Tahun Gerejawi: Bulan Keluarga.
Tema: Karakter Keluarga Kristen: Pengajar dan Penjaga Iman.
Bacaan Alkitab: Efesus 6:1-3
Ayat Hafalan: “Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.” (Keluaran 20:12).
Lagu Tema:
- Dalam Rumah yang Gembira – KJ. 477
- Kucinta Keluarga Tuhan – KR 38
Tujuan:
1. Remaja dapat menyebutkan faktor penghambat untuk berkarakter hormat dan taat kepada orangtua.
2. Remaja dapat menyebutkan faktor pendukung untuk berkarakter hormat dan taat kepada orangtua.
3. Remaja dapat membiasakan diri bersikap hormat dan taat kepada orang tua.
4. Remaja dapat berkomitmen untuk hormat dan taat kepada orang tua.
Penjelasan Teks:
Keluarga adalah peran sentral dalam kehidupan baik dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Kehidupan keluarga dalam Perjanjian Lama tidak memiliki pemisah antara ibadah/iman atau pekerjaan. Apa yang dilakukan sehari-hari itulah harus mencerminkan kehidupan orang beriman. Tampaknya hal inilah yang diinginkan oleh Efesus 6: 1-3, di mana Efesus mengajak untuk menarik perhatian iman sampai pada urusan hal yang paling kecil, yakni keluarga.
Orang tua dan anak senantiasa mendapatkan porsi lebih dalam sebuah keluarga. Orang tua diharapkan mampu menjaga serta mengajarkan apa iman untuk anak-anaknya. Demikian juga isi dari Efesus 6, anak-anak dapat melihat orang tua sebagai figur yang dihormati.
Hal ini tidak bisa terlepas dari konteks kehidupan keluarga Israel, di mana orang tua senantiasa mengajarkan iman bahkan tradisi Israel kepada anak-anaknya secara berulang-ulang. Seringkali tugas dan tanggung jawab mengajarkan dan menjaga iman diserahkan penuh kepada gereja. Oleh karena itu perlu kecermatan sekalipun di sekolah minggu ada pengajaran, tidak berarti dalam keluarga juga terlepas dari pengajaran dan menjaga iman. Menghormati orang tua berarti juga harus rela keluarga menjadi pengajar serta penjaga iman.
Pendahuluan:
- Ajak remaja membuka Alkitab dari Efesus 6:1-3 dan minta membaca secara bergantian.
- Ajak remaja berbagi pengalaman tentang bersikap hormat dan taat kepada orangtua.
- Sebutkan Faktor Penghambat dan Pendukung untuk berkarakter hormat dan taat kepada orangtua.
Faktor Penghambat Faktor Pendukung - Ajak Remaja menonton video “MAW & WANG – KASIH SAYANG KEPADA ORANG TUA (LIVE)“
Cerita:
Mawang mengungkapkan bentuk cintanya pada orangtuanya melalui sebuah lagu yang unik. Selain kata-kata pengantar di bagian awal, tidak ada yang kata-kata yang dengan mudah kita pahami, karena kebanyakan bentuk teriakan-teriakan yang diiringi genjrengan gitar akustiknya. Ia ingin mengungkapkan bahwa bentuk kasih pada orangtua tidak bisa dengan gampang diungkapkan kata-kata. Sebab tidak ada kata-kata yang lebih indah untuk merespon besarnya kasih orangtua pada anak-anaknya.
Tetapi kita tetap harus merespon kasih orangtua. Kita harus mendasarkan respon kita pada firman Tuhan, seperti yang ditulis Paulus untuk Jemaat Efesus ini, untuk taat (ay 1) dan hormat (ay 2). Sangat jelas bahwa Tuhan menghendaki kita untuk merespon kasih orangtua dengan bersikap hormat dan taat. Sebab orangtua kita lebih dahulu menanamkan banyak pelajaran-pelajaran kehidupan demi anak-anaknya bisa bertahan hidup dan sukses di masa depan.
Sikap hormat dan taat haruslah kita wujudkan dalam kehidupan keluarga. Terlebih dalam keluarga orang-orang percaya pada Yesus Kristus, keluarga menjadi tempat kesaksian yang nyata dan erat dalam kehidupan anak dan orangtuanya. Disadari atau tidak, sikap anak yang hormat dan taat pada orangtua memancarkan terang kasih Allah yang penuh damai sejahtera dalam hidup berkeluarga. Ayo, teman-teman remaja kita membiasakan diri untuk taat dan hormat pada orangtua. Sehingga kedamaian terpancar dalam keluarga kita. Amin.
Aktivitas:
IKRAR
Saya, ________________________________________
berjanji untuk taat dan hormat pada orangtua saya.
Semoga kasih kristus memampukan saya. Amin!