Merusak Alam = Berdosa Tuntunan Ibadah Remaja 29 Oktober 2023

16 October 2023

Tahun Gerejawi: Bulan Ekumene
Tema: Ekumene : Antar Sesama Ciptaan
Judul: Merusak Alam = Berdosa

Bacaan: Kejadian 6 : 1 – 8
Ayat Hafalan:Basuhlah bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat.(Yesaya 1:1)

Tujuan:

  1. Anak dapat menjelaskan rencana Allah menghapuskan seluruh ciptaan-Nya karena kejahatan manusia.
  2. Anak dapat menyadari bahwa kejahatan manusia berdampak bagi ciptaan yang lain.
  3. Anak dapat menjelaskan faktor penghambat untuk berlaku benar sesuai dengan kehendak Tuhan.
  4. Anak dapat menjelaskan cara mengatasi faktor penghambat untuk berlaku benar sesuai dengan kehendak Tuhan.
  5. Anak dapat melatih diri untuk melakukan kebenaran agar seluruh ciptaan terjaga.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Perikop ini menjelaskan kecenderungan manusia untuk berbuat dosa. Setelah peristiwa manusia jatuh kedalam dosa dan diusir dari taman eden, semakin lama manusia hidup dipenuhi dengan kejahatan dan hal tersebut memilukan hati Tuhan Allah sehingga Tuhan Allah akan melenyapkan kehidupan di bumi dengan mendatangkan air bah. Hal ini dilakukan sebagai hukuman atau konsekuensi dari dosa atas manusia yang hidupnya sudah tidak lagi menurut kehendak Allah.

Dalam antropologi Ibrani, hati bukan hanya perasaan tetapi juga sumber pikiran dan kehendak. Semua yang dipikirkan dan dilakukan oleh manusia adalah jahat. Ketetapan Tuhan Allah untuk menghancurkan apa yang telah diciptakan adalah jawaban atas perilaku manusia. Itu bukanlah keputusan yang sewenang-wenang. Air bah memang merupakan bentuk pengadilan kepada manusia yang disertai dengan kehendak untuk menyelamatkan. Tuhan Allah ingin memperbaharui kehidupan manusia yang tidak lagi dibelenggu dosa, dengan cara melenyapkan mereka semua, bukan hanya manusia tetapi juga seluruh isi bumi (hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara).

Pendahuluan

  1. Ajak remaja membuka Akitab Kejadian 6 : 1 – 8 kemudian ajak membaca secara bersama-sama.
  2. Minta remaja untuk menjawab pertanyaan berikut :
  3. Sebutkan hal apa yang pernah remaja lakukan sebagai tindakan merusak alam?
  4. Apa yang menjadi penyebab remaja melakukan penggrusakan alam tersebut?

Cerita
Halo teman-teman remaja yang terkasih di dalam Tuhan,

Alam adalah ciptaan Tuhan yang indah yang perlu kita jaga keberadaannya. Namun seringkali kita sebagai manusia, bukan merawat dan memelihara alam melainkan merusaknya. Hal-hal kecil yang bisa merusak alam adalah membuang sampah sembarangan, suka memetik atau merusak tanaman yang ada dipinggir jalan, membuang limbah ke sungai dan lain-lain.

Teman-teman, sadarkah apa yang kita lakukan tersebut adalah sebuah dosa? Berdosa karena tidak melakukan perintah Tuhan yang mengatakan supaya kita berkuasa atas bumi, berkuasa artinya bukan mengekploitasi melainkan merawat dan memeliharanya (Kej. 1 :26-28).

Teman-teman yang dikasihi Tuhan,

bacaan kita saat ini menceritakan bagaimana Tuhan Allah menghancurkan bumi dengan air bah. Hal ini dikarenakan kehidupan manusia yang penuh dosa. Manusia tidak lagi hidup menurut firman dan kehendak Tuhan Allah. Tuhan Allah menghancurkan apa yang telah diciptakan sebagai hukuman atas perilaku manusia yang penuh dosa. Air Bah memang merupakan bentuk pengadilan kepada manusia. Tuhan Allah ingin memperbaharui kehidupan manusia agar manusia tidak lagi dibelenggu dosa.

Teman-teman yang dikasihi Tuhan,

Kadangkala kita tidak sadar akan perilaku yang kita lakukan dalam hidup sehari-hari adalah dosa. Dan saat ini mari kita mengoreksi perilaku kita dan mari kita bertobat mohon ampun kepada Tuhan. Jangan-jangan selama ini kita berbuat dosa dengan cara merusak alam di sekitar kita. Jangan sampai dosa kita mendatangkan hukuman atas kita, seperti apa yang terjadi pada zaman Nuh. Mari kita hidup sesuai dengan firman Tuhan dengan cara merawat, memelihara serta menjaga alam ciptaan Tuhan.

Aktivitas
Ajak remaja untuk menuliskan komitmen mereka menjaga alam sebagai upaya hidup dalam kehendak Tuhan.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak