Judul: Bekerjasama Agar Lebih Berguna
Tahun Liturgi: Bulan Ekumene
Tema: Kita Semua Penting Dalam Karya Tuhan
Bacaan Alkitab: 1 Korintus 12:12-31
Ayat Hafalan: “Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya”. (1 Korintus 12:27)
Lagu Tema: Kidung Siwi 95 “Satu Tubuh”
Penjelasan Teks (hanya untuk pamong)
Korintus adalah ibukota Provinsi Akhaya dan pada saat itu menjadi salah satu kota terkemuka di Yunani. Kota ini menjadi pusat perdagangan dari barat dan timur karena memiliki 2 pelabuhan dagang yaitu Kengkrea (di sebelah timur) dan Lekheum (di sebelah barat). Sebagai kota perdagangan, maka banyak orang yang datang dan tinggal di Korintus baik orang Yahudi, orang Romawi maupun orang Yunani. Paulus datang di kota Korintus pada tahun 51 M dan berada di sana selama 18 bulan. Dikarenakan di Korintus ada berbagai orang dari berbagai macam suku bangsa dan budaya sehingga rawan menyebabkan konflik dan perselisihan. Hal inilah yang menjadi tema utama penulisan surat 1 Korintus yaitu nasihat-nasihat Paulus kepada jemaat Korintus untuk menghadapi konflik dan perselisihan yang ada di jemaat serta telah merusak iman jemaat.
Keberadaan jemaat di Korintus dikenal karena perpecahan mereka antara berbagai golongan dan karena perilaku moral mereka yang menyimpang, sehingga masing-masing membanggakan keunggulannya dan berbuat semaunya tanpa ada aturan. Paulus menyebut orang Korintus “tidak kekurangan dalam suatu karunia pun”. Atas keadaan inilah, jemaat di Korintus menjadi sangat bergembira, namun sikap ini juga yang membuat jemaat di Korintus menjadi congkak, puas diri, sehingga keadaan jemaat menjadi kacau. Akibat kekacauan ini, jemaat Korintus mengalami ekstase (kegembiraan yang meluap) serta mengunggulkan karunia yang dimiliki lebih berharga dibanding yang lainnya. Oleh karena itu Paulus meminjam gambaran tubuh dari filsafat Stoa yang popular di Korintus pada jaman itu. Stoa menggambarkan negara sebagai sebuah persemakmuran, tubuh dengan banyak anggota. Tubuh menggambarkan keanekaragaman dari banyak anggota. Masing-masing anggota itu tidak dapat bekerja sendiri-sendiri, semua anggota itu perlu bekerjasama untuk dapat berfungsi dengan baik.
Perbedaan yang ada menyumbang untuk persatuan mereka. Yang satu tidak dapat menjadi yang lain, demikian pula yang satu tidak dapat menggantikan peran yang lain. Jika satu anggota menderita, semua anggota yang lain menderita. Jika sebuah anggota mendapat kehormatan, maka anggota yang lain juga mendapat bagian dalam kehormatan itu.
Seperti gambaran tubuh yang terdiri dari banyak anggota inilah hendaknya yang terjadi di tengah jemaat Korintus. Karunia yang dimiliki oleh masing-masing orang bukan untuk meniadakan karunia dari sesamanya, tetapi untuk saling melengkapi. Dalam kesatuan tubuh Kristus, setiap anggota dengan segala karunianya menjadi hal yang penting untuk saling mendukung dan membangun bukan untuk membedakan atau menyombongkan diri.
Refleksi untuk pamong:
Satu tubuh tetapi banyak anggota dan masing-masing anggota tubuh itu memiliki keistimewaan dan fungsi masing-masing. Tidak bisa saling menggantikan atau saling meniadakan, tetapi bekerjasama untuk dapat berfungsi dengan baik. Demikian juga pamong diajak untuk melihat bahwa masing-masing anak istimewa, tidak bisa dibandingkan diantara mereka. Mereka memiliki keistimewaan dan karunia masing-masing yang perlu didampingi untuk perkembangannya. Sehingga pamong bisa terus mendampingi anak-anak dengan segala keistimewaannya sehingga mereka dapat mensyukuri serta mengembangkan setiap keistimewaan dan karunia yang mereka miliki dengan baik. Sehingga dapat tercipta satu persekutuan yang indah, dimana di dalamnya saling melengkapi dan mengisi.
TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA
Tujuan:
- Anak dapat memahami bahwa semua bagian tubuh diperlukan, seperti semua orang memiliki peran penting.
- Anak dapat menunjukkan sikap menghargai teman-temannya, misalnya dengan berbagi atau bermain bersama.
Alat Peraga:
Pamong menyiapkan lagu “Kepala Pundak Lutut Kaki”
Pendahuluan
Halo selamat pagi adik-adik, (pamong sambil melambaikan tangannya).
Wah, adik-adik sangat bersukaria ya hari ini karena menjawab salamnya dengan semangat. Jika saya mengatakan selamat pagi sambil melambaikan tangan, adik-adik juga membalas menjawab selamat pagi dengan melambaikan tangan juga ya. Ok.. siap!! Halo…. selamat pagi adik-adik!! (pamong sambil melambaikan tangan dan tunggu jawaban dari anak-anak. Salam itu bisa diulang beberapa kali). Wah, ternyata adik-adik semangat sekali ya, pastinya semangat karena semuanya anak-anak yang hebat. Untuk menambah semangat mari kita menyanyi terlebih dahulu ya. Lagunya “Kepala Pundak Lutut Kaki”. Tentu semua sudah bisa kan?? Mari kita nyanyikan bersama-sama.
Kepala Pundak Lutut Kaki
Kepala, pundak, lutut, kaki, lutut, kaki
Kepala, pundak, lutut, kaki, lutut, kaki
Daun telinga, mata hidung dan pipi
Kepala, pundak, lutut, kaki, lutut, kaki
Inti penyampaian
Adik-adik hebat sekali menyanyinya. Yang kita nyanyikan tadi namanya bagian tubuh. Apakah adik-adik tahu apa ya gunanya bagian tubuh kita? Mari sekali lagi kita bermain-main untuk mengetahui kegunaan dari bagian tubuh kita. Mari berdiri semua. Cara bermainnya adalah saya akan menyebutkan salah satu kegunaan bagian tubuh, kalian akan memegang bagian tubuh mana ya yang kira-kira memiliki kegunaan seperti itu. Contohnya, kalau saya menyebutkan : apa yang digunakan untuk melihat? Adik-adik akan memegang mata. Sudah mengerti semuanya? (jika ada yang belum mengerti, pamong menjelaskan sekali lagi). Jika sudah mengerti semua, mari kita bermain, siap-siap ya…… (memulai melakukan permainan).
- Apa yang digunakan untuk melihat ?
- Apa yang digunakan untuk mendengar ?
- Apa yang digunakan untuk berbicara ?
- Apa yang digunakan untuk berjalan ?
- (pamong bisa menambahkan lainnya)
adik-adik ternyata hebat semuanya.
Semua bagian tubuh adik-adik berguna, tidak ada yang tidak berguna. Selain melakukan tugas sesuai kegunaannya, ternyata bisa juga menolong yang lain, bisa membantu yang lain. Seperti permainan tadi. Tangan bisa membantu untuk memegang mata, tangan bisa membantu memegang telinga, dll. Semua bagian tubuh membutuhkan bagian tubuh yang lainnya supaya dapat melakukan tugasnya dengan lebih baik. Mulut membutuhkan tangan saat makan, kaki membutuhkan tangan untuk memasang sepatu, mata membutuhkan kaki untuk berjalan, dll (pamong bisa menambah contoh). Walaupun berbeda, anggota tubuh saling membantu supaya dapat melakukan tugasnya dengan lebih baik.
Penerapan
Adik-adik bersama dengan semua teman seperti anggota tubuh itu. Masing-masing memiliki tugasnya tetapi saling membutuhkan. Tidak ada yang lebih hebat atau tidak ada yang merasa tidak berguna. Semua memiliki keunikan dan kehebatannya sehingga harus saling menghormati dan menghargai keunikan dan kehebatannya termasuk menghargai kekurangannya. Bukan kemudian menyombongkan diri karena merasa diri paling hebat, paling bisa atau malah mengejek kekurangan teman. Tetapi semua harus saling membantu dan menghormati temannya.
Aktivitas
Ajak anak-anak untuk menghubungkan nama anggota tubuh dengan gambar anggota tubuh. Anak-anak bisa saling membantu, caranya adalah yang sudah bisa membaca akan membacakan bagi teman yang belum bisa membaca.
Unduh dan cetak gambar di bawah ini kemudian pasangkan Anggota tubuh berikut dengan namanya
klik pada gambar untuk memperbesar
TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA
Tujuan:
- Anak dapat menceritakan kembali bagian tubuh yang disebutkan dalam ayat 1 Korintus 12:12-31.
- Anak dapat menjelaskan bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan tetapi tetap penting dalam kelompok.
- Anak dapat menyebutkan contoh Kerjasama dan menghargai teman di sekolah atau di rumah.
Alat Peraga:
Lembar kerja untuk anak-anak
| No | Nama Anggota Tubuh di bacaan | Fungsi Anggota Tubuh |
| 1. | ||
| 2. | ||
| 3. | ||
| 4. | ||
| 5. |
Pendahuluan
Selamat pagi adik-adik,
Hari ini kita bersama-sama akan membaca Alkitab kita dari 1 Korintus 12:12-31. (persilakan anak-anak untuk mencari bacaan hari ini). Kalau sudah ketemu, kita akan membaca bergantian. Tetapi nanti kita tidak hanya sekedar membaca ya. Adik-adik memiliki tugas untuk mencari bagian tubuh yang ada di dalam bacaan hari ini. (pamong membagikan lembar kerja kepada anak-anak). Jika sudah ketemu bagian tubuh apa yang ada dalam bacaan hari ini, anak-anak akan menuliskannya di lembar kerja yang dibagikan dan menuliskan kira-kira bagian tubuh itu memiliki fungsi atau kegunaan apa ya. Sudah siap semuanya? Kita mulai sekarang membaca 1 Korintus 12:12-31 dari ……. (pamong menunjuk salah satu anak).
Nama dan kegunaan bagian tubuh yang tertulis di 1 Korintus 12:12-31 : (saat membaca dan menemukan nama anggota tubuh langsung dituliskan. Selesai membaca, anak-anak diminta menuliskan fungsi anggota tubuh tersebut).
| No | Nama Anggota Tubuh di bacaan | Fungsi Anggota Tubuh |
| 1. | Kaki | |
| 2. | Tangan | |
| 3. | Telinga | |
| 4. | Mata | |
| 5. | Kepala |
Inti penyampaian
Wah, adik-adik hebat sekali mengerjakan tugasnya.
Tadi kita sudah belajar bahwa bagian tubuh itu memiliki kegunaannya masing-masing. Bagian-bagian tubuh itu diciptakan penting karena memiliki fungsi masing-masing. Semua bisa mengerjakan tugasnya masing-masing dengan baik. Tidak ada bagian tubuh yang lebih hebat dari yang lain, juga tidak ada bagian tubuh yang tidak berguna. Tuhan menciptakan semuanya penting dan berguna sesuai fungsi masing-maisng. Kaki untuk berjalan, tangan untuk memegang, telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan hidung untuk mencium. Tetapi tunggu dulu, kalau kaki hendak berjalan terus dia membutuhkan sepatu, kira-kira kaki bisa melakukannya sendiri tidak ya? (tunggu jawaban dari anak-anak). Ternyata kaki tidak bisa melakukannya sendiri, dia harus dibantu oleh tangan untuk memasangkan sepatu. Jika mata membutuhkan kacamata supaya lebih jelas melihat, apakah bisa melakukannya sendiri? Iya, tidak bisa. Mata membutuhkan tangan untuk membantu memasangkan kacamata. Kalau begitu artinya apa ya anak-anak? Untuk melakukan tugasnya lebih baik lagi, bagian tubuh itu membutuhkan temannya, membutuhkan bagian tubuh yang lain untuk bekerjasama. Mengapa kira-kira ya? Karena bagian tubuh tersebut tidak bisa mengerjakannya sendiri dan membutuhkan pertolongan dari yang lainnya. Kalau seumpama bagian tubuh itu tidak mau saling membantu atau bekerjasama, tentu tugas mereka tidak dapat diselesaikan dengan baik. Jika tangan tidak mau membantu mata memasang kacamata, maka mata tidak bisa melihat dengan jelas. Jika tangan tidak mau membantu kaki memasang sepatu, maka kaki akan kepanasan atau kesakitan saat berjalan.
Bekerjasama seperti bagian tubuh, itu juga yang dipesankan oleh Paulus kepada orang-orang di Korintus. Mengapa orang-orang Korintus harus diberi pesan seperti itu? Karena orang-orang Korintus terdiri dari berbagai macam orang. Ada yang berasal dari Yahudi, ada yang berasal dari Yunani dan ada yang berasal dari Romawi. Tentunya masing-masing memiliki kebiasaan sendiri-sendiri. Masing-masing memiliki kehebatan dan kekurangannya sendiri-sendiri, tidak bisa disama ratakan semuanya. Oleh karena itu Paulus mengingatkan bahwa orang Korintus seperti bagian tubuh itu. Walau berbeda tetapi semuanya penting karena memiliki tugas masing-masing sehingga saling membutuhkan. Harus bekerjasama untuk dapat berkoordinasi dan menyelesaikan tugas dengan baik
Penerapan
Adik-adik yang dikasihi Tuhan,
Seperti anggota tubuh dan juga seperti orang-orang Korintus. Adik-adik dengan teman-teman baik di sekolah dan teman di rumah, berbeda satu dengan yang lainnya. Masing-masing pun memiliki kemampuan dan kesukaannya sendiri-sendiri. Tetapi semua adalah anak-anak Tuhan yang harus mau bekerjasama, mau menolong temannya supaya setiap tugas yang diberikan dapat dikerjakan dengan lebih baik. Ada banyak hal yang bisa dilakukan bersama-sama dengan teman baik di sekolah maupun di rumah seperti : belajar bersama, bermain bersama, mengerjakan tugas bersama, dll (pamong bisa bertanya kepada anak bentuk kerjasama yang bisa dikerjakan dengan teman di rumah atau di sekolah). Ingat dengan bekerjasama, setiap tugas atau pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.
Aktivitas
Permainan: Dengar Suaranya
- Persiapan
- Anak-anak dibagi berkelompok. Satu kelompok terdiri dari 3 orang.
- 1 buah pisang untuk masing-masing kelompok.
- 2 buah kursi untuk masing-masing kelompok.
- Sapu tangan atau penutup mata lainnya.
- Cara Bermain
- Anak dalam kelompok itu dibagi menjadi : 2 orang yang duduk, ditutup matanya. 1 orang berdiri, tidak ditutup matanya.
- Seorang anak yang duduk akan menyuapkan pisang kepada temannya yang juga duduk.
- Anak yang berdiri akan memberi aba-aba atau petunjuk kepada kedua temannya yang duduk agar kedua temannya dapat menyuapkan pisang dengan baik.
- Tujuan
Anak-anak memahami bahwa mereka tidak bisa melakukan tugas sendirian, dibutuhkan kerjasama dengan teman lainnya.
TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA
Tujuan:
- Anak dapat menjelaskan isi 1 Korintus 12:12-31.
- Anak dapat memahami bahwa setiap orang memiliki peran penting, seperti bagian tubuh yang berbeda tetapi bekerja bersama.
- Anak dapat mengidentifikasi cara menghargai teman dengan karakter yang berbeda.
- Anak dapat menjelaskan mengapa setiap orang tidak bisa melakukan semua hal sendirian.
- Anak dapat merefleksikan apakah dirinya sudah menghargai perbedaan dan bekerjasama dengan orang lain.
Alat Peraga:
Anak-anak akan melakukan permainan berkelompok yaitu membungkus kado bersama dengan tangan kiri.
Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan oleh pamong :
- Kotak kardus.
- Kertas kado.
- Gunting
- Selotip
- Hiasan-hiasan berupa pita atau hiasan lain yang biasanya untuk hiasan kado.
Cara bermain:
- Bagi anak-anak secara berkelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4 anak.
- Masing-masing kelompok diberi bahan-bahan seperti diatas.
- Tugas masing-masing kelompok adalah membungkus kado bersama.
- Caranya adalah : 4 anak tersebut akan membungkus kado bersama tetapi peraturannya masing-masing anak hanya boleh menggunakan tangan kiri. Tangan kanan harus tetap berada di belakang punggung.
- Waktu membungkus maksimal 10 menit.
Tujuan dari permainan adalah anak-anak tahu jika hanya menggunakan tangan kiri saja untuk melakukan tugas-tugas maka mereka akan mengalami kesulitan sehingga membutuhkan bantuan dan kerjasama teman lainnya.
Pendahuluan
Selamat pagi adik-adik,
Hari ini kita akan bermain-main terlebih dahulu. Kita akan bermain membungkus kado. Pasti adik-adik pernah mendapatkan kado, jadi tentunya tahu bagaimana bentuk bungkus kado itu. Sekarang adik-adik akan dibagi per kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4 anak. (pamong membagi anak-anak dalam kelompok dan membagi bahan-bahan untuk permainan hari ini). Sudah siap semua untuk membungkus kado? Tapi ada peraturannya, dengarkan baik-baik ya peraturannya. Peraturannya adalah, adik-adik hanya boleh menggunakan tangan kiri untuk membungkus kado bersama dengan teman-teman. Tangan kanan harus ditaruh dibelakang badan. Sudah mengerti semua? Baik diberi waktu 10 menit untuk membungkus kado bersama dengan teman-teman menggunakan tangan kiri. (pamong mempersilakan anak-anak untuk melakukan tugasnya bersama sampai 10 menit. Semua harus berhenti dalam 10 menit selesai atau tidak).
Inti penyampaian
Adik-adik yang dikasihi Tuhan Yesus,
Bagaimana asyik ya bermainnya? Kira-kira apa ya yang menyenangkan dan yang terasa susah dari permainan tadi? (pamong mendaftar jawaban dari anak-anak, bisa ditulis di papan tulis yang ada di kelas).
Yang menyenangkan dari permainan :
- Berbagi tugas.
- ……
- Dst (sesuai dengan jawaban dari anak-anak)
Yang terasa susah dari permainan :
- Tidak bisa bergerak bebas.
- ……
- Dst (sesuai dengan jawaban dari anak-anak)
Apa kira-kira yang bisa kita pelajari dari permainan tadi? Tidak mudah ya jika hanya menggunakan tangan kiri saja untuk melakukan tugas. Tetapi ternyata saat kita mau bekerjasama dengan teman, kita dapat menyelesaikan tugas itu dengan baik, dapat membungkus kado dengan baik. Mengapa kira-kira? Karena bekerjasama, tangan anak satu dengan tangan anak yang lainnya saling melengkapi. Bekerjasama dan saling melengkapi itu juga yang terjadi dengan bagian tubuh manusia, bagian tubuh kita. Masing-masing bagian tubuh memiliki fungsi yang berbeda-beda, tetapi bisa saling melengkapi, saling bekerjasama untuk melakukan tugas dengan baik. Kaki untuk berjalan, tangan untuk memegang, telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan hidung untuk mencium. Tetapi tunggu dulu, kalau kaki hendak berjalan lalu dia membutuhkan sepatu, kira-kira kaki bisa melakukannya sendiri tidak ya? (tunggu jawaban dari anak-anak). Ternyata kaki tidak bisa melakukannya sendiri, dia harus dibantu oleh tangan untuk memasangkan sepatu. Jika mata membutuhkan kacamata supaya lebih jelas melihat, apakah bisa melakukannya sendiri? Iya, tidak bisa. Mata membutuhkan tangan untuk membantu memasangkan kacamata. Kalau begitu artinya apa ya? Untuk melakukan tugasnya lebih baik lagi, bagian tubuh itu membutuhkan bagian tubuh yang lain untuk bekerjasama melakukan tugasnya dengan baik.
Bekerjasama seperti bagian tubuh, itu juga yang dipesankan oleh Paulus kepada orang-orang di Korintus. Mengapa orang-orang Korintus harus diberi pesan seperti itu? Karena orang-orang Korintus terdiri dari berbagai macam orang. Ada yang berasal dari Yahudi, ada yang berasal dari Yunani dan ada yang berasal dari Romawi. Tentunya masing-masing memiliki kebiasaan sendiri-sendiri. Selain itu orang-orang Korintus juga memiliki kemampuan dan kekurangan masing-masing, ada yang bisa mengadakan mujizat, menyembuhkan, melayani, memimpin dan berkata-kata dalam bahasa roh. Oleh karena itu Paulus mengingatkan bahwa orang Korintus seperti bagian tubuh itu. Berbeda, memiliki tugas masing-masing tetapi saling membutuhkan. Harus bekerjasama untuk dapat menyelesaikan tugas dengan lebih baik lagi. Jika mereka tidak mau bekerjasama tentu akan terjadi pertengkaran atau bahkan permusuhan. Masing-masing mengunggulkan dirinya sendiri, mengunggulkan bangsanya sendiri atau mengunggulkan karunianya sendiri. Tentu tidak enak kan kalau bertengkar atau bermusuhan dengan teman?
Penerapan
Adik-adik yang dikasihi Tuhan,
Agar bisa bekerjasama dengan baik, kira-kira apa saja yang perlu kita lakukan?
- Mengenali kemampuan dan kekurangan diri sendiri.
- Mengenali kemampuan dan kekurangan teman-teman.
- Mengenali kesukaan atau hobi diri sendiri dan teman-teman.
Mengapa kita perlu mengenali kemampuan dan kekurangan diri sendiri dan teman-teman? Agar kita dapat berbagi tugas dengan baik sesuai dengan kemampuan masing-masing. Apa yang menjadi kekurangan yang lain ditutupi dengan kemampuan temannya, demikian juga sebaliknya. Kalau kita tidak mengenali kemampuan dan kekurangan diri sendiri dan teman-teman, kita bisa saja asal menunjuk atau membagi tugas sehingga malah tugas itu tidak dapat terselesaikan dengan baik. Contoh : ada anak yang tidak suka menggambar tetapi dipaksa ikut lomba menggambar dan mewarnai tentu hasilnya tidak akan maksimal. Oleh karena itu tidak asal bekerjasama tetapi juga mengenali mereka agar setiap tugas yang diberikan dapat berjalan dengan baik.
Aktivitas
Anak-anak diberikan tugas untuk membuat konser natal atau bulan budaya Anak dan Remaja, kegiatan ini tidak harus yang besar dan membutuhkan banyak dana tetapi yang utama adalah cara anak-anak bekerjasama untuk terlibat dalam suatu kegiatan.
Mereka diberi tugas untuk bekerjasama menata semua. Beberapa hal yang perlu disiapkan:
- Membentuk panitia yang terdiri dari anak-anak.
- Menentukan tanggal kegiatan.
- Membagi tugas antar panitia.
- Mengurusi musik.
- Mengurusi tari.
- Mengurusi drama atau teater.
- Mengurusi perlengkapan dan panggung.
- Mengurusi dana.
- Mengurusi konsumsi.
- Mengurusi perijinan dan bagian humas.
- Dll (bisa ditambahkan sesuai kebutuhan masing-masing jemaat).
- Anak-anak bekerja dimulai membuat proposal yang diserahkan kepada pengurus KPAR dan Majelis Jemaat. Baru kemudian anak-anak akan terlibat dalam koordinasi dan Kerjasama lainnya.