Mari Menjaga Keutuhan Ciptaan Tuhan Tuntunan Ibadah Remaja 25 Januari 2026

12 January 2026

Tahun Liturgi: Bulan Penciptaan
Tema: Yesus Memanggil dan Memulihkan Hubungan Yang Rusak
Judul: Mari Menjaga Keutuhan Ciptaan Tuhan

Bacaan: Injil Matius 4 :12-22
Ayat Hafalan“Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.” (Kejadian 2:15)

Lagu Tema: Kidung Ria 4. “Allah Ditinggikan”

Tujuan:

  1. Anak dapat menunjukkan sikap cinta ciptaan (seperti tidak merusak tanaman, membuang sampah pada tempatnya) sebagai wujud mengikut Yesus.
  2. Anak dapat menganalisis bagaimana panggilan murid berdampak pada komunitas dan lingkungan sekitar mereka.
  3. Anak dapat merancang proyek atau media kampanye yang mengajak orang lain untuk peduli terhadap ciptaan.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Perikop Injil Matius 4 : 12-22 menggambarkan tentang perjalanan pelayanan yang dilakukan Yesus yang kembali ke Galilea setelah dari padang gurun. Setelah mendengar berita Yohanes ditangkap, Yesus pergi melanjutkan pelayanan di Kapernaum sebuah kota nelayan yang penting di pesisir utara danau Galilea, kota ini juga merupakan jalur perdagangan yang menghubungkan Mesir dan Siria. Pada masa itu kapernaum merupakan pangkalan pasukan Roma yang bertugas menjaga pelaksanaan pengumpulan pajak. Perjalanan pelayanan yang dilakukan Yesus di daerah ini juga telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya. Disinilah Yesus mulai mewartakan Injil dan banyak orang yang mendengar kabar kebenaran, sehingga disebutkan dalam ayat 16, “Bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit terang” kehadiran Yesus tidak hanya mewartakan Injil saja namun juga mengajak orang untuk bertobat. Disambung dalam ayat 17, “Sejak waktu itulah Yesus memberitakan : Bertobatlah, sebab kerajaan Sorga sudah dekat”. Selain menyampaikan pelayanan dan pertobatan dalam perikop ini juga Yesus memanggil murid perdanaNya.

Sembari menyampaikan Injil Yesus pun berjalan menyusuri danau Galilea dan bertemu dengan beberapa orang serta mengajak mereka menjadi muridNya diantaranya adalah Simon, Andreas, Yakobus dan Yohanes. Mereka ini bekerja sebagai penjala ikan, setelah Yesus memanggil maka mereka meninggalkan pekerjaan itu dan ikut melayani menjadi penjala manusia artinya mengikut Yesus mewartakan tentang kabar kebenaran dan mengajak orang untuk bertobat serta menerima anugerah keselamatan.

Kini Yesus pun memanggil kita para pamong untuk ikut ambil bagian bersamaNya dalam melayani anak dan remaja. Tindakan para murid perdana yang meninggalkan pekerjaan dan kesibukan mereka juga menjadi perhatian bagi kita para pamong untuk menata diri dan fokus saat kita melayani dan mendampingi anak-anak tidak setengah-setengah. Dengan demikian sebagai pamong kita diajak untuk memulai dari diri kita sendiri menjadi contoh bagi anak-anak untuk menjaga alam, menjaga kebersihan lingkungan, menjaga relasi dengan sesama, dsb. Dengan teladan yang kita berikan secara konsisten maka anak-anak secara sadar akan mengikuti teladan hidup yang kita lakukan.

Pendahuluan
(Sebelum memasuki ruangan pamong menyebarkan beberapa botol dan bungkus plastik di dalam ruangan ibadah bisa di bawah kursi atau di kursi, bila memungkinkan sampah-sampah ini dicuci dan dipersiapkan terlebih dahulu dari rumah, dengan tujuan mengajak anak remaja menghayati panggilan Tuhan dan menjaga keutuhan ciptaan)

Hallo adik- adik yang terkasih, Tuhan Yesus sungguh baik bagi kita. Hari ini kita boleh menerima berkat kehidupan, kesehatan, kepandaian, mendapat kejuaraan lomba tertentu dsb. Tentu kita yang telah menerima berkat Tuhan senang dong dan seharusnya kita selalu mengucap syukur dengan merawat ciptaanNya.

Adik-adik ditengah rasa syukur kita hari ini karena menerima berkat Tuhan, ada yang nampaknya membuat kita tidak nyaman dan mengganggu pandangan mata kita ya.  Banyak sampah berserakan di sekitar kita ya, adik-adik nyaman ndak bila saat kita beribadah lalu disekitar kita banyak sampah?pastinya tidak nyaman dong, yuk mari setiap orang mengambil sampah yang ada dan dimasukkan ke dalam tempat sampah ini ya. Kakak-kakak pamong juga ikut mengambil sampah dam membuangkanya ke tempat sampah ya.

Cerita
Akhirnya selesai juga kita membuang sampahnya, terima kasih untuk semua adik-adik remaja dan kakak-kakak pamong yang telah membantu, senang ya rasanya bisa di sekeliling kita bersih serta sehat. Adik-adik dan kakak-kakak pamong untuk seterusnya saat kita membawa makanan/minuman/atau memakan permen, bungkusnya langsung kita buang di tempat sampah ya. Sebisa mungkin tidak meninggalkan sampah di ruangan ibadah ini dan mari kita rawat bersama ya ruangan ibadah ini agar tetap bersih.

Tahukah adik-adik aktivitas yang baru saja kita lakukan ini tidak hanya sekedar bersih-bersih lho, tetapi hal ini juga merupakan tindakan bagaimana Tuhan Yesus memanggil dan menggerakkan hati serta pikiran kita untuk melayani dengan mengambil dan membuang sampah, mengajarkan kepada kita untuk memiliki kesadaran cinta akan ciptaan Tuhan.

Dalam Injil Matius pasal 4 : 12-22 menceritakan tentang kedatangan Yesus di wilayah Galilea setelah dari padang Gurun. Yesus memulai pelayanannya untuk memberitakan tentang kebenaran dan pertobatan di daerah Kapernaum sebuah kota di pesisir danau Galilea yang terkenal dengan kota nelayan. Saat di wilayah ini Yesus bertemu dengan beberapa orang dan menjadikan mereke muridNya, diantaranya adalah Simon, Andreas, Yakobus dan Yohanes. Mereka diajak untuk ikut Yesus dan melayani banyak orang memberitakan firman serta pertobatan (lihat ayat 17;19). Wah pasti simon, Andreas, Yakobus dan Yohanes senang sekali bisa ikut melayani dan menjadi murid Yesus, wujudnya mereka langsung meninggalkan jalanya dan mengikut Yesus.

Tuhan Yesus tidak hanya memanggil Simon, Andreas, Yakobus dan Yohanes tetapi kita juga diajak untuk menjadi murid Tuhan Yesus dengan ikut ambil bagian melayani serta merawat keutuhan ciptaan Tuhan. Tindakan di awal ibadah yang telah adik-adik lakukan tadi menunjukkan bagaimana kita semua telah diajak melayani Tuhan dan bertobat dengan tidak membuang sampah sembarangan karena keputusan para murid yang mau ikut melayani bersama Yesus membawa dampak banyak orang yang menerima firman dan mengalami pertobatan. Demikian juga dengan tindakan kita membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon, merawat tanaman, dsb akan berdampak pada kelestarian alam lingkungan kita. Tentunya lingkungan kita menjadi asri, sejuk, sehat dan indah dipandang.

Panerapan
Jadi adik-adik yang terkasih di dalam Tuhan lewat firman Tuhan yang kita terima ini ada beberapa hal yang perlu kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, Pertama Tuhan mengajak setiap kita untuk ikut melayani. Melayani bisa kita mulai dari hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak tanaman atau lingkungan, menjaga kebersihan rumah, sekolah, gereja, dsb. Kedua,sekecil apapun pelayanan yang kita lakukan seperti para murid perdana, semuanya akan berdampak bagi diri, lingkungan dan karya ciptaan Tuhan. Untuk itu mari kita terus semangat melayani Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Amin

Aktivitas

  1. Anak remaja dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai anak yang hadir
  2. Anak remaja diajak untuk membuat poster yang berisi tentang ajakan menjaga kebersihan lingkungan /membuang sampah pada tempatnya/ menanam pohon/
  3. Setelah selesai membuat poster mintalah anak-anak untuk mempresentasikan secara bergantian.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak