Tahun Gerejawi: Bulan Keluarga
Tema: Karakter kristiani dalam keluarga
Bacaan Alkitab: Matius 2 : 13 – 23
Ayat Hafalan: Amsal 23:22 – Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua
Lagu Tema: Kidung Ria no. 38 “Kucinta keluarga Tuhan”
Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Allah memakai Maria dan Yusuf sebagai alat untuk penggenapan rencanaNya atas dunia ini melalui kelahiran Yesus di dalam keluarga mereka. Tugas mereka tidaklah mudah, apalagi kemudian diketahui bahwa nyawa Yesus yang masih kanak-kanak itu terancam. Raja Herodes yang mengetahui kelahiran seorang Raja Yahudi melalui orang Majus, berhasrat mencari untuk membunuh Sang Bayi. Yusuf yang mengetahui hal itu dari malaikat kemudian segera menyingkir ke Mesir, sesuai yang dikatakan malaikat. Meski harus menempuh perjalanan bersama istri dan bayinya, Yusuf memilih untuk taat. Jika Yusuf ingin protes, sebenarnya ia mempunyai alasan yang kuat. Bukankah anak yang dilahirkan Maria itu disebut Juru Selamat? Lalu mengapa Juru Selamat itu tidak bisa menyelamatkan mereka? Bahkan Juru Selamat pun harus diselamatkan dengan cara melarikan diri. Namun, kepatuhan Yusuf terhadap perkataan malaikat menggenapkan pemeliharaan Allah atas keluarga Yusuf.
Akan tetapi tinggal dan membesarkan anak di Mesir bukanlah rancangan Allah bagi Yusuf dan Maria. Maka melalui malaikat dalam mimpi, Allah memerintahkan Yusuf untuk kembali ke Israel sebab saat itu Herodes sudah mati. Lalu lagi-lagi melalui mimpi, Yusuf dipimpin Tuhan untuk tinggal di Nazaret, di daerah Galilea.
Refleksi untuk pamong:
Demi menyelamatkan anaknya, Yusuf rela berkali-kali melakukan perjalanan yang melelahkan. Semua itu dilakukan dengan dasar kepatuhan dan kesetiaan pada pimpinan Tuhan. Maka Yusuf dan keluarga kecilnya tetap berada dalam pemeliharaan Tuhan.
Kisah Yusuf mengajarkan pada kita untuk taat langkah demi langkah sesuai tuntunan Tuhan. Kadang-kadang kita memilih jalan sesuai dengan pemikiran kita sendiri dan mendikte Tuhan untuk menolong kita dengan cara seperti yang kita kehendaki. Kepatuhan Yusuf patut kita teladani. Pimpinan Tuhan yang kita patuhi satu per satu membentuk kita untuk setia kepada Dia. Maka kita akan bertumbuh dalam ketaatan dan merasakan kebaikanNya yang menyertai kita.
TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA
Tujuan: anak dapat menceritakan kembali penyelamatan bayi Yesus dari kemarahan Raja Herodes.
Alat Peraga:
- Gambar Yusuf bermimpi berjumpa dengan malaikat
- Gambar Yusuf, Maria dan Yesus mengungsi dari Betlehem ke Mesir
- Gambar Yusuf, Maria dan kanak-kanak Yesus dari Mesir ke Nazaret.
Catatan untuk pamong : sajikan gambar dengan kreatif supaya menarik.
Pendahuluan
Siapa nama ayah Yesus? Siapa nama ibu Yesus? Peringatan hari kelahiran Yesus disebut hari apa? (pertanyaan-pertanyaan bisa dikembangkan seputar kelahiran Yesus)
Inti Penyampaian
Pada malam hari setelah orang-orang majus pulang, pak Yusuf bermimpi melihat malaikat (tunjukkan gambar 1). Malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Pak Yusuf adalah orang yang patuh pada Tuhan. Maka pak Yusuf segera bangun dan mengajak ibu Maria dan Yesus untuk pergi ke Mesir (tunjukkan gambar 2 )
Sedangkan raja Herodes marah dan memerintahkan untuk mencari Yesus. Mengapa Herodes marah? Karena Herodes mendengar bahwa telah lahir seseorang yang akan menjadi raja. Herodes berpikir bahwa raja yang baru pasti akan menggantikan dirinya menjadi raja. Maka Herodes ingin menyingkirkan raja baru itu. Tetapi karena Yesus sudah diajak mengungsi oleh ayah dan ibuNya, maka Yesus bisa selamat dari kemarahan Herodes.
Setelah Herodes mati, pak Yusuf bemimpi lagi bertemu malaikat (tunjukkan gambar 1) Kali ini malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibuNya dan berangkatlah ke tanah Israel karena mereka yang hendak membunuh Anak itu sudah mati.” Pak Yusuf membawa ibu Maria dan Yesus ke Israel. (tunjukkan gambar 3) Sayangnya, anak Herodes yang menjadi raja menggantikan ayahnya juga bukan raja yang baik. Maka Tuhan memberi petunjuk lagi pada pak Yusuf untuk pergi ke daerah Galilea dan mereka menetap di Nazaret.
Penerapan
Pak Yusuf mengasihi Yesus dan ibu Maria. Oleh Karena itu pak Yusuf selalu mematuhi perintah Tuhan untuk menyelamatkan Yesus. Akhirnya Yesus bisa selamat dari kemarahan Herodes karena Yusuf patuh petunjuk Tuhan yang disampaikan melalui malaikat.
Aktivitas
Anak-anak diajak mengerjakan maze perjalanan Yusuf, Maria dan Yesus dari Betlehem ke Mesir kemudian ke Nazaret.
Maze yang siap dicetak ada di CD.
TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA
Tujuan:
- Anak dapat menceritakan kembali penyelamatan bayi Yesus dari kemarahan Raja Herodes.
- Anak dapat menyebutkan contoh-contoh cara orang tua melindungi anak-anak mereka.
Alat Peraga: Alat Peraga sama dengan Balita
Pendahuluan
Ajukan beberapa pertanyaan seputar kelahiran Yesus pada anak-anak (Bisa disajikan dengan game, TTS atau aktivitas yang lain sesuai kreativitas pamong)
Inti Penyampaian
Pada malam hari setelah orang-orang majus pulang, pak Yusuf bermimpi melihat malaikat (tunjukkan gambar 1). Malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Pak Yusuf adalah orang yang patuh pada Tuhan. Maka pak Yusuf segera bangun dan mengajak ibu Maria dan Yesus untuk pergi ke Mesir (tunjukkan gambar 2 )
Sedangkan raja Herodes marah dan memerintahkan untuk mencari Yesus. Mengapa Herodes marah? Karena Herodes mendengar bahwa telah lahir seseorang yang akan menjadi raja. Herodes berpikir bahwa raja yang baru pasti akan menggantikan dirinya menjadi raja. Maka Herodes ingin menyingkirkan raja baru itu. Tetapi karena Yesus sudah diajak mengungsi oleh ayah dan ibuNya, maka Yesus bisa selamat dari kemarahan Herodes.
Setelah Herodes mati, pak Yusuf bemimpi lagi bertemu malaikat (tunjukkan gambar 1) Kali ini malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibuNya dan berangkatlah ke tanah Israel karena mereka yang hendak membunuh Anak itu sudah mati.” Pak Yusuf membawa ibu Maria dan Yesus ke Israel. (tunjukkan gambar 3) Sayangnya, anak Herodes yang menjadi raja menggantikan ayahnya juga bukan raja yang baik. Maka Tuhan memberi petunjuk lagi pada pak Yusuf untuk pergi ke daerah Galilea dan mereka menetap di Nazaret.
Penerapan
Yusuf dan Maria adalah orang tua yang baik, yang selalu berusaha melindungi anaknya. Seperti juga Yusuf dan Maria, orang tua kita juga pasti akan selalu melindungi kita.. (Bimbing anak-anak untuk mengungkapkan pengalaman mereka dilindungi orang tua)
Aktivitas
Tempelkanlah foto mereka dengan keluarga (bisa ayah, ibu dan saudara kandung, atau dengan siapa mereka tinggal. Bisa dengan kakek, nenek, pakde,bude, paman, bibi, atau teman-teman dan pengasuh di panti asuhan, dsb) di tengah kertas manila. Kemudian bagikan kertas post it/kertas berwarna pada masing-masing anak-anak. Tiap anak menuliskan cara orang tua mereka menjaga mereka (tiap anak boleh menulis lebih dari satu). Kemudian kertas-kertas tersebut ditempel di sekitar gambar orang tua dan anak yang ada di tengah kertas manila.
TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA
Tujuan:
- Anak dapat menceritakan kembali penyelamatan bayi Yesus dari kemarahan Raja Herodes.
- Anak dapat menyebutkan contoh-contoh cara orang tua melindungi anak-anak mereka.
Alat Peraga: Alat Peraga sama dengan Balita
Pendahuluan: Ajukan beberapa pertanyaan seputar kelahiran Yesus pada anak-anak (Bisa disajikan dengan game, TTS atau aktivitas yang lain sesuai kreativitas pamong)
Inti Penyampaian
Pada malam hari setelah orang-orang majus pulang, pak Yusuf bermimpi melihat malaikat (tunjukkan gambar 1). Malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Pak Yusuf adalah orang yang patuh pada Tuhan. Maka pak Yusuf segera bangun dan mengajak ibu Maria dan Yesus untuk pergi ke Mesir (tunjukkan gambar 2 )
Sedangkan raja Herodes marah dan memerintahkan untuk mencari Yesus. Mengapa Herodes marah? Karena Herodes mendengar bahwa telah lahir seseorang yang akan menjadi raja. Herodes berpikir bahwa raja yang baru pasti akan menggantikan dirinya menjadi raja. Maka Herodes ingin menyingkirkan raja baru itu. Tetapi karena Yesus sudah diajak mengungsi oleh ayah dan ibuNya, maka Yesus bisa selamat dari kemarahan Herodes.
Setelah Herodes mati, pak Yusuf bemimpi lagi bertemu malaikat (tunjukkan gambar 1) Kali ini malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibuNya dan berangkatlah ke tanah Israel karena mereka yang hendak membunuh Anak itu sudah mati.” Pak Yusuf membawa ibu Maria dan Yesus ke Israel. (tunjukkan gambar 3) Sayangnya, anak Herodes yang menjadi raja menggantikan ayahnya juga bukan raja yang baik. Maka Tuhan memberi petunjuk lagi pada pak Yusuf untuk pergi ke daerah Galilea dan mereka menetap di Nazaret.
Penerapan
Yusuf dan Maria adalah orang tua yang baik, yang selalu berusaha melindungi anaknya. Seperti juga Yusuf dan Maria, orang tua kita juga pasti akan selalu melindungi kita.. (Bimbing anak-anak untuk mengungkapkan pengalaman mereka dilindungi orang tua)
Aktivitas
Tempelkanlah foto mereka dengan keluarga (bisa ayah, ibu dan saudara kandung, atau dengan siapa mereka tinggal. Bisa dengan kakek, nenek, pakde,bude, paman, bibi, atau teman-teman dan pengasuh di panti asuhan, dsb) di tengah kertas manila. Kemudian bagikan kertas post it/kertas berwarna pada masing-masing anak-anak. Tiap anak menuliskan cara orang tua mereka menjaga mereka (tiap anak boleh menulis lebih dari satu). Kemudian kertas-kertas tersebut ditempel di sekitar gambar orang tua dan anak yang ada di tengah kertas manila.
Contoh : Dapat dilihat pada Aktivitas Pratama.
Catatan Kegiatan Untuk Minggu Depan:
Minggu depan anak-anak membawa foto mereka dengan keluarga (bisa ayah, ibu dan saudara kandung, atau dengan siapa mereka tinggal. Bisa dengan kakek, nenek, pakde,bude, paman, bibi, atau teman-teman dan pengasuh di panti asuhan, dsb)

