Judul: Kesatuan Dalam Kasih Allah
Tahun Gerejawi: Bulan Kespel
Tema: Mempererat persekutuan merupakan upaya untuk mewujudkan kehendak Tuhan Yesus di dalam doa-Nya (ayat 11)
Bacaan Alkitab: Yohanes 17:1-11
Ayat Hafalan: “Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu” (Yohanes 15:12)
Lagu Tema: Kukasihi Kau dengan Kasih Tuhan
Alat Peraga: Dapat diunduh di sini
Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Yohanes 17:1-11 mengisahkan bahwa Yesus sedang berdoa sebelum Ia ditangkap, mengalami penderitaan dan kematian di kayu salib. Yesus tahu bahwa Ia akan menderita dan mati. Karena itu, Yesus berdoa kepada Bapa, agar Bapa menyertai-Nya sehingga penderitaan dan kematian tidak mengalahkan-Nya. Dengan demikian Bapa dan Yesus dimuliakan (ayat 1-6).
Yesus berdoa tidak hanya untuk dirinya yang akan mengalami jalan salib. Namun Yesus juga berdoa untuk para murid-Nya agar mereka dipelihara oleh Bapa dan mereka dapat hidup saling mengasihi, saling mendukung di dalam hal yang baik, dan saling menguatkan sebab para murid akan diutus untuk memberitakan kabar baik bagi banyak orang dan sebentar lagi Yesus tidak lagi bisa bersama-sama dengan mereka (ayat 11). Yesus tahu bahwa tugas para murid tidaklah mudah sebab dunia membenci mereka sebagai pengikut Yesus oleh sebab itu Yesus berdoa agar mereka tidak jatuh ke dalam pencobaan (ayat 14).
Yesus berdoa agar para murid dan semua orang percaya dapat hidup dalam kesatuan cinta kasih satu sama lain. Kesatuan yang dimaksud bukan hanya kesatuan karena melakukan sesuatu secara bersama-sama atau kesatuan karena memiliki perasaan, minat, atau tujuan yang sama melainkan hidup bersama dalam cinta kasih Allah.
Refleksi untuk pamong
Yesus berdoa agar umat-Nya hidup dalam kesatuan kasih. Lalu, apakah kita sebagai pamong sudah mengusahakan kesatuan kasih dalam pelayanan kita? Apakah kita sudah memberi contoh atau teladan dan tekun mengarahkan anak-anak untuk saling mengasihi sehingga persekutuan di gereja kita bisa menjadi saksi dan berkat? Ciptakan persekutuan cinta kasih yang bersedia menerima dan saling memberi dukungan; bukan hanya menciptakan ibadah yang menarik sehingga anak-anak dapat duduk bersama di kelas dengan nyaman dan gembira.
TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA
Tujuan:
Anak-anak dapat mengingat kata-kata sederhana seperti “satu dalam kasih” atau “berdoa bersama” melalui lagu atau gerakan tangan yang mudah
Pendahuluan
Siapa yang sering berdoa? Papa mama pasti setiap hari mengajarimu berdoa kepada Tuhan Yesus. Apa saja isi doa-doamu? Bersyukur atas makanan (doa makan), bersyukur tubuhmu sehat (doa bangun tidur), memohon penyertaan Tuhan dalam tidurmu, doa minta kesembuhan saat kamu sakit, atau doa agar papa mama diberi umur yang panjang. Tuhan Yesus juga berdoa kepada Bapa di sorga. Apa ya isi doa Yesus?
Inti Penyampaian
Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa di sorga agar para murid-Nya dapat menjadi murid yang baik dan hidup rukun satu sama lain. Hmmmm, ada apa ya, mengapa Yesus berdoa seperti itu? Apakah ada murid yang nakal? Tidak! Yesus berdoa untuk para murid-Nya karena sebentar lagi Yesus akan berpisah dengan murid-murid-Nya sebab Yesus akan mengalami penderitaan dan kematian di kayu salib.
Tuhan Yesus tahu bahwa tidak mudah bagi mereka untuk dapat menjadi murid yang baik dan hidup rukun. Yesus tahu bahwa tidak mudah untuk saling mengasihi, peduli, berdoa bersama, dan saling mendukung di dalam pelayanan mereka. Oleh sebab itu, Yesus memohon kepada Bapa di sorga agar para murid Yesus dijaga dan ditolong untuk selalu melakukan yang baik.
Penerapan
Tuhan Yesus ingin agar kita juga dapat menjadi anak yang baik, hidup rukun, dan saling mengasihi. Tuhan Yesus senang melihat kita saat kita mau mengalah, bermain bersama, tidak bertengkar, sabar, dan berdoa bersama.
Aktivitas
Menyanyi dengan gerakan, lagu “K-A-S-I-H” dilanjutkan dengan menyusun puzzle dalam kelompok kecil.
TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA
Tujuan:
- Anak-anak dapat mengingat kata-kata sederhana seperti “satu dalam kasih” atau “berdoa bersama” melalui lagu atau gerakan tangan yang mudah;
- Anak dapat mempraktikkan cara-cara sederhana untuk menjaga persekutuan sekolah atau rumah, misalnya dengan mendoakan teman, saling membantu dan lain sebagainya.
Pendahuluan
Siapkan beberapa snack dan minuman yang jumlahnya terbatas untuk semua anak sehingga diharapkan mereka dapat saling melayani dan berbagi. Misalnya: beberapa roti sobek dalam kemasan plastik, snack wafer (masih dalam kemasan), permen yuppy dalam 2 bungkus besar. Juga minuman (teh hangat atau milo) di dalam termos ukuran sedang dan gelas plastik.
Jelaskan ke anak-anak jika hari ini kita akan menikmati jamuan kasih bersama. Snack dan minuman sudah tersedia. Meski jumlahnya terbatas, tetapi semua anak diharapkan mendapat snack dan minuman tersebut. Beri batas waktu kapan perjamuan kasih sederhana ini akan berakhir agar mereka bisa melanjutkan pelayanan firman.
Pamong mengamati tingkah laku mereka dan dibahas secara singkat dalam akhir penyampaian firman Tuhan. Makna dari kegiatan ini adalah apakah mereka mengalami kesulitan atau kendala untuk membangun kebersamaan dalam cinta kasih yang mau saling melayani, memperhatikan, dan rela berkorban? Bagaimana perasaan mereka ketika semua anak dapat membangun kebersamaan melalui perjamuan kasih bersama?
Inti Penyampaian
Hidup bersama dalam kasih, itu yang Tuhan Yesus inginkan buat kita. Rukun, saling sayang, peduli, dan saling mendoakan satu sama lain. Namun terkadang sulit sekali melakukannya ya? Kita malu untuk menolong atau menyapa teman. Kita takut untuk saling berbagi. Terkadang kita juga tidak punya keinginan untuk saling mengasihi karena kita cuek, tidak peduli. Memang sulit untuk menjadi anak Tuhan yang baik. Itulah sebabnya, Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa di sorga agar murid-murid-Nya selalu dijaga dan dapat menjadi murid yang baik, hidup rukun satu sama lain.
Yesus berdoa untuk para murid-Nya karena sebentar lagi Yesus akan berpisah dengan murid-murid-Nya sebab Yesus akan mengalami penderitaan dan kematian di kayu salib. Tuhan Yesus tahu bahwa tidak mudah bagi murid-murid-Nya untuk dapat menjadi murid yang baik dan hidup rukun tanpa kehadiran-Nya. Yesus tahu bahwa tidak mudah untuk saling mengasihi, peduli, berdoa bersama, dan saling mendukung di dalam pelayanan mereka, jika Yesus tidak lagi bersama-sama dengan mereka oleh sebab itu, Yesus memohon kepada Bapa di sorga agar para murid Yesus dijaga dan ditolong untuk dapat hidup bersama dalam kasih.
Penerapan
Hidup bersama dalam kasih adalah tanda bahwa kita murid Tuhan Yesus. Sekalipun tidak mudah, namun kita harus berusaha melakukannya dengan sungguh-sungguh. Kita pasti ditolong Tuhan sebab kita selalu dijaga dan disertai-Nya.
Aktivitas
PUZZLE TUBUH KRISTUS
Petunjuk kegiatan:
Print pola gambar di kertas buffalo berwarna putih, gunting sesuai pola jigsaw, masukkan masing-masing gambar ke dalam amplop. Setiap kelompok menerima satu amplop (satu gambar). Minta anak-anak untuk menyusun potongan gambar agar menghasilkan gambar yang utuh.
Setelah kegiatan selesai, pamong mengulas kegiatan agar anak-anak memahami makna kegiatan, yaitu: setiap potongan gambar sangat berharga. Jika ada yang hilang maka gambar tidak sempurna. Jelaskan bahwa mereka semua penting dalam keluarga Tuhan atau persekutuan gereja. Bersatu, saling memperhatikan dan mendoakan akan membuat kita bertumbuh menjadi anak Tuhan.
TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA
Tujuan:
- Anak-anak dapat menyebutkan contoh-contoh kegiatan yang memperkuat persekutuan dan yang merusak persekutuan
- Anak dapat mengevaluasi contoh-contoh perpecahan yang terjadi di lingkungan mereka (contoh lingkungan teman dan keluarga) dan mengidentifikasi bagaimana hal tersebut bertentangan dengan doa Yesus.
Pendahuluan
Siapkan beberapa snack dan minuman yang jumlahnya terbatas untuk semua anak sehingga diharapkan mereka dapat saling melayani dan berbagi. Misalnya: beberapa roti sobek dalam kemasan plastik, snack wafer (masih dalam kemasan), permen yuppy dalam 2 bungkus besar. Juga minuman (teh hangat atau milo) di dalam termos ukuran sedang dan gelas plastik.
Jelaskan ke anak-anak jika hari ini kita akan menikmati jamuan kasih bersama. Snack dan minuman sudah tersedia. Meski jumlahnya terbatas, tetapi semua anak diharapkan mendapat snack dan minuman tersebut. Beri batas waktu kapan perjamuan kasih sederhana ini akan berakhir agar mereka bisa melanjutkan pelayanan firman.
Pamong mengamati tingkah laku mereka dan dibahas secara singkat dalam akhir penyampaian firman Tuhan. Makna dari kegiatan ini adalah apakah mereka mengalami kesulitan atau kendala untuk membangun kebersamaan dalam cinta kasih yang mau saling melayani, memperhatikan, dan rela berkorban? Bagaimana perasaan mereka ketika semua anak dapat membangun kebersamaan melalui perjamuan kasih bersama?
Inti Penyampaian
Hidup bersama dalam kasih, itu yang Tuhan Yesus inginkan buat kita. Rukun, saling sayang, peduli, dan saling mendoakan satu sama lain. Namun terkadang sulit sekali melakukannya ya? Kita malu untuk menolong atau menyapa teman. Kita takut untuk saling berbagi. Terkadang kita juga tidak punya keinginan untuk saling mengasihi karena kita cuek, tidak peduli. Memang sulit untuk menjadi anak Tuhan yang baik. Itulah sebabnya, Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa di sorga agar murid-murid-Nya selalu dijaga dan dapat menjadi murid yang baik, hidup rukun satu sama lain.
Yesus berdoa untuk para murid-Nya karena sebentar lagi Yesus akan berpisah dengan murid-murid-Nya sebab Yesus akan mengalami penderitaan dan kematian di kayu salib. Tuhan Yesus tahu bahwa tidak mudah bagi murid-murid-Nya untuk dapat menjadi murid yang baik dan hidup rukun tanpa kehadiran-Nya. Yesus tahu bahwa tidak mudah untuk saling mengasihi, peduli, berdoa bersama, dan saling mendukung di dalam pelayanan mereka, jika Yesus tidak lagi bersama-sama dengan mereka oleh sebab itu, Yesus memohon kepada Bapa di sorga agar para murid Yesus dijaga dan ditolong untuk dapat hidup bersama dalam kasih.
Penerapan
Hidup bersama dalam kasih adalah tanda bahwa kita murid Tuhan Yesus. Sekalipun tidak mudah, namun kita harus berusaha melakukannya dengan sungguh-sungguh. Kita pasti ditolong Tuhan sebab kita selalu dijaga dan disertai-Nya.
Aktivitas
PUZZLE TUBUH KRISTUS
Petunjuk kegiatan:
Print pola gambar di kertas buffalo berwarna putih, gunting sesuai pola jigsaw, masukkan ke dalam amplop. Setiap kelompok menerima satu amplop. Minta anak Madya untuk menyusun potongan gambar agar menghasilkan gambar yang utuh.
Setelah kegiatan selesai, pamong mengulas kegiatan agar anakanak memahami makna kegiatan, yaitu: setiap potongan gambar sangat berharga. Jika ada yang hilang maka gambar tidak sempurna. Jelaskan bahwa mereka semua penting dalam keluarga Tuhan atau persekutuan gereja. Bersatu, saling memperhatikan dan mendoakan akan membuat kita bertumbuh menjadi anak Tuhan. Inilah doa Tuhan Yesus sebelum Yesus ditangkap dan mengalami penderitaan serta kematian di kayu salib.