Bijak Berteknologi Tuntunan Ibadah Remaja 18 November 2018

Bacaan Alkitab: Keluaran 35 : 30 – 36 : 1
Tahun Gerejawi : Bulan Budaya
Tema : Tekhnologi
Tujuan :

  1. Anak dapat merinci kepandaian dan keahlian Bezalel dan Ahiloab untuk membangun kemah suci.
  2. Anak dapat mendiskusikan dampak positif dan negatif penggunaan tekhnologi
  3. Anak dapat mencirikan cara menggunakan tekhnologi untuk kemuliaan Tuhan

Ayat Hafalan : “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu” (Matius 22 : 37)

Lagu Tema :

  1. Kidung Sekolah Minggu 412 : “Tilpon Genggam “
  2. Kidung Sekolah Minggu 400: “HP Keren”
  3. Kidung Jemaat 365 : 4 “Tuhan ambil hidupku”

Penjelasan Teks

Setelah Musa mengingatkan kepada jemaat Israel bahwa pada hari ketujuh mereka tidak boleh bekerja, sebab hari itu adalah hari Sabat. Mereka harus menguduskan bagi Allah melalui ibadat. Dan untuk beribadat bangsa Israel membutuhkan tempat ibadat/Kemah Suci.Maka Musa mengutus mereka untuk memulai pekerjaan itu dengan membawa apa yang dibutuhkan   sebagai persembahan dan juga mempersembahkan kemampuan mereka untuk membangun Kemah Suci. Dan berdatanganlah setiap orang yang tergerak hatinya membawa persembahan khusus kepada Tuhan untuk pekerjaan melengkapi Kemah Pertemuan dan untuk segala ibadah di dalamnya. Laki-laki dan perempuan, termasuk Bezaleel bin Uri bin Hur dari suku Yehuda  yang dipenuhi Roh Allah dengan keahlian , pengertian dan pengetahuan dalam segala pekerjaan, untuk membuat rancangan, mengasah, mengukir batu  dan kayu untuk pekerjaan itu. Aholiab bin Ahisamakh dari suku Dan juga diberi kepandaian untuk mengajar. Dari Keluaran 38 : 23, Aholiab disebutkan sebagai seorang tukang dan ahli, seorang yang membuat tenunan yang berwarna-warna dari kain ungu tua, dari kain ungu muda, dari kain kirmizi dan dari lenan halus.

Mereka berdua memiliki kemampuan yang berbeda tetapi Tuhan memakai keduanya keahlian untuk memuliakanNya.  Tuhan mencukupkan  kebutuhan pembuatan kemah Suci dengan menyediakan para ahli untuk merancang  dan mengerjakannya.

Langkah-Langkah Penyampaian:

  • Remaja diminta menyebutkan contoh tekhnologi yang mereka gunakan sehari-hari dan menilai dampak positif dan negatifnya.
  • Mulailah menjelaskan teks dan menyampaikan aplikasi
  • Bagikan remaja sebuah kertas dan minta mereka mendaftar keahlian umat Israel yang terlibat dalam pembangunan Kemah Suci.
Nama Keahlian
Bezaleel  ….
Aholiab  ….
  • Membuat komitmen bersama untuk memanfaatkan teknologi sebagaiman mestinya

Aplikasi

Manusia disebut sebagai homo sapiens, mahkluk hidup yang berpengetahuan /bijaksana. Manusia mempunyai otak yang berkembang sehingga mempunyai kemampuan berbicara, intropeksi, mencari jalan keluar serta berimajinasi.Kemampuan berpikir ini dikombinasikan dengan tangannya membentuk suatu benda serta menggunakannya. Kemampuannya manusia ini berbeda dengan mahkluk  lainnya. Terlebih karena kemampuan manusia untuk berkembang, maka tekhnologi yang dimilikinya juga berkembang dari jaman ke jaman, misalnya :  untuk mendapatkan makanan, dulu manusia mendapatkan langsung dari alam, kemudian berubah dengan cara mengolah tanah tradisional hingga saat ini tanah dikelola dengan menggunakan mesin-mesin pembantu yang  modern ( evolusi perubahan tekhnologi dalam bentuk gambar).

Salah satu kemajuan tekhnologi adalah tekhnologi informasi. Benda ajaib yang  kita syukuri adalah smartphone yang pasti bukan  barang asing bagi remaja.  Terlebih bagi kitayang  disebut sebagai generasi milenial (generasi yang lahir di tahun-tahun dimana kemajuan tekhnologi informasi  menjadi budaya baru).    Saat ini, smartphone tidak lagi   sekedar alat komunikasi, tetapi menjadi alat mencipta dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar dan video. Bahkan bukan hanya itu, banyak orang berlomba –lomba  memiliki smartphone yang terbaru hanya karena trend dan gaya hidup.

Tidak dapat dipungkiri, perubahan yang sangat cepat ini membawa dampak. Dampak buruk maupun baik.Merugikan dan menguntungkan.  Dampak baiknya adalah mempermudah komunikasi dengan menerima dan mengirimkan data informasi, sarana berkomunitas, mempermudah proses belajar, sarana hiburan. Tetapi, dampak buruknya juga tidak sedikit, misalnya kemalasan, pornografi, kekerasan, penipuan, konsumerisme, antisosial,dll. Nyatanya kemajuan tekhnologi tidak semata-mata berdampak positif dan membuat kehidupan menjadi lebih baik dan mudah. Sebaliknya dapat merusak dan menciptakan  kejahatan manusia terhadap sesamanya.

Padahal kalau kembali melihat pengertian tekhnologi yang  adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia, maka dampak tekhnologi yang merugikan sebetulnya bukan  menjadi tujuan hadirnya  tekhnologi itu sendiri. Maka, dampak buruk tekhnologi  diakibatkan kurang bertanggungjawabnya manusia pengguna tekhnologi.

Kita sebagai remaja tidak mau dianggap sebagai remaja gagap/menolak  teknologi, tetapi juga tidak mau disebut sebagai remaja yang  dikendalikan teknologi.  Kita mau menjadi  remaja yg tanggap tekhnologi. Menerima tetapi juga memanfaatkan bagi kemuliaan Tuhan dan kebaikan hidup bersama. Bagaimana caranya ? Banyak yang dapat kita lakukan, misalnya menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan damai, kebaikan, kepedulian dan cinta kasih yang membangun persahabatan. Bukannya berita bohong (hoax) yang memecah belah/merusak  relasi. Gunakan smartphone kita menjadi sarana mengkomunikasikan kegiatan-kegiatan di gereja dan mengundang teman-teman untuk hadir bersama.

Aktivitas

Remaja mendapatkan sebuah kertas yang bertuliskan :

“Saya berkomitmen menggunakan tekhnologi secara bijak, dengan cara: ……” 

 

 

 

 

Bagikan Entri Ini: