Hidup Rukun Tuntunan Ibadah Remaja 21 September 2025

8 September 2025

Tahun Gerejawi: Hari Perdamaian Internasional
Tema: Hari Perdamaian Internasional: Hidup Rukun
Judul: Hidup Rukun

Bacaan: Mazmur 133 : 1-3
Ayat Hafalan: “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan” (Ibrani 12 : 14)

Lagu Tema: Kidung Siwi No. 17 “Aku Anak Tuhan”

Tujuan:

  1. Remaja dapat memahami bahwa hidup rukun tidak selalu mudah, tetapi merupakan perintah Tuhan yang membawa berkat.
  2. Remaja dapat mempraktikkan hidup rukun dengan menghindari konflik di media sosial dan lingkungan sekitar.
  3. Remaja dapat menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan perpecahan dalam masyarakat dan bagaimana cara mengatasinya.

Penjelasan Teks
Kitab Mazmur merupakan kumpulan nyanyian dan doa yang digunakan dalam ibadah dan ritual keagamaan bangsa Israel Kuno, serta menjadi bagian dalam tradisi Yahudi dan Kristen sampai dengan saat ini. Sastra-sastra dalam Kitab Mazmur merupakan bentuk ungkapan ekspresi perasaan dan pengalaman rohani manusia (penulis Mazmur). Demikian pula yang tertuang dalam Mazmur 133:1-3, yang menekankan pentingnya sebuah persatuan dan kerukunan persaudaraan. Mazmur ini merupakan bagian dari “Nyanyian Pendakian” atau disebutkan dalam Alkitab sebagai nyanyian ziarah. Mazmur ziarah atau “Nyanyian Pendakian” digunakan dalam ibadah di Yerusalem saat bangsa Israel dari berbagai tempat naik ke pegunungan Yudea untuk beribadah di Bait Suci.

Yang menarik dari Mazmur 133 adalah pemakaian bahasa-bahasa simbolis oleh Daud, sebagai penulis. Yang pertama adalah penggunaan makna “minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut” yang dalam budaya Timur Tengah Kuno diurapinya kepala seseorang dengan minyak adalah simbol persatuan dan persahabatan. Kedua, bahasa simbolis “embun Gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion”  melambangkan berkat-berkat Tuhan yang turun ke atas umat-Nya yang hidup dalam persatuan dan kerukunan. Dengan demikian, sangat jelas dapat dipahami bahwa pemazmur menekankan tentang pentingnya kehidupan yang penuh dengan persatuan dan kerukunan.

Pendahuluan

  1. Pamong memilih 1 remaja laki-laki dan 1 remaja perempuan untuk membaca Mazmur 133 : 1-3
  2. Ajak Remaja untuk merenungkan makna kata “Rukun”?

Cerita
Teman-teman yang terkasih,
Hari ini adalah Hari Perdamaian Internasional, yaitu hari yang dikhususkan untuk memperingati hari perdamaian dunia, dan secara khusus demi berakhirnya perang dan kekerasan. Hari Perdamaian Internasional diperingati untuk tujuan menciptakan kesadaran akan pentingnya hidup damai atau hidup rukun di dunia ini. Sebagaimana yang kita renungkan tadi, bahwa hidup rukun memberikan banyak berkat atas kehidupan kita. Harapan dan keinginan semua orang adalah dapat hidup dengan rukun. Tidak ada perselisihan, tidak ada pertengkaran dan semua hidup di dalam kasih. Sebuah keadaan hidup yang didambakan oleh semua orang.

Teman-teman yang terkasih,
Demikianlah Mazmur pada bacaan saat ini, yang menekankan akan pentingnya hidup dalam kerukunan. Daud menggambarkan kondisi hidup rukun dengan sangat luar biasa. Yang pertama adalah penggunaan makna “minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut” yang dalam budaya Timur Tengah Kuno diurapinya kepala seseorang dengan minyak adalah simbol persatuan dan persahabatan. Kedua, bahasa simbolis “embun Gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion”  melambangkan berkat-berkat Tuhan yang turun ke atas umat-Nya yang hidup dalam persatuan dan kerukunan. Dengan demikian, sangat jelas dapat dipahami bahwa pemazmur menekankan tentang pentingnya kehidupan yang penuh dengan persatuan dan kerukunan.

Teman-teman yang terkasih,
Pada hari ini bersama dengan kita memperingati Hari Perdamaian Internasional, kita diingatkan untuk dapat membangun kerukunan di dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Baik itu ditengah keluarga, dilingkungan sekolah, di gereja maupun di lingkungan sekitar. Hidup rukun akan berbuah berkat atas kehidupan kita. Maka, marilah kita sebagai anak-anak Tuhan senantiasa menjadi agen-agen perdamaian dimanapun kita berada. Amin.

Aktivitas

  1. Membuat Poster tentang “CINTA DAMAI”
  2. Pamong dapat memilih 3 poster terbaik dan akan di tempelkan di mading gereja.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak