang di ladang, lalu emas atau perak dimasukkan dalam lobang kemudian lobang itu ditutupi dengan tanah. Andaikata orang yang memiliki emas itu meninggal tiba-tiba maka harta itu bisa terpendam dalam waktu yang sangat lama. Tetapi dapat terjadi juga tiba-tiba orang yang mengerjakan tanah itu menemukan emas yang terpendam tadi. Gaya hidup orang Yahudi ini dijadikan suatu perumpamaan oleh Tuhan Yesus untuk mengajarkan tentang hal kerajaan sorga yang juga sangat berharga sekali.
Dalam perumpamaan tentang harta yang terpendam dan mutiara yang berharga. Yesus menggambarkan bahwa hal kerajaan sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamnya lagi. Kemudian orang itu menjual semua miliknya untuk membeli ladang itu. Selain harta yang terpendam mutiara juga menjadi hal yang berharga sejak zaman Yesus. Tingginya harga mutiara tergantung dari bentuk, ukuran dan warna. Harta yang terpendam dan mutiara yang sangat berharga ini seumpama kerajaan Allah. Kerajaan Allah sangat berharga bagi semua orang sebab di sanalah tempat keberlangsungan manusia melanjutkan hidup selanjutnya setelah mengalami kematian. Secara sederhana ingin digambarkan oleh Yesus bahwa bila seseorang menyadari betapa berharganya persekutuan dengan Tuhan. Maka orang itu rela mengorbankan segala-galanya, termasuk kehendaknya sendiri dalam kehidupan sehari-hari (kesibukannya) dan segala apa yang ada dalam hidupnya. Lalu segera membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan melalui ibadah dan pelayanannya. Bahwa Kerajaan Surga melebih segala sesuatu yang ada di dunia ini, namun kesukacitaan/kegembiraan tidak untuk disombongkan melainkan digunakan untuk menggambarkan betapa berharganya kerajaan surga itu.
Setiap orang Kristen yang menyadari bahwa hal kerajaan Sorga dan Kristus adalah hal yang berharga maka ada suatu rasa sukacita dan gembira. Walaupun merasakan beban namun ia tidak akan merasa berat. Sebab lebih besar kegembiraaanya di dalam persekutuan dengan Tuhan dibandingkan penderitaan yang diaalami. Kerajaan Surga dalam maksud injil harus dilihat sebagai hal yang berharga. Begitu juga dengan maksud dan tujuan dari pengajaran dan pelayanan Yesus harus dilihat sebagai hal yang utama dalam kehidupan orang beriman.
Refleksi Pamong
Sebagai seorang pamong mungkin banyak yang harus kita kerjakan dan banyak yang menjadi fokus hidup kita, antara kehidupan pribadi maupun pelayanan kita. Kita patut beryukur kepada Tuhan, bahwa ditengah kesibukan pribadi kita, tetap ada waktu yang bisa kita persembahkan kepada Tuhan dalam bentuk pelayanan kepada Allah. Membagi waktu tentu tidak mudah, namun saat kita melakukan prioritas dalam pelayanan maka kita seperti petani yang sedang menemukan harta yang terpendam dan menemukan mutiara yang berharga. Memang terkadang melelahkan, membutuhkan kesabaran serta ketekunan saat menjadi pamong. Namun saat kita telah memilih persekutuan dan menjadi bagian dari mitra Tuhan untuk melayani. Segala jeripayah kita tidak sia-sia sebab kita telah menemukan dan mendapatkan kerajaan sorga yang telah disediakan Tuhan lebih berharga dari intan, berlian yang ada di dunia ini. Selamat terus memprioritaskan persekutuan dengan Allah, selamat melayani Kristus melalui anak-anak.
TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA
Tujuan
Anak dapat menceritakan kembali perumpamaan tentang Kerajaan Sorga sebagai harta terpendam dan Mutiara.
Alat Peraga & Aktivitas
- Pamong Mempersiapkan Kardus kosong dan diisi sobekan kertas di dalamnya. Lalu di dalam kertas itu bisa diisi dengan makanan, maupun mainan. Minta anak-anak untuk memasukkan tangan mereka ke dalam karton untuk menemukan sesuatu yang berharga di dalam karton.
- Pamong mempersiapkan gambar tentang perumpamaan harta yang terpendam dan Mutiara yang berharga.

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang terkasih, sukacita rasanya hari ini kita berjumpa, bagaimana kabarnya anak-anak yang terkasih ? wah senang sekali mendengar anak-anak mengatakan saat in dalam kondisi sehat. Mari bersama kita berterima kasih kepada Tuhan, karena telah memberikan kita kesehatan. Bersama kita gerakkan tangan kita yuk, untuk menemukan hadiah yang terpendam dalam kardus ini. apa ya kira-kira isinya, ayo…ayo kita bergantian menemukan apa yang ada di dalamnya.
Inti Penyampaian
(Pamong menunjukkan Gambar)
Wah banyak ya yang telah anak-anak dapat, bagaimana rasanya senang bukan mendapatkan hadiah yang berharga. Tahukah anak-anak ketika tadi kita memasukkan tangan didalam kardus yang dipenuhi dengan kertas-kertas ini. kita seperti seorang petani yang sedang menemukan harta terpendam di dalam ladang. Tetapi bedanya sang petani tidak langsung mengambilnya, dia menaruh kembali ke dalam tanah lalu menjual rumah dan hartanya untuk membeli ladang yang ditemukan harta itu tadi. Hal yang serupa juga terjadi pada seorang pedang yang sedang mencari mutiara yang berharga. Ketika sang pedang menemukan mutiara berharga itu dia menjual semua daganganya untuk membeli mutiara yang berharga itu. Harta yang terpendam dan Mutiara yang berharga ini adalah kerjaan Sorga. Rumah Allah dan rumah kita semua, didalam rumah Allah ada banyak makanan, mainan, dan disana banyak orang tersenyum, sukacita. Apapun yang kita mau tersedia disana. Setelah senang mendapatkan harta yang terpendem dan mutiara yang berharga maka kedua hal itu dijaga baik-baik supaya tidak diambil orang.
Penerapan
Setelah pulang dari ibadah ini, anak-anak cerita pada kakak, ayah-ibu, kakek-nenek ya. lihat-lihat saya mendapat harta yang terpendam dan mutiara yang berharga. Ini seperti mendapat rumah Allah di kerajaan sorga lho, setelah ditunjukkan pada keluarga dan teman. Hartanya disimpan baik-baik ya anak- anak yang terkasih.
TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA
Tujuan
- Anak dapat menceritakan kembali perumpamaan tentang Kerajaan Sorga sebagai harta terpendam dan Mutiara.
- Anak dapat menydari bahwa Kerajaan Sorga lebih berharga dari apa pun di dunia.
Alat Peraga
- Pamong Mempersiapkan Kardus kosong dan diisi sobekan kertas di dalamnya. Lalu di dalam kertas itu bisa diisi dengan makanan, maupun mainan. Minta anak-anak untuk memasukkan tangan mereka ke dalam karton untuk menemukan sesuatu yang berharga di dalam karton. (Seperti gambar di jenjang Balita)
- Pamong mempersiapkan gambar tentang perumpamaan harta yang terpendam dan Mutiara.
Pendahuluan
Hallo… apa kabar anak-anak yang terkasih? sukacita rasanya kita bisa berjumpa, terlebih saat kita berjumpa dalam keadaan sehat tentu menjadi kabar yang lebih menggembirakan lagi. Karena semua dalam keadaan sehat mari bersama kita sukacita untuk mencari harta yang terpendam dan mutiara yang berharga. Kira-kira anak-anak yang terkasih sudah pernah lihat mutiara atau harta yang terpendam belum ya ? kalau belum mari kita cari sama-sama ya anak-anak dalam kardus ini ada harta yang terpendam.
Inti Penyampaian
Bagaimana anak-anak rasanya mencari harta yang terpendam, susah / seru / atau melelahkah ?tentunya seru dan menyenangkan ya apalagi bila sudah susah payah mencari akhirnya kita mendapatkan pasti lebih sukacita lagi. aktivitas kita saat mencari sesuatu dalam kardus ini tadi seperti yang dilakukan pak Tani dan pak pedagang dalam gambar ini anak-anak.
(Pamong menunjukkan gambar Harta yang terpendam dan Mutiara yang Berharga)
Dalam gambar ini pak Tani tanpa sengaja menemukan sebuah harta yang terpendam dari sang pemilik kebun ketika dia mengerjakan ladang sang pemilik. Nah orang-orang Yahudi biasanya menyimpan uang, emas, dsb. Di ladang mereka dan tempatnya didalam lobang galian. Bila kita biasanya menyimpan uang dimana anak-anak ?di dalam celengan atau di bank. Nah setelah pak tani menemukan harta itu, ia segera berlari pulang dan kemudian dia menjual semua rumah dan hartanya untuk membeli ladang itu karena ia tahu di ladang itu ada hartanya. Demikian juga dengan pak pedangang, ia terus berkeliling berdagang sambil mencari mutiara yang berharga,suatu hari ketika ia menemukan apa yang dicari. Semua harta miliknya untuk berdagan dia jugal demi membeli mutiara yang berharga. Mengapa ya mutiara dan harta yang ditimbun di ladang itu berharga ? karena dengan memiliki mutiara dan harta yang terpendam. Pak tani dan pak pedagang menjadi orang yang sangat beruntung bisa memiliki segalanya yang mereka inginkan. Seperti itu juga gambaran bila kita selalu memilih dan mengutamakan Tuhan Yesus dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus sangat berharga dalam kehidupan kita, sebab ia menyediakan kerajaan sorga untuk rumah kita setelah dari dunia ini, Ia memberi kita makanan setiap hari melalui keluarga, Ia memberikan kita mainan melalui ayah-ibu. Tuhan Yesus juga memberikan kita kepandaian serta kemampuan atau talenta. Nah semua yang kita dapat asalnya dari Tuhan Yesus. oleh karena itu tidak ada yang lebih berharga daripada memilih dan menjadi anak-anak Allah. sekarang kita semua telah mejadi anak-anak Allah jadi kita harus terus menerus hidup ikut Tuhan Yesus sampai selama-lamanya.
Penerapan
Sekarang kita tahu bahwa tidak ada yang lebih berharga dari berkat yang sudah Tuhan sediakan, kerjaan sorga dan hidup penuh selamat sudah disediakan Tuhan, mari setelah pulang dari ibadah kita ceritakan bila ikut Yesus itu berharga. Walaupun banyak yang indah dan berharga di dunia ini. Tetapi tidak ada yang lebih berharga daripada mengikut Tuhan Yesus, nanti ceritakan pada semua keluarga dan teman ya, supaya ingat terus ceritanya, bila bercerita kita lakukan berulang-ulang ya termasuk minggu depan diulangi lagi ya ceritanya anak-anak yang terkasih.
Aktivitas
Pilihlah hal yang menurutmu paling berharga ketika menjadi anak-anak Allah, sambil kita mengingat bahwa Kerajaan Sorga atau mengikut Yesus sangat berharga sekali.
(-) coretlah bentuk sikap atau pun kegiatan yang menurutmu tidak berharga.

TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA
Tujuan
- Anak dapat menceritakan kembali perumpamaan tentang Kerajaan Sorga sebagai harta terpendam dan Mutiara.
- Anak dapat menyadari bahwa Kerajaan Sorga lebih berharga dari apa pun di dunia.
Alat Peraga
- Pamong Mempersiapkan Kardus kosong dan diisi sobekan kertas di dalamnya. Lalu di dalam kertas itu bisa diisi dengan makanan, maupun mainan. Minta anak-anak untuk memasukkan tangan mereka ke dalam karton untuk menemukan sesuatu yang berharga di dalam karton. (seperti gambar di jenjang Balita)
- Pamong mempersiapkan gambar tentang perumpamaan harta yang terpendam dan Mutiara.
Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang terkasih, apa kabar? Sukacita rasanya kita bertemu dalam keadaan sehat. Kesehatan yang kita terima dari Tuhan hari ini menjadi salah satu hal yang berharga dalam hidup kita. Berkaitan dengan hal yang berharga sebelum memahami firman Tuhan, kakak mau mengajak adik-adik untuk mencari hal yang berharga di dalam kardus yang berisi tumpukan kertas ini. kita lihat apa ya harta yang berharga di dalamnya.
Inti Penyampaian
Coba anak-anak angkat tangan siapa yang merasa senang dan sukacita saat menemukan sesuatu dalam kardus tadi? Wah semua sukacita ya. Senang kan rasanya bila kita menemukan sesuatu yang berharga. Nah seperti rasa senang yang kita rasakan. Ada pak tani dan pak pedagang yang juga merasa senang karena menemukan harta dan mutiara yang berharga.
(Pamong menunjukkan gambar harta yang terpendam dan Mutiara yang Berharga)
Bacaan Alkitab kita hari ini menceritakan tentang, seorang petani yang sedang menggerjakan ladang dan ia menemukan harta yang terpendam diladang. Ketika menemuka itu sang petani sukacita sekali lalu dijualah seluruh miliknya dan membeli ladang itu. Demikian juga ada seorang pedagang yang sedang mencari mutiara yang indah. Ketika sang pedagang sudah menemukan mutiara itu, ia menjual semua miliknya untuk membeli mutiara indah itu. Perasaan sukacita petani dan pedang ini juga menjadi sukacita kita saat ini karena kita sedang mendapatkan kerasaan sorga melalui firman yang kita dengar. Hal kerajaan sorga adalah bagian yang berharga dalam hidup. Sebab, dengan mendapatkan kerajaan sorga berarti kita mendapatkan Yesus sebagai Tuhan, Bapa dan juruselamat kita. Ia yang memiliki hidup kita dan menyediakan segala yang kita butuhkan, bahkan saat kita sakit Tuhan menyembuhkan, saat kita dalam masalah Tuhan memberikan jalan keluar, Tuhan juga memberikan kita kepandaian dan kemampuan melalui talenta yan kita miliki. Luarbiasa bukan, oleh karena itu kerajaan sorga yang telah kita terima harus kita jaga dan menjadi prioritas dalam hidup kita seperti seorang petani dan pedagang yang memprioritaskan harta dan mutiara yang didapat daripada harta yang ada pada mereka.
Penerapan
Kita telah mendengar tentang hal kerajaan sorga yang membuat kita sukacita, karena mengikut Yesus lebih berarti dari segala yang kita punyai di dunia ini, apa yang kita minta dan kita butuhkan telah disediakan Tuhan. tidak ada yang mampu mengasihi dan mengasihi kita selain Tuhan Yesus, untuk itu tugas kita selanjutnya. Ceritakan perumpaan tentang harta yang terpendam dan mutiara yang berharga kepada teman, sahabat, keluarga dan orang lain. Bahwa apa yang kita miliki di dunia ini tidak ada yang lebih berharga daripada mengikut Yesus dan mengejar kerajaan Sorga.
Aktivitas
Pilihlah hal yang menurutmu paling berharga ketika menjadi anak-anak Allah, sambil kita mengingat bahwa kerajaan sorga atau mengikut Yesus sangat berharga sekali.
(-) coretlah bentuk sikap atau pun kegiatan yang menurutmu tidak berharga.
