Bacaan Alkitab: Mazmur 19:2-3
Tahun Gerejawi: Bulan Budaya
Tema: Anak kreatif Tuhan memberi
Tujuan:
- Remaja dapat menggambarkan kreativitas Allah melalui karya-karyanya.
- Remaja dapat menyimpulkan bahwa Tuhan yang memberi kemampuan untuk berkreasi
- Remaja dapat menjelasakan hambatan-hambatan untuk mengembangkan kreativitas.
- Remaja dapat menampilkan hasil kreativitasnya.
Ayat hafalan: “Supaya aku menceritakan segala perbuatanMu yang terpuji dan bersorak-sorak di pintu gerbang puteri Sion karena keselamatan daripadaku” . (Mazmur 9:15)
Lagu Tema:
- Bila kulihat bintang gemerlapan (Kidung Jemaat 64)
- Tahukah kamu jumlah bintang (Kidung Jemaat 68)
Penjelasan Teks:
Perikop ini merupakan Mazmur Daud yang menyatakan atau mengungkapkan tentang kemuliaan Tuhan dalam pekerjaan TanganNya. Wujud dari pekerjaan tangan Tuhan berupa macam-macam ciptaan baik ciptaan yang hidup atau bergerak bahkan berupa ciptaan yang mati/benda tak bergerak, juga mewujud dalam hal yang kita terima dan alami. Di dalam Mazmur 19 ay 2- 3 Allah menunjukkan karyaNya melalui langit, cakrawala, hari dan malam. Bagian pertama Pujian ini menegaskan bahwa dunia/ alam raya dengan segala keberadaannya yang berbeda-beda itu menyaksikan dan memperlihatkan karya dan kemuliaan Tuhan.
Di tengah kehidupan kita, tidak dapat dipungkiri bahwa ada keberadaan alam semesta yang sangat kompleks dan membuat kita begitu takjub. Banyak hal dari bagian alam yang seringkali tidak bisa kita selami dengan akal pikiran. Hal yang seringkali tidak masuk di akal kita itu menandakan bahwa kita memiliki keterbatasan untuk menyelaminya sebab disana ada kemahakuasaan Allah sebagai Sang Pencipta/Sang Pengada alam semesta ini. Melalui beragam ciptaanNya itu Allah menjadikan semuanya sebagai sarana untuk menunjukkan kemahakuasaanNya.
Seperti halnya keberadaan ciptaan dalam perikop kali ini, dalam kehidupan yang kita alami setiap harinya Allah juga menunjukkan karyaNya dengan adanya berbagai macam keragaman. Allah menciptakan manusia dengan beragam talenta juga beragam tanggungjawab di dunia ini. Di antara kita sebagai ciptaanNya, tentu kita memiliki banyak perbedaan-perbedaan antara satu dengan lainnya. Melalui beragam perbedaan keberadaan ciptaanNya itu, Allah sebetulnya menjadikannya sebagai sarana untuk kita mewartakan kemahakuasaanNya. Tidak hanya itu, melalui alam ciptaanNya Allah juga menyediakan berbagai macam hal sebagai cara kita untuk berkreativitas dan menjadi pewarta bagiNya.
Pendahuluan
- Ajak remaja untuk membaca Mazmur 19 : 2-3.
- Ajak remaja berkeliling gereja untuk melihat alam sebagai karya Allah
- Minta remaja membagi diri dalam kelompok berdasarkan bakat dan minat.
- Minta remaja berkreasi membuat hasil karya dengan tema alam, dari bahan yang ada di sekitar (misal daun daunan dan bunga untuk bouqet, menggambar dengan pewarnaan melalui bahan alam, hp untuk memotret bagi yang hobi fotografi, dll). (aktivitas 1)
- Sampaikan Cerita
- Minta remaja menampilkan hasil kreativitasnya
- Ajak remaja melakukan Aktivitas 2
Cerita
Biasanya melakukan hal atau tindakan yang tidak pernah dilakukan bisa saja membuat kita berpikir, “wahhh aku tidak bisa melakukan itu, wahh aku tidak bisa kalau disuruh begitu, wah kok mendadak sekali sih nyuruhnya bikin kreativitas bahan dan alatnya kan susah dicari…dll. Sebenarnya tidak ada orang yang tidak bisa, semua orang bisa melakukan apa saja asalkan ada kemauan. Tentu kita akan berpikir dengan keterbatasan bahan di sekitar lantas apa yang akan bisa kita ciptakan? Sebenarnya alam sudah menyediakan segala hal yang kita butuhkan tergantung kita mau berusaha mencari apa yang dapat kita jadikan alat kita berkembang atau tidak. Tidak ada manusia yang diciptakan dengan tidak diperlengkapi kemampuan tertentu, namun semua tinggal bagaimana manusia mau mengasah dan meningkatkan kemampuannya atau tidak.
Dalam Mazmur 19 : 2-3, disana ada Langit, cakrawala, hari, malam sebagai sarana pewartaan. Kemudian dalam kehidupan kita, manusia dianugerahi berbagai macam talenta dan kreativitas yang berbeda satu sama lain (seperti adanya kemampuan berbeda-beda yang adik-adik miliki saat ini), itu semua juga sebagai sarana pewartaan. Jadi, segala ciptaan/pemberian Allah itu sebagai sarana untuk mewartakan kemuliaan Allah.
Memang semua orang diciptakan dengan talenta masing-masing, tetapi tidak semua orang mau mengasah talentanya untuk kemudian dipakai menjadi berkat bagi sesama. Sekarang, dengan talenta yang adik-adik miliki apakah adik-adik mau menjadi sarana pewartaan bagi kemuliaan Tuhan? Seperti halnya tadi, adik-adik telah membuat kreativitas. Mungkin ini pekerjaan yang bisa saja membuat kita berpikir: Ah ngapain sih ini kok disuruh-suruh bikin-bikin gini…mendadak lagi, nyanyi, baca alkitab, berdoa terus pulang aja kan enak cepet..dll. Tetapi perlu disadari dan diingat bahwa kita ini diciptakan tidak dengan keadaan kosong dan tanpa tujuan. Seperti dalam bacaan tadi bahwa cakrawala, bintang, hari dan malam mereka memiliki tugas masing-masing untuk menjadi pewarta. Maka begitu juga dengan kita dengan berbagai talenta yang kita miliki itu akan menjadi berkat bagi orang lain.
Aktivitas 1
Siapkan kertas kosong, pensil,wadah cat air, lidi, gelas dan lainnya. Beberapa hal di bawah berikut ini sebagai contoh kreativitas apa yang akan remaja lakukan :
- Remaja menggambar kemudian mewarnainya dengan bahan dari alam yang ada di sekitar gereja.
- Remaja dengan hobi memotret bisa menunjukkan hasil memotret yang dilakukan di lingkungan gereja.
- Remaja yang bisa bermain musik bisa berkreativitas untuk bermain alat musik dari benda- benda di sekitarnya.
Aktivitas 2
Menjelaskan faktor penghambat dan pendukung dalam mengembangkan talenta. (bagan ini bisa difotocopy)
Faktor Penghambat dan Pendukung Dalam Mengembangkan Talenta
| Faktor Pendukung | Faktor Penghambat |
| Diberi kesempatan | Malu |
| ….. | Ditertawakan |
| ….. | ….. |
| ….. | ….. |