Mengingat dan Melakukan Firman Tuhan Tuntunan Ibadah Remaja 18 September 2022

Tahun Gerejawi: Bulan Kitab Suci.
Tema: Sikap: Mengingat

Bacaan Alkitab: Yohanes 4:46-54
Ayat Hafalan:Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.” (Ibrani 13:7)

Lagu Tema: Ingat Akan Nama Yesus (KJ.344:1)

Tujuan:

  1. Remaja menjelaskan kembali kisah pegawai istana yang mengingat ucapan Yesus bahwa anaknya akan hidup.
  2. Remaja dapat menyebutkan bacaan Alkitab mulai awal bulan ini.
  3. Remaja membiasakan diri mencatat firman Tuhan yang baru ia dengar.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Mujizat Tuhan Yesus saat merubah air menjadi anggur di Yerusalem sudah sangat menyebar luas. Dan perjalananNya menuju ke Galilea juga didengar banyak orang, termasuk seorang pegawai istana yang ingin bertemu dan memohon kesembuhan anaknya yang hampir mati kepada Tuhan Yesus. Dari permohonan sang pegawai istana yang berharap supaya Tuhan Yesus mau untuk mampir menyembuhkan anaknya di rumah, tetapi Yesus hanya mengatakan “pergilah, anakmu hidup.” Hal ini jelas bahwa ada makna tanda “penyembuhan jarak jauh” yang sangat jelas. Sungguh luar biasa ketika Tuhan Yesus tidak melakukan apa-apa selain berbicara, tetapi justru memberikan hidup kepada anak yang hampir mati. Bahwa Tuhan Yesus hanya berbicara untuk menyembuhkan dicatat hanya tiga kali (ayat 50, 51, 53). Kata-kata Tuhan Yesus yang mendesak itulah yang akhirnya memberikan kehidupan kepada mereka yang percaya.

Tuhan Yesus juga mengingatkan dengan mengatakan bahwa “jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya”. Hal ini tentu dengan maksud bahwa berbahagialah bagi setiap orang yang tidak melihat namun percaya, tentu kalimat ini bukan hanya berlaku untuk pegawai istana saja dan orang-orang
zaman Yohanes, tetapi bagi kita semua bahwa harus percaya penuh dengan kuasaNya baik yang terlihat ataupun tidak.

Pendahuluan

  1. Pamong mengajak remaja membaca Yohanes 4: 46-54 secara bergantian.
  2. Pamong menanyakan apakah remaja masih mengingat bacaan Alkitab Minggu dalam bulan ini?
  3. Pamong juga menanyakan apakah remaja masih mengingat renungan dari bacaan tersebut?
  4. Remaja mencatat inti renungan yang akan mereka dengar dari Cerita Pamong.

Cerita
Remaja yang dikasihi Tuhan,
Apakah kalian ingat apa yang baru saja dikatakan Tuhan Yesus kepada pegawai istana? Ya, Tuhan Yesus mengatakan “pergilah, anakmu hidup”. Remaja yang dikasihi Tuhan, ada sebuah cerita tentang saudara kembar yang duduk di bangku SMP, mereka bernama Elo dan Leo. Suatu hari Elo dan Leo menghadapi ulangan Pendidikan Agama Kristen secara mendadak. Elo sang adik merasa senang karena semalam sudah belajar, tetapi tidak untuk Leo sang kakak. Leo ingat bahwa tadi malam ibunya mengingatkan mereka untuk belajar Pendidikan Agama, tetapi hanya Elo sang adik yang belajar, sedangkan Leo kakaknya sibuk bermain game di handphonenya. Alhasil nilai ulangan Elo memperoleh nilai yang bagus, tetapi Leo mendapat nilai yang tidak bagus, hal ini tentu membuat Leo menyesal karena mengingat pesan ibunya untuk belajar tetapi tidak ia lakukan. Dari cerita ini kita dapat mengetahui bahwa pentingnya mengingat dan melakukan nasihat orangtua, terlebih mengingat yang firman Tuhan di dalam kehidupan kita.

Remaja yang dikasihi Tuhan,
Begitu juga dalam bacaan kita saat ini adalah menarik tentang Tuhan Yesus yang menyembuhkan anak pegawai istana. Hal ini terjadi ketika Tuhan Yesus kembali lagi ke Kana-Galilea, tempat Ia dulu pernah mengadakan mujizat air menjadi anggur. Banyak orang yang mengenalNya, dan mendengar cerita tentang kuasa dan mujizat Tuhan Yesus. Sehingga tidak heran apabila seorang pegawai istana di Kapernaum yang memiliki anak yang sedang sakit, hendak bertemu Tuhan Yesus dan memohon untuk menyembuhkan anaknya, karena ia telah mendengarn tentang banyak kuasa dan mujizat yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus pada saat itu. Pegawai itupun berhasil bertemu
dan meminta tolong kepada Tuhan Yesus untuk menyembuhkan anaknya yang hampir mati. Tetapi Tuhan Yesus justru mengatakan; “jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya”. Sang pegawai istana tetap meminta tolong Tuhan Yesus untuk berkenan datang ke rumahnya dan menyembuhkan anaknya. Kemudian Tuhan Yesus menyuruhnya pergi sebab anaknya hidup, dengan kalimat; “pergilah, anakmu hidup”. Tuhan Yesus telah melakukan penyembuhan jarak jauh. Dan benar ketika pegawai istana itu pulang, ia disambut oleh hamba-hambanya yang menyatakan bahwa anaknya sembuh. Dan pegawai itu bertanya mengenai waktu kapan anaknya mulai sembuh. Jawab hambanya siang hari sekitar pukul satu. Dan teringatlah pegawai istana itu tentang yang dikatakan Tuhan Yesus “anakmu hidup” dan pada saat itu juga pegawai istana beserta keluarganya percaya penuh kepada sang Mesias.

Sahabat remaja, mari kita selalu mengingat dan melakukan nasehat orangtua, karena pasti mereka memberikan nasehat yang terbaik. Seperti layaknya ibu Elo dan Leo yang mengingatkan mereka untuk belajar. Terlebih mari kita senantiasa mengingat yang diajarkan Tuhan kepada kita, karena apa yang dikatakan Tuhan, semua tentang firmanNya adalah benar, mari kita terus melakukan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Dalam keadaan dan situasi apapun, jika kita mengingat dan menyebut nama Tuhan, pasti Tuhan akan menolong dan memampukan kita.

Aktivitas: Game Tebak Judul Lagu.

  1. Bagi peserta menjadi 2 kelompok (atau tergantung jumlah remaja).
  2. Masing-masing kelompok memilih lima lagu dari Kidung Jemaat atau Kidung Ria. Beri waktu 5 menit untuk memilih lagu.
  3. Jika sudah dipilih, bacakan aturan main selanjutnya.
  4. Kelompok atau perwakilan kelompok menyanyikan lagu yang telah dipilihnya. Caranya dengan menyanyikan lirik lagu terakhir dari lagu tersebut. Misalnya Kidung Jemaat 415 “Mengalir dalam sungai kasihku, kuasa damai cerlang bening”
  5. Ketika salah satu kelompok tengah menyanyikan lagunya, kelompok lain mendengarkan dan tidak boleh melihat kidung.
  6. Game ini dimainkan dengan tujuan supaya remaja mencoba mengingat dengan menebak judul lagunya

 

 

Bagikan Entri Ini: