Tahun Liturgi: HUT RI
Tema: Hidup Dalam Kasih
Judul: Melayani Dengan Kasih
Bacaan Alkitab: Roma 12:9-21
Ayat Hafalan: “Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.” (Yohanes 15:17)
Lagu Tema: Lagu Pop Rohani: K-A-S-I-H
Tujuan: Remaja dapat merancang proyek pelayanan kecil untuk orang di sekitar gereja dengan secara kreatif.
Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Rasul Paulus dalam firman Tuhan memberi nasihat tentang hidup dalam kasih, karena Yesus mengajarkan kita tentang kasih. Yang diajarkan ialah kasih yang tidak pura-pura; jauhilah yang jahat dan lakukan yang baik, saling mengasihi sebagai saudara, memberi tumpangan karena pada masa gereja perdana, Paulus dan rasul yang lain peduli untuk mengumpulkan sumbangan bagi orang miskin. Hal ini dilakukan sebagai kebiasaan orang Yahudi pada zaman Yesus, maka itu Paulus menginginkan kebiasaan yang baik itu diteruskan, dan saling mendahului dalam memberi hormat.
Untuk melakukan kasih memang tidak mudah dan penuh dengan tantangan baik dari dalam dan luar diri, maka dari itu Rasul Paulus menasihati supaya:
- Kerajinanmu jangan kendur, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan (ayat 11).
- Bersukacitalah dalam pengharapan kepada Yesus Kristus.
- Bersabarlah dalam kesesakan.
- Bertekunlah dalam doa.
- Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita dan menangislah dengan orang yang menangis.
- Jangan menganggap dirimu pandai.
- Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi dengan kasih.
- Jangan menuntut pembalasan, sebab pembalasan merupakan hak Tuhan.
Kasih telah mengubah dosa dan membawa kedamaian dalam hidup. Maka dari itu, jangan lelah untuk terus melakukan kasih supaya kehidupan kita terus damai dan sejahtera.
Refleksi untuk Pamong
Kepedulian kepada anak-anak untuk mengajarkan mereka tentang firman Tuhan adalah salah satu bentuk kasih kita kepada Tuhan dan sesama. Kasih kepada Tuhan inilah yang membuat kita para pamong terus semangat melayani sekalipun ada tantangan yang harus kita hadapi saat melayani anak-anak, seperti karakter anak yang berbeda, kesibukan pamong di tengah pelayanan juga banyak, kadang terjadi miskomunikasi, perbedaan pendapat, menghadapi para orang tua, dan sebagainya. Di tengah tantangan itu, bersyukur bila kita masih diberi kekuatan lewat firman Tuhan untuk terus semangat melayani. Maka dari itu, kepada para pamong mari mengingat nasihat tentang kasih yang telah disampaikan Rasul Paulus dalam firman:
- Kerajinanmu jangan kendur, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan (ayat 11).
- Bersukacitalah dalam pengharapan kepada Yesus Kristus.
- Bersabarlah dalam kesesakan.
- Bertekunlah dalam doa.
- Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita dan menangislah dengan orang yang menangis.
- Jangan menganggap dirimu pandai.
- Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi dengan kasih.
- Jangan menuntut pembalasan, sebab pembalasan merupakan hak Tuhan.
Semangat melayani bagi para pamong hebat! Pelayanan yang telah dilakukan menjadi berkat bagi umat dan kemuliaan nama Tuhan.
Pendahuluan
Selamat pagi para remaja yang terkasih. Hari ini kita telah menerima kasih Tuhan yang telah memberi hidup baru kepada kita. Napas kehidupan, kekuatan, kesehatan, serta berkat-berkat lainnya menjadi wujud nyata kasih Tuhan yang sudah kita terima. Oleh karena kasih Tuhan telah diterima, maka sebagai umat-Nya kita teladani firman Tuhan dengan melakukan kasih juga, baik kasih kepada Tuhan maupun sesama.
Inti Penyampaian dan Penerapan
Bacaan firman Tuhan hari ini dalam Roma 12:9-21 lewat Rasul Paulus mengajarkan kepada kita untuk melakukan kasih sebab Allah terlebih dahulu mengasihi kita dengan ketulusan dan kasih Tuhan itu berlaku untuk selama-lamanya. Sebelum kita melakukan kasih, ada hal-hal yang perlu dipahami, yaitu:
- Kasih didasarkan atas ketulusan dan tidak pura-pura. Hal ini dibuktikan dengan tidak melakukan kejahatan tetapi melakukan kebaikan dengan tindakan memberi minum kepada yang haus, memberi makan kepada yang lapar, serta memberi tumpangan. Perbuatan-perbuatan ini yang juga terlebih dahulu dilakukan oleh Rasul Paulus dan rasul-rasul yang lain di mana mereka peduli untuk mengumpulkan sumbangan bagi orang miskin. Hal ini dilakukan sebagai kebiasaan orang Yahudi pada zaman Yesus, maka itu Paulus menginginkan kebiasaan yang baik itu diteruskan.
- Kepada siapa pun kita harus mendahului untuk memberikan hormat, termasuk kepada musuh atau orang yang menyakiti. Saat mengalami kejahatan, kita tidak membalas dengan kejahatan. Lakukan yang baik bagi semua orang (ayat 17). Berkatilah siapa yang menganiaya ataupun yang mengutuk (ayat 14).
Dengan melakukan hal-hal sederhana, mari memfokuskan hidup serta pikiran kepada Kristus sembari bersukacita dalam pengharapan, bersabar dalam kesesakan, dan selalu bertekun dalam doa.
Hidup ini akan terasa sukacita dan damai bila kita saling mengasihi Tuhan dan sesama. Walaupun kita masih belajar melakukan kasih, namun Tuhan akan memampukan kita untuk melakukannya. Amin.
Aktivitas
- Remaja diminta untuk melakukan kegiatan kecil di gereja seperti menuntun para lansia saat berjalan/menyeberang/kerja bakti gereja/membuang sampah pada tempatnya.
- Pamong bersama remaja bisa melakukan kegiatan berbagi kasih atau memberi makanan kepada pemulung/tukang becak/tunawisma.
Bahasa Jawa
Pambuka
Sugeng enjing para remaja kang nresnani lan diresnani Gusti. Dina iki berkahe Gusti wis padha ditampa kaya dene urip anyar, ambegan, kakuwatan, kesehatan, lan berkah-berkah liyane. Berkah Gusti sing wis ditampa iki wujud nyata yen Gusti iku tansah nresnani kita. Pramila kita dadi umatipun kedah nindakake sabda mulya adhedhasar saka katresnan dhumateng Gusti lan sesami.
Inti Penyampaian lan Penerapan
Waosan sabda mulya saka Roma 12:9-21 lumantar Rasul Paulus ngajari kita supaya nindakake katresnan, sabab Allah menika tansah nresnani umate ing selawase. Sadurunge katresnan iki katindakake, kita kudu mangerti:
- Katresnan iku adhedhasar kalawan tulus eklas ora goroh. Iku bisa dibuktekake karo sikap padha sengita marang piala lan sing becik padha antepana, yen ana sing keluwen wenehana mangan, sing ngelak wenehana ngombe, sarta barengana sing butuh tumpangan. Rasul Paulus, para rasul liyane, lan wong Yahudi wis kulina ngumpulake sumbangan tumrap wong miskin. Karana sing kalampahan iki mujudake katresnan, pramila Rasul Paulus nyuwun supaya kebiasaan sing becik iki diterusake.
- Padha kurmat karo sapa bae kaya ta menyang para wong-wong kang padha sengit menyang kita (ayat 17). Aja males marang wong sing gawe piala marang kowe nanging kalawan katresnan (ayat 14).
Ayo padha mikir sing entheng sinambi fokus menyang Gusti awit kabeh pangarep-arep, kasabaran, lan pandonga tansah nuntun urip iki tetep bisa nindakake katresnan senajan kahanan urip lagi ora apik.
Urip iki bakal ngrasakne seneng lan tentrem yen saben wong padha nindakake pangandikane Gusti yaiku nresnani Allah lan nresnani sesami. Senajan isih sinau nindakake katresnan, Gusti Allah mesthi nuntun kita. Amin.
Aktivitas
- Remaja kaajak pelayanan sederhana kaya dene nuntun para lansia mlampah/nyebrang/mbuwang sampah menyang tong sampah/kerja bakti greja.
- Pamong karo remaja bisa nindakake kegiatan berbagi kasih utawa maringi panganan tumrap pemulung/tukang becak/tunawisma.