Tahun Gerajawi : Bulan Ekumene
Tema : Ekumene: Antar Agama
Bacaan Alkitab : I Raja-Raja 5:1-18
Ayat Hafalan : “Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya, “Sesungguhnya aku telah mengerti bahwa Allah tidak membedakan orang” (Kisah Para Rasul 10:34)
Lagu Tema :
- Kidung Ria 126 “KASIHNYA SEPERTI SUNGAI”
- Kidung Ria 25 “YESUS CINTA SGALA BANGSA”
Penjelasan Teks
Bangsa Israel memiliki hubungan yang baik dengan beberapa bangsa/ kerajaan, salah satunya dengan Kerajaan Tirus. Persahabatan dengan Raja Tirus itu sudah dimulai sejak zaman Daud (2 Samuel 5: 11). Jika melihat jarak Yerusalem ke Tirus itu sangatlah jauh, sekitar 504 km. Namun persahabatan itu tetap terjalin baik saat Daud sudah tiada dan pemerintahannya digantikan oleh putranya, Salomo.
Persahabatan itu diwujudkan dengan saling membantu. Raja salomo hendak membangun Bait Suci (tempat beribadah) yang belum sempat terealisasi di zaman bapanya. Raja Salomo meminta bantuan kepada Kerajaan Tirus. Memang Kerajaan Tirus memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah terutama kayu-kayu berkualitas tinggi, seperti kayu pohon aras, kayu pohon sanobar, kayu tarbantin yang kokoh kuat untuk bangunan, terutama bagi tempat yang istimewa seperti Bait Allah. Sebaliknya setelah bantuan diterima dari Raja Hiram, Salomo mengirim bahan pangan (ayat 11).
Pada sisi yang lain, bangsa Tirus adalah bangsa yang sering disebut-sebut baik dalam perjanjian lama maupun perjanjian baru. Ada nubuatan tentang Tirus melalui para Nabi (Yesaya23: 1-18; Yeremia 25: 22; Yehezkiel 26: 1-28). Tirus, Sidon, Sarfat adalah daerah-daerah yang menjunjung Baal sebagai sesembahannya (Izebel istri Ahab yang membawa penyembahan Baal masuk ke Israel). Artinya bahwa ada perbedaan kepercayaan antara Bangsa Israel dengan orang-orang di Tirus. Meski demikian Hiram, raja Tirus menghormati kepercayaan Salomo yang menyembah Allah (ayat 7).
Tuntunan Ibadah Anak Balita
Tujuan : Anak dapat menceritakan kembali kisah pemberian raja Hiram kepada Raja Salomo untuk membangun bait Suci.
Alat Peraga :
Perlengkapan untuk bercerita :
- Dua Mahkota Raja (sesuai daya kreatifitas para pamong).
- Beberapa batang kayu
- Tepung, minyak, gula dalam keranjang
- Beberapa batu yang ditempatkan di ember
- Permen/ biskuit
- Gambar Bait Allah
Pendahuluan
Selamat Pagi anak-anak,
Hari ini kita akan belajar tentang dua raja yang bersahabat baik. Namanya adalah Salomo dan Hiram. Siapa? SALOMO dan HIRAM. Jarak rumah mereka sangat jauh. Namun bukan penghalang bagi mereka untuk saling membantu. Sebelum kakak bercerita, bolehkah kakak meminta dua anak/pamong untuk maju menjadi raja? (satu sebagai Raja Salomo dan satu Hiram dengan ditandai memakai mahkota).
Inti Penyampaian
(Menceritakan kembali dengan diperagakan memakai property yang disediakan. Salah satu pamong menjadi narator, sedangkan pemeran hanya tinggal memperagakan saja).
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Suatu hari Raja Salomo hendak membangun Bait Allah. Ada yang tahu Bait Allah itu apa? Ya… Bait Allah adalah tempat beribadah kepada Tuhan. Sayangnya bahan bangunannya tidak cukup.
Salomo : (keluar dengan membawa batu-batu)
Narator : “Hanya ini yang ia miliki batu-batu bangunan. Lalu ia teringat akan sahabatnya, yaitu Raja Tirus yang bernama HIRAM. Siapa anak-anak? H-I-R-A-M. Lalu ia bertemu dengan Raja Hiram dan meminta bantuan.”
Hiram : (Hiram keluar)
Hiram Salomo : (Bersalaman dan berpelukan dengan Salomo tanda persahabatan).
Narator : “Hiram pun memberi bantuan seperti yang menjadi kebutuhan Salomo. Ia memberikan kayu-kayu terbaik bagi pembangunan Bait Allah.”
Hiram Salomo : (Memberikan batang-batang kayu kepada salomo)
Salomo : “Terima kasih kawan”.
Narator : “Salomo sangat bersuka cita, sehingga ia pun memberikan tanda cinta kasihnya kepada Hiram dengan memberi bahan makanan bagi seisi istananya.”
Salomo Hiram : (Salomo memberikan bahan makanan kepada Hiram)
Hiram : “Terima kasih juga kawan”.
Akhirnya Salomo dan Hiram berpisah. Meskipun demikian mereka terus bersahabat dan saling membantu satu dengan yang lain
Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Kisah Salomo dan Hiram adalah kisah yang harus kita contoh. Mereka saling membantu satu sama lain. Jika ada yang membutuhan bantuan, kita harus siap sedia memberikan bantuan. Ingat Firman Tuhan minggu lalu, kita tidak boleh pilih-pilih dalam memberi bantuan. Siapapun yang membutuhkan bantuan kita, harus kita bantu ya!
Aktivitas
Bernyanyi Kidung Ria 126 “KASIHNYA SEPERTI SUNGAI”
Dinyanyikan dengan cara anak-anak duduk melingkar. Ada satu permen/ biskuit yang dipindah dari tangan ke tangan sambil bernyanyi. Jika pamong mengatakan stop, dimana permen/ biskuit itu berada, dia yang mendapatkan, sambil mengucapkan, “terima kasih kawan-kawan”. Sedangkan yang lain menjawab, “sama-sama”. Demikian diulang beberapa kali. Setelah selesai permen atau biskuit dibagi ke semua anak.
Tuntunan Ibadah Anak Pratama
Tujuan :
Anak dapat menceritakan kembali kisah persahabatan raja Hiram kepada Raja Salomo untuk membangun bait Suci meskipun raja Hiram berbeda agama dengan Raja Salomo.
Alat Peraga : Gambar teman-teman pemeluk enam agama di Indonesia.
Pendahuluan
Selamat Pagi anak-anak,
Kita selalu membutuhkan orang lain di dalam kehidupan kita, misalnya makan dan minum. Siapa yang menanam padi? Siapa yang menjaring ikan, siapa yang memerah susu sapi? Mereka adalah petani dan peternak. Ketika kita berpakaian bagus, siapa yang menanam kapas, siapa yang memintal, siapa yang menjahit? Mereka adalah orang-orang yang membantu kita. Baik yang tinggal di desa maupun di kota. Baik orang Jawa, orang Batak, orang Madura. Ada yang beragama Islam, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu, yang tidak kita sadari membantu kita hidup dengan baik.
Inti Penyampaian
Hari ini kita akan belajar tentang dua raja yang bersahabat baik. Namanya adalah Salomo dan Hiram. Mereka tinggal di tempat yang jauh, jauh sekali. Namun persahabatan itu sesungguhnya sudah di mulai sejak ayah Salomo. Siapa yang masih ingat siapa nama ayah Salomo? Iya DAUD. Persahabatan terjalin sudah sangat lama meski mereka berbeda keyakinan. Salomo menyembah Allah, sedangkan Hiram tidak. Perbedaan itu tidak menjadi penghalang mereka bersahabat dan saling membantu.
Hal ini terlihat saat Salomo hendak membangun tempat ibadah yaitu Bait Allah di Yerusalem. Bayangkan, tempat ibadah, bukan hanya sekedar rumah atau benteng pertahanan lho… Meski berbeda keyakinan, Hiram bersemangat untuk membantu. Ketika ia mendengar Salomo hendak membangun tempat ibadah, ia mengutus pegawai-pegawainya untuk bertanya apa saja yang dibutuhkan. Salomo menyambut dengan gembira. Ia menyampaikan apa saja yang menjadi kebutuhan keperluan pembangunan Bait Allah. Salomo membutuhkan banyak kayu-kayu yang baik supaya Bait Allah terbangun dengan kokoh.
Kerajaan Tirus yang dipimpin raja Hiram memang merupakan kerajaan penghasil kayu yang berkualitas tinggi. Ada kayu apa saja? Coba sebutkan (ayat 6,8)! Ya…kayu aras dan kayu sanobar Dengan bantuan Hiram pembangunan menjadi lancar. Salomo tidak hanya menjadi orang dengan tangan menengadah namun juga membalas kebaikan dengan mengirim bahan makanan untuk seisi istana Raja Hiram.
Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Kisah Salomo dan Hiram adalah kisah yang harus kita contoh. Mereka saling membantu meski mereka berbeda. Bangsa mereka berbeda, agama mereka berbeda, namun mereka saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
Kita pun hidup berdampingan dengan umat beragama lain. Seperti dalam gambaran di atas bahwa kita tidak bisa hidup sendiri. Setiap orang diberi talenta dan karunia yang berbeda-beda untuk saling melengkapi dan saling tolong-menolong, sehingga semua manusia hidup damai dan sejahtera.
Aktivitas
- Anak-anak mengingat siapa saja temannya yang beragama lain (di sekolah, di lingkungan).
- Mendapat gambar teman-teman yang beragama lain dengan pakaian keagamaan mereka masing-masing. (pamong bisa mengcopy banyak)
- Menuliskan namanya di bawah gambar dalam kalimat :
“………………. ”
“Adalah teman baikku.”
Lagu Tema : Kidung Ria 25 “YESUS CINTA SGALA BANGSA”
Tuntunan Ibadah Anak Madya
Tujuan :
- Anak dapat menceritakan kembali kisah persahabatan raja Hiram dengan Raja Salomo untuk membangun bait Suci meskipun raja Hiram berbeda agama dengan Raja Salomo.
- Anak dapat menjelaskan latar belakang agama raja Salomo dan raja Hiram.
- Anak dapat menyampaikan cerita persahabatannya dengan teman yang beda agama.
Alat Peraga : Alat tulis (kertas dan bolpen).
Pendahuluan
Selamat Pagi anak-anak,
Ayo siapa yang punya sahabat. Apa saja ya kriteria untuk menjadi sahabatmu? Tunjuk anak-anak! (baik hati, hobi sama, jujur dll). Lalu bagaimana dengan agama yang berbeda? Apakah kalian punya sahabat yang berbeda agama?
Inti Penyampaian
Hari ini kita akan belajar tentang dua raja yang bersahabat baik. Namanya adalah Salomo dan Hiram. Mereka tinggal di tempat yang jauh, sangat jauh ya + 504 km. Kira-kira jarak darimana kemana ya? Mungkin dari ujung Jawa Timur ke ujung Jawa Tengah. Namun persahabatan itu sesungguhnya sudah di mulai sejak ayah Salomo. Siapa yang masih ingat siapa nama ayah Salomo? Iya DAUD. Meski mereka berbeda keyakinan Salomo tetap bersahabat baik dengan Hiram. Salomo menyembah Allah, sedangkan Hiram tidak. Ia menyembah Baal. Perbedaan itu tidak menjadi penghalang mereka bersahabat.
Hal ini terlihat saat Salomo hendak membangun tempat ibadah yaitu Bait Allah di Yerusalem. Bayangkan, tempat ibadah, bukan hanya sekedar rumah atau benteng pertahanan. Meski berbeda keyakinan, Hiram bersemangat untuk membantu. Ketika ia mendengar Salomo hendak membangun tempat ibadah, ia mengutus pegawai-pegawainya untuk bertanya apa saja yang dibutuhkan. Salomo menyambut dengan gembira. Ia mengirim daftar kebutuhan. Ayo coba kebutuhan apa yang disampaikan kepada Hiram? Ya…. Kayu…. Mengapa? Karena Tirus tempat Hiram adalah penghasil kayu yang berkualitas tinggi. Ada kayu apa saja? Coba sebutkan (ayat 6,8)! Ya… kayu aras dan kayu sanobar. Kalau dibandingkan dengan di Indonesia mungkin seperti kayu jati yang berusia tua lebih dari dua puluh lima tahun, yang berkualitas tinggi.
Dengan bantuan Hiram pembangunan menjadi lancar. Namun Salomo tidak hanya menjadi orang dengan tangan menengadah namun juga membalas kebaikan dengan mengirim bahan makanan bagi seisi kerajaan Tirus.
Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Kisah Salomo dan Hiram adalah kisah yang harus kita contoh. Mereka saling membantu meski mereka berbeda. Mereka saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Kita pun hidup berdampingan dengan umat beragama lain. Coba sebutkan agama apa saja yang ada di Indonesia? Kalau kita mau menolong orang, kita tidak perlu pernah bertanya, “apa agamamu” bukan? Perbedaan agama bukan penghalang kita berbuat baik, saling mengasihi dan mendukung satu dengan yang lain. Sebab setiap orang diberi talenta dan karunia yang berbeda-beda untuk saling melengkapi dan saling tolong-menolong, sehingga semua manusia hidup damai dan sejahtera.
Aktivitas
- Anak-anak menulis teman-teman mereka yang berbeda agama.
- Menulis dan bercerita satu pengalaman tentang persahabatan lintas agama baik di sekolah maupun di lingkungan rumahnya.
- Anak diminta untuk menceritakan pengalamannya.
Lagu Tema : Kidung Ria 25 “YESUS CINTA SGALA BANGSA”