“Mengasihi Burung-Burung seperti Tuhan mengasihiku” Tuntunan Ibadah Anak 17 Februari 2019

Bacaan Alkitab : Matius 6:25-34
Tahun Gerajawi : Bulan Penciptaan
Tema : Binatang
Ayat Hafalan : Mazmur 50:11
“Aku [Tuhan] kenal segala burung di udara, dan apa yang bergerak di padang adalah dalam kuasa-Ku [Tuhan]”
Lagu Tema :

  1. Matahari Bersinar T’rang
  2. Burung Pipit Yang Kecil (KJ 385:1+3)
  3. Burung-Burung di Pohon

Penjelasan Teks

Perikop bacaan hari ini tentang kekuatiran yang merupakan salah satu bagian dari kotbah Tuhan Yesus di bukit. Melalui kotbah di bukit tersebut Tuhan Yesus memberikan nasehat-nasehat kepada para pendengarnya mengenai kehidupan kristiani. Berbagai nasehat tersebut oleh penulis injil Matius diuraikan dengan rapi yaitu: hal memberi sedekah—6:1-4; Hal berdoa—6:5-14; hal berpuasa—6:16-18; hal mengumpulkan harta—6:19-24; hal kekuatiran—6:25-34; hal menghakimi—7:15, dst.

Secara khusus nasehat tentang kekuatiran dalam 6:25-34 merupakan usaha untuk membebaskan para pendengar yang mengikuti Yesus dari kekuatiran yang berlebihan mengenai makanan dan pakaian. Para pendengar didorong untuk mengingat pemeliharaan Tuhan Allah seperti yang telah tampak melalui alam, yakni burung-burung dan tanaman (bunga bakung, rumput) supaya para pendengar-Nya sadar bahwa manusia jauh lebih lagi akan dipelihara oleh Tuhan Allah yang telah menciptakannya.

Pandangan alam yang digambarkan oleh Tuhan Yesus bukanlah suatu gambaran alam yang melukiskan ketenangan dan alam yang tanpa ancaman. Burung-burung yang digambarkan oleh Tuhan Yesus itu tidak selalu berada dalam keadaan baik, terkadang mereka juga harus menghadapi ancaman-ancaman. Burung-burung yang kecil terancam oleh burung-burung yang lebih besar dan buas, juga terancam oleh binatang lainnya. Meski demikian mereka tetap berkicau dan bersiul-siul dengan girangnya. Tidak ada sesuatu apapun yang dikhawatirkannya.

Pada ayat 26 Tuhan Yesus menggunakan burung-burung di langit untuk memberikan gambaran kepada orang-orang pada masa itu bahwa sekalipun burung-burung tersebut tidak menjalankan pekerjaan petani (menabur, menuai dan mengumpulkan dalam lumbung) Tuhan tetap memberikan mereka makanan. Gambaran yang demikian ingin menekankan bahwa burung-burung itu dipelihara dengan baik oleh Tuhan. Tuhan yang menciptakan burung-burung itu, Tuhan juga yang memelihara mereka dengan menyediakan makanan bagi mereka. Dalam hal ini bukan berarti bahwa Tuhan Yesus tidak menganjurkan supaya orang-orang itu tidak bekerja, karena burung-burung juga bekerja dengan cara berusaha untuk mendapatkan makanan itu.

Dengan ungkapan “burung-burung” menandakan bahwa yang dimaksud bukan hanya salah satu jenis burung saja melainkan semua jenis burung. Ungkapan ini sangat khas bagi orang Yahudi dan ditambahkan kata langit. Bukan untuk membedakan burung yang terbang dengan yang tidak terbang melainkan memberikan penekanan kepada semua jenis burung yang ada di langit. Sebagaimana yang kita tahu, selain burung-burung di udara Tuhan juga menciptakan segala jenis binatang lainnya yang ada di dalam air dan di darat. Dalam urutan penciptaan, binatang diciptakan oleh Tuhan Allah pada hari yang kelima dan keenam (Kejadian 1:20-25). Segala binatang yang diciptakan oleh Tuhan telah menjadi milik kepunyaan-Nya dan tentunya akan senantiasa berada dalam lindungan kasih Tuhan.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan :
1. Anak dapat menceritakan kembali bahwa Allah memeliharaan burung-burung di udara.
2. Anak dapat mengenal berbagai macam jenis burung.

Alat Peraga
Gambar macam-macam burung. (Gambar bisa dilihat di CD Alat Peraga)

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak,
Saya mempunyai gambar tentang berbagai macam jenis burung. (tunjukkan gambar berbagai macam jenis burung kepada anak-anak) Coba kita hitung ada berapa banyak burung dalam gambar ini.

Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Banyak juga ya ternyata macam-macam burung.. coba kita perhatikan, apakah paruhnya ada yang sama? Tidak… apakah warna bulunya semua sama? Apakah besar badannya semua sama? Tidak… macam-macam jenis burungnya macam-macam juga ciri-cirinya.. siapa yang di rumahnya memelihara burung? Yang mana yang ada di rumahmu?

Anak-anak,
Semua burung-burung ini merupakan ciptaan Tuhan, sehingga semuanya bisa beraneka ragam ya, paruhnya, kakinya, warna bulunya, besar kecilnya. Lalu bagaimana cara mereka tetap bertahan hidup? Mungkin bagi burung-burung yang dipelihara di rumah, kita yang memberi mereka makanan sehingga mereka tidak kelaparan. Tapi bagaimana ya dengan burung-burung di udara? Apakah mereka juga bisa makan? Tentunya bisa. Kok bisa begitu? Karena Tuhan yang memelihara burung-burung yang ada di udara itu. Mereka menemukan makanan dari alam yang juga telah disediakan oleh Tuhan. Ada yang makan serangga dan ada yang memakan biji-bijian. Semuanya itu telah disiapkan oleh Tuhan untuk semua burung-burung yang ada di udara, baik yang besar maupun yang kecil. Tuhan yang menciptakan burung-burung Tuhan juga yang melihara mereka.

Penerapan
Anak-anak,
Cara Tuhan memelihara burung-burung diuadara adalah dengan menyediakan padi di sawah, makanya kalian akan tahu jika padi di sawah mulai kuning maka mereka akan mendekatinya. Tuhan juga menyediakan semut dan jangkrik untuk makanan mereka. Itu adalah bukti bahwa Tuhan memelihara burung-burung yang telah diciptakan-Nya.

Aktivitas
Membuat burung dari piring kertas. Alat, bahan dan cara pembuatannya lihat di CD

Lagu Tema : Burung – burung di pohon


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan :
1. Anak dapat menceritakan kembali bahwa Allah memelihara burung-burung di udara.
2. Anak dapat mengenal berbagai macam jenis burung.

Alat Peraga
1. Gambar jenis-jenis Burung . (Gambar terdapat di CD)
2. Menirukan suara binatang (kertas dengan ukuran kecil, nama-nama binatang, spidol)
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Tuliskan beberapa nama binatang di kertas kecil, masing-masing binatang dituliskan dua kali. Selanjutnya gulung kertas tersebut, sehingga tulisannya tidak terbaca. Jumlah gulungan menyesuaikan jumlah anak yang hadir. Jika jumlah anak ganjil maka ada salah satu nama binatang yang di tulis tiga kali. Setelah itu, bagikan gulungan tersebut secara acak kepada anak dan mintalah mereka membukanya bersama-sama (usahakan tidak ada anak yang melihat atau bertanya kepada temannya tentang apa yang didapatnya). Dalam hitungan ketiga minta mereka untuk mencari pasangannya dengan jalan membuat suara seperti suara binatang yang mereka dapatkan. Beberapa binatang yang bisa dipakai antara lain:
Anjing | Ular | Tikus | Ayam
Kucing | Burung | Pipit | Singa | Babi
Katak | Bebek | Kera | Kambing

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak,
Sebelum kita masuk ke dalam bacaan dan renungan pagi ini, saya mengajak kalian untuk melakukan aktivitas. Sekarang kalian bisa mengambil gulungan kertas ini (gulungan kertas sudah disiapkan sebelumnya dan anak-anak tinggal mengambilnya secara acak). Kita akan membukanya bersama-sama, jadi masing-masing pegang dulu gulungan yang sudah diambil. Apakah semua sudah mengambil gulungan kertasnya? (pastikan dengan memeriksa masing-masing anak satu persatu.) Jika semua sudah, nanti setelah dibuka tolong tidak mengatakan isi tulisan kepada teman disampingnya atau kepada siapa saja. Cukup dilihat dan diingat apa yang tertulis. Setelah itu silahkan membuat suara yang sesuai dengan tulisan yang kalian dapat serta temukan pasangan kalian dengan suara yang sama. Apakah bisa dimengerti? (pastikan semua anak mengerti apa yang tugas yang harus dikerjakan). Dalam hitungan ketiga mari kita buka bersama-sama. 1—2—3 (berikan waktu kepada anak-anak untuk bersuara, berjalan dan menemukan pasangannya.)

Inti Penyampaian
Apakah semua sudah menemukan pasangannya? Sekarang saya mau tanya, kalau minggu lalu kita belajar tentang Tuhan menciptakan tumbuhan, hari ini melalui aktivitas kecil kita, kira-kira kita mau belajar tentang apa ya? (berikan kesempatan kepada anak untuk menjawab). Hari ini kita akan belajar tentang….. apa ya? Mari kita buka Alkitab kita dalam Injil Matius pasal 6:25-34. Sekilas saja kita lihat dan kita cari binatang apakah yang ada di sana… Binatang apakah itu? BURUNG..

Anak-anak yang terkasih,
Apakah kalian pernah melihat burung di udara? Ada yang besar dan ada yang kecil… Siapa ya yang memelihara mereka? (berikan waktu kepada anak-anak untuk menjawab) Pastilah Tuhan yang memelihara mereka. Burung-burung di udara, tidak menanam dan tidak memanen tapi mereka bisa tetap hidup.. apa yang bisa membuatnya begitu? Karena pemeliharaan Tuhan terhadap burung-burung itu. Coba tebak ada berapa macam jenis-jenis burung yang Tuhan ciptakan? Coba sebutkan burung apa saja yang kalian ketahui!

Penerapan
Anak-anak… ini saya ada beberapa contoh jenis burung yang mungkin sering kita jumpai (tunjukkan gambar-gambar burung). Ini hanya sebagian saja dan semua burung-burung ini Tuhan yang menciptakan dan memelihara. Meski demikian kita juga diajak untuk ikut memelihara burung-burung itu caranya dengan memberikan makan tepat watu bagi burug-burung yang kita pelihara di rumah sesuai dengan jenis makanan mereka masing-masing.

Aktivitas
Membuat burung Beo dari piring kertas. Untuk alat, bahan dan cara pembuatan dapat diilihat di CD


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan :
1. Anak dapat menjelaskan cara Allah memelihara burung-burung di udara.
2. Anak dapat melatih diri mengasihi burung-burung seperti Allah.

Alat Peraga :
Gambar burung dengan perbedaan jenis makanan. Gambar dapat dilihat di CD.

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak,
Pagi ini kita akan melakukan aktivitas kecil di dalam kelompok-kelompok (cara membentuk kelompok sesuai dengan kemampuan dan kreativitas pamong). Apakah semua sudah mendapat kelompok? Selanjutnya yang akan kita lakukan adalah adu kecepatan di dalam menemukan nama-nama hewan di dalam Alkitab. Setiap orang boleh saling membantu mencari bagian Alkitab yang akan saya sebutkan, tetapi hanya satu orang saja yang boleh memberikan jawaban mewakili kelompoknya. Sekarang tentukan siapa masing-masing perwakilan kelompok untuk mengatakan jawaban dari kelompoknya (bantu dan pastikan anak mengerti tugas yang dimaksud.).

Selanjutnya saya akan membacakan bagian Alkitab dan masing-masing kelompok dengan cepat mencari, membuka dan menemukan binatang yang ada di dalam bacaan tersebut. Apakah bisa dimengerti? (pastikan anak mengerti maksud yang disampaikan oleh pamong) Baik, kita mulai:

 

 

 

Inti Penyampaian:
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Dari semua binatang yang kita temukan dalam Alkitab, yang tentunya masih ada lebih banyak lagi, adakah yang tidak diciptakan oleh Tuhan? (Berikan kesempatan kepada anak untuk memberikan respon.) Tentu semuanya diciptakan oleh Tuhan, karena Tuhanlah satu-satunya yang menciptakan segala mahkluk yang ada di bumi.

Selain banyak hewan yang telah kita temukan tadi, ada satu mahkluk yang secara khusus akan kita perhatikan pada hari ini… hewan apakah itu? Mari bersama-sama kita buka dan baca Alkitab kita dari Matius 5:25-34. Kita baca secara bergantian ya, yang laki-laki membacakan bagian ayat yang ganjil sedangkan adik-adik yang perempuan membacakan bagian ayat yang genap. Baiklah.. Mari kita mulai… (bacalah bagian Alkitab bersama dengan anak-anak sampai selesai) Binatang apakah itu? Ya.. burung-burung di udara. Adakah yang tau bagaimana burung-burung di udara mendapatkan makanan mereka? (berikan waktu dan kesempatan kepada anak untuk merespon pertanyaan pamong)

Coba perhatikan gambar burung-burung ini (tunjukkan dan jelaskan gambar jenis-jenis burung) melalui buah-buah, biji-bijian dari alam itulah cara Tuhan menyediakan makanan bagi burung-burung di udara. Berkat pemeliharaan Tuhan itu burung-burung tetap hidup dan tetap terbang, bersiul indah mengisi hari-hari kita. Bangun tidur terkadang kita sudah mendengar kicauan burung yang merdu, siang hari ketika kita memandang ke langit kita juga melihat ada banyak burung yang berterbangan. Demikian juga dengan semua binatang yang Tuhan ciptakan.

Penerapan:
Sekarang kita tahu bahwa Tuhan menciptakan binatang-binatang yang beraneka ragamnya termasuk burung. Kita juga tahu bahwa Tuhan begitu mengasihi burung-burung yang di udara. Lalu bagaimana dengan kita? Apakah kita juga mau dan bersedia mengasihi burung-burung itu? Bagaimana cara kita mengasihi burung-burung yang diciptakan oleh Tuhan? (berikan kesempatan kepada anak untuk menjawab)
– Memelihara dan tidak menyiksa burung.
– Jika menemukan sarang burung, jangan dibawa pulang.
– Jika terbiasa didalam sangkar, jangan dilepas.

Aktivitas:
Ajak anak untuk membuat papan peringatan “Jangan menembaki burung di lokasi ini!” dan diletakkan dibeberapa lokasi yang dianggap perlu.

 

Bagikan Entri Ini: