Pakailah Aku, Tuhan Tuntunan Ibadah Remaja 16 Desember 2018

Bahan Bacaan: Lukas 1 : 26 – 38
Tahun Gerejawi : Advent 3
Tema : Tuhan Menyatakan Janji
Tujuan :

  1. Anak dapat menjelaskan kesediaan Maria untuk dipakai Tuhan dalam penggenapan janji-Nya.
  2. Anak dapat membuat komitmen untuk bersedia dipakai oleh Tuhan.

Ayat Hafalan :  “Sesungguhnya aku ini adalah hamba: jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” (Lukas 1 : 38)
Lagu Tema : Kidung Kontekstual 171 “Aku mau Melayani”

Penjelasan Teks: 

  1. Konon, penulis Injil Lukas adalah seorang tabib (dokter) yang lembut hatinya dan sangat peduli dengan perempuan dan anak-anak. Karena itu, kisah pemberitaan tentang kelahiran Sang Mesias pada seorang perempuan muda, Maria menjadi bagian penting dalam kitab Lukas. Dibandingkan dengan ketiga Injil lainnya, Lukas mengisahkan dengan begitu detail bagaimana pergumulan seorang Perawan yakni Maria menerima tugas mulia dari Allah.
  2. Setelah bulan keenam – masa kandungan Elisabet – Malaikat Gabriel datang menemui Maria di Nazaret. Sang Malaikat datang membawa kabar kelahiran sang Mesias dan Maria mendapatkan tugas penting dalam proses penyataan-Nya.
  3. Berita akan datangnya sang Mesias merupakan sebuah kabar yang dinanti-nanti orang Israel kala itu. Sebab bangsa Israel sedang dalam cengkraman penjajah Romawi yang kejam. Mesias, diyakini, akan membawa pembebasan bagi permasalah tersebut.
  4. Namun, ada pergumulan Maria yakni statusnya yang masih bertunangan dengan Yusuf keturunan Daud (ay. 26-27) dan kemudian harus mengandung. Sebuah situasi yang tak mudah ketika mendapatkan tugas mulia itu. Status pertunangan dan harus mengandung itu merupakan aib yang tak tertahankan, karena itu Maria ragu untuk menjalani tugas tersebut (ay. 34). Tetapi malaikat mengatakan banyak hal tentang proses Roh Kudus yang membuat Elizabet, saudarinya yang mandul itu, mengandung; serta menambhakan: “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil” itu menentramkan hati Maria (ay. 37).
  5. Lalu Maria pun menerima tugas tersebut, dengan berkata: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba: jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” (ay. 38). Dari jawaban Maria ini, kita bisa melihat kesediaanya dalam menjalani kehendak Tuhan dalam hidupnya. Sebab ia percaya bahwa Tuhan akan memampukannya.

Langkah-Langkah Penyampaian:

  1. Tanyakan kepada remaja keterlibatan mereka kepada dalam mempersiapkan perayaan Natal (AKTIVITAS minggu lalu). Minta remaja untuk mengungkapkan perasaan mereka ketika terlibat.
  2. Ajaklah anak membaca Lukas 1 : 26 – 38. Setelah dibaca, Alkitab ditutup.
  3. Kemudian adakan kuis sebagaimana ditata dalam AKTIVITAS. Sampaikan bahwa disediakan hadiah bagi remaja yang bisa mengumpulkan point terbanyak.
  4. Sampaikan APLIKASI pada remaja.
  5. Tutup dengan mengajak anak-anak mau berkomitmen dan bersungguh-sungguh dalam melakukan pelayanan yang sedang dan akan mereka lakukan (kelanjutan AKTIVITAS minggu lalu) serta. Bawa dalam doa!

Aplikasi

Pernahkan teman-teman berjanji pada seseorang? Atau mungkin teman-teman pernah mendengar seseorang yang sedang berjanji. Berjanji seringkali berkaitan dengan hal-hal yang menyenangkan. Tetapi apakah janji-janji tersebut kan terjadi atau malah diingakari?

Nah, dahulu kala jauh sebelum alat tulis ditemukan, apalagi materai untuk mengikat janji, Allah berjanji pada manusia untuk senantiasa menyertai kehidupan manusia dengan keselamatan. Bahkan Allah pernah menyesal ketika harus menurunkan Air Bah di jaman Nuh dan kemudian berjanji untuk tidak melakukannya lagi. Perjalanan sejarah umat manusia penuh dengan penyertaan Allah dan menunjukkan bahwa Tuhan tidak main-main dalam janji-Nya. Hingga Allah sendiri harus turun sendiri untuk menyelamatkan manusia.

Dalam proses penggenapan janji, Allah mengutus Malaikat Gabriel untuk memberitakan kabar penting pada Maria sang Perawan. Sebab Maria akan menjadi sarana karya-Nya dalam rangka menyampaikan keselamatan pada manusia. Dengan memberikan hal tersebut. Awalnya Maria ragu, bagaimana ia bisa menerima tugas mulia itu. Tetapi Malaikat itu memberi bukti lain, yakni Elizabet saudara Maria yang mandul itu telah mengandung. Serta berkata, “Sebab bagi Allah tidak ada yang Mustahil.” (ay. 37). Maka Maria menerima tugas tersebut selayaknya seorang hamba yang diperintah tuannya, serta dengan berserah dan yakin bahwa Allah akan senantiasa menyertai, seperti yang dijanjikan-Nya.

Nah kita, telah bersama belajar bahwa Janji penyertaan Tuhan, memampukan Maria untuk menerima tugas mulia itu. Sekarang saatnya bagi kita untuk Kita sudah turut menjalankan tugas dan panggilan kita dalam dunia. Panggilan sebagai umat Kristen. Panggilan sebagai seorang pelajar. Panggilan sebagai bagian dalam Jemaat GKJW. Mari kita lakukan dengan sepenuh hati sebab Tuhan akan senantiasa menyertai kita seperti janji-janji-Nya. Amin.

Aktivitas:

Cerdas Cermat Alkitab

  1. AKTIVITAS ini bisa dilakukan dengan berkelompok (4-5 orang) ataupun perorangan.
  2. Siapkan terlebih hadiah sesuai kebutuhan dan kondisi.
  3. Remaja tidak diperkenankan membuka Alkitab dalam bentuk apapun selama kuis berlangsung.
  4. Berikut beberapa contoh pertanyaan beserta jawabannya:
    1. Siapa nama malaikat yang diutus Allah? ­– Gabriel
    2. Allah mengutus malaikat Gabriel ke kota …. – Nazaret
    3. Allah mengutus malaikat Gabriel kepada …. – Maria
    4. Siapa Maria? – Seorang perawan, tunangan Yusuf
    5. Kapan itu terjadi? – Enam bulan setelah Malaikat bertemu Elizabet
    6. Berita apa yang dibawa oleh Malaikat Gabreil? – Maria akan mengandung seorang anak laki-laki.
    7. Maria merasa itu tidak mungkin, mengapa demikian? – Karena Maria belum bersuami
    8. Bagaimana malaikat menjelaskan kepada Maria? – Roh Kudus akan turun atas Maria dalam kuasa Allah
    9. Siapa yang berkata, “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil? – Malaikat Gabriel
    10. Pada akhirnya, apa jawab Maria? – Aku ini Hamba Tuhan, jadilah sesuai perkataanmu
  5. Setelah mendapatkan pemenangnya, berikan hadiahnya sesuai dengan perjanjian di awal.
 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •