Tiga Peran Sekaligus Tuntunan Ibadah Remaja 12 Juni 2022

Tahun Gerejawi: Allah Tritunggal.
Tema: Allah Tritunggal Berperan Penting bagi Manusia.

Bacaan Alkitab: Matius 28: 16-20.
Ayat Hafalan: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.” (Matius 28:19)

Lagu Tema: Muliakanlah Tuhan Allah (KJ.242)

Tujuan:

  1. Remaja dapat menjelaskan peran Bapa,
  2. Remaja dapat menjelaskan peran Putera,
  3. Remaja dapat menjelaskan peran Roh Kudus,
  4. Remaja dapat menjelaskan bahwa peran Bapa, Putera dan Roh Kudus harus dilakukan bersama-sama baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan persekutuan gereja.

Teks:
Minggu Tritunggal dirayakan setelah Minggu Pentakosta. Penghayatan Minggu Tritunggal menekankan peran Bapa, Putra dan Roh Kudus. Peran Tritunggal juga tampak dalam Matius 28: 16-20. Injil Matius 28: 16-20 menampilkan Yesus di bukit Galilea mengingatkan pada sosok Musa yang tampil juga di gunung Sinai. Musa membawa berita 10 hukum Allah yang disampaikan kepada orang Israel. Namun, Yesus tidak membawa kabar hukum, Yesus justru membawa kuasa, tugas dan tanggung jawab para pengikut Yesus. Yesus menitikberatkan pada peran Bapa, Putra dan Roh Kudus. Para pengikut Yesus diajak untuk menghayati peran Bapa, Putra dan Roh Kudus. Peran Bapa adalah sang pencipta kehidupan, pengikut Yesus (dan juga gereja) harus memahami dan menghayati Sang Pencipta Kehidupan. Tanpa penghayatan kepada pencipta kehidupan pengikut Tuhan akan jauh dari kehendak Allah.

Peran Sang Putra, lebih mengarah kepada Sang Penyelamat, para pengikut Yesus diajak untuk melihat, mencontoh, dan melakukan apa yang telah Yesus lakukan – mengabarkan kabar baik, keselamatan dan damai sejahtera untuk semua bangsa. Peran Sang Roh Kudus, memang Roh Kudus tidak terlalu digambarkan dalam Injil Matius, namun Roh Kudus disini justru berperan dalam memelihara dan menjaga. Baik Pencipta Kehidupan, penyelamat dan pemelihara/penjaga harus dihidupi dalam persekutuan gereja. Gereja tidak bisa menghidupi saja peran pencipta
kehidupan atau salah satu dari ketiga peran. Gereja selalu memiliki peran sebagai sumber kehidupan, keselamatan dan pemeliharaan. Begitu juga dalam keluarga dan kehidupan pribadi, ketiga peran ini senantiasa ada dalam kehidupan untuk dapat memiliki iman yang dikehendaki oleh Sang Bapa, Putra dan Roh Kudus.

Pendahuluan:

  1. Ajak Remaja membuka Alkitab dari Matius 28: 16-20 dan minta membaca secara bergantian.
  2. Ajak Remaja untuk mengamati foto-foto berikut:

    Sumber gambar 1, Sumber gambar 2, Sumber gambar 3

  3. Tanyakan pada remaja, siapakah mereka? Beri waktu remaja menjawab.
    Jawaban : Ketiganya adalah Reza Rahadian, salah satu artis Indonesia yang sedang berperan di tiga film berbeda yakni [A] “My Stupid Boss 2 (2019)”, [B] “Habibie & Ainun 3 (2019)” dan [C] “Toko Barang Mantan (2020).”

Cerita:
Ternyata ketiga foto tersebut adalah satu orang yang sama yang sedang memerankan tiga karakter yang berbeda sesuai alur naskah film. Dalam film [A] “My Stupid Boss 2 (2019)”, ia disebut Bossman, lalu dalam film [B] “Habibie & Ainun 3 (2019)” dia berperan sebagai Habibie dan dalam film [C] “Toko Barang Mantan (2020)”, ia memerankan toko bernama Tristan. Kemampuan aktingnya patut dipuji karena berhasil memerankan tiga karakter yang jauh berbeda itu.

Tidak seperti bintang film itu yang melakonkan banyak peran hanya dalam film dan dilakukan secara terpisah, Tuhan Allah memiliki banyak peran di waktu yang bersamaan dan masih berlangsung hingga saat ini! Peran yang dimaksud adalah sebagai Bapa, Anak (Putera) dan Roh Kudus bagi umat manusia. Peran-peran ini akan nampak dalam pengikraran Pengakuan Iman Rasuli. Tuhan Allah memerankan sosok Bapa yang menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini.

Selalu ada hal baru yang diciptakan-Nya demi kebaikan umat manusia. Di tangan- Nya selalu ada kehidupan. Tuhan Allah juga melakonkan peran Anak yang rela melakukan segalanya demi menyelamatkan dunia dan manusia sebagai wujud Kasih yang sejati. Bahkan ia mau hidup di tengah-tengah manusia yang fana dan memberikan diri untuk menebus manusia. Peran itu nampak dalam Yesus Kristus sang Juruselamat kita. Tak cukup hanya sampai disitu, peran sebagai Roh Kudus membuat-Nya dapat menjangkau, memelihara dan menjaga setiap manusia dimana pun, kapan pun dan dalam kondisi apapun, demi kebaikan manusia itu sendiri.

Ketiga peranan itu berjalan seimbang sejak awal penciptaan, hingga saat ini dan kapanpun. Karena itu, Tuhan Yesus mengutus para murid untuk menjadikan semua bangsa murid-Nya dan membaptis dalam nama Allah yang sungguh Maha Kuasa penuh kasih sayang, yakni dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. (ay 19). Perutusan ini telah nyata dalam kehidupan orang percaya, baik kehidupan secara pribadi, keluarga maupun hidup persekutuan-Gereja. Namun, akan sangat disayangkan bila peran Allah yang besar itu berlalu begitu saja. Karena itu, mari kita tangkap dan teladani! Kita kerjakan tugas yang diberikan Yesus, untuk mewartakan kabar sukacita bagi dunia dalam kasih Allah. Amin

Aktivitas:
Ajak remaja menjawab pertanyaan berikut secara berpasangan:

  1. Apakah wujud nyata peran Bapa?
  2. Apakah wujud nyata peran Anak (Putera)?
  3. Apakah wujud nyata peran Roh Kudus?
  4. Berikan contoh peran ketiganya (Bapa Putera dan Roh Kudus) dalam :
    1. Pribadi Remaja
    2. Keluarga
    3. Gereja (Persekutuan)

Renungan Harian

Renungan Harian Anak