Belajar dari Sesama Ciptaan Tuntunan Ibadah Remaja 30 Oktober 2022

17 October 2022

Tahun Gerejawi: Bulan Ekumene.
Tema: Ekumene: Antar Sesama Ciptaan.

Bacaan Alkitab: Amsal 30:24-28
Ayat Hafalan:Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak.” (Amsal 6:6)

Lagu Tema: Si Semut yang Kecil

Tujuan:

  1. Remaja dapat menjelaskan kelebihan binatang semut, pelanduk, belalang dan cicak dan hambatan untuk siap dalam segala keadaan.
  2. Remaja dapat belajar dari semut, pelanduk, belalang dan cicak sebagai binatang yang dianggap lemah oleh manusia.
  3. Remaja dapat menunjukkan sikap menjaga ciptaan lain.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Tuhan menciptakan banyak makhluk hidup yang hidup berdampingan dengan manusia. Kita dapat belajar banyak hal dari makhluk hidup itu. Meskipun makhluk hidup itu memiliki banyak kekurangan, tetapi kita dapat belajar dari kelebihan yang mereka miliki. Bahkan makhluk hidup yang sepertinya kecil dan tidak berdayapun memiliki kelebihan yang dapat memberi pelajaran bagi kita.

Bacaan hari ini mengajak kita untuk belajar dari binatang yang sepertinya lemah, yaitu semut, pelanduk, belalang dan cicak. Semut adalah binatang yang kecil dan sangat lemah. Tetapi semut bekerja dengan cekatan dalam mengumpulkan makanan. Semut memiliki strategi yang sangat baik dalam bekerja sama dengan teman-temannya.
Pelanduk adalah binatang yang mirip dengan rusa tetapi lebih kecil. Pelanduk adalah binatang yang kecil, lemah dan penakut. Meskipun begitu ia dapat membuat rumah di bukit batu yang mampu melindunginya dari pemangsa. Belalang adalah binatang yang tidak mempunyai raja. Meskipun begitu belalang mampu berbaris dengan rapi dan teratur. Belalang bekerja dengan rapi tanpa harus diperintah dan diawasi oleh atasan. Kedisiplinan yang tinggi untuk bekerja sama mengatasi kelemahan yang mereka miliki. Maju bersama dan saling menguatkan menghadapi tantangan di depannya. Cicak adalah binatang kecil yang lemah dan mudah ditangkap dengan tangan. Tetapi cicak ada di mana-mana, bahkan di istana raja. Ia dapat menempel di berbagai permukaan dengan baik. Cicak memiliki kemampuan untuk beradaptasi yang baik.

Pendahuluan:
Remaja menyebutkan kelemahan dan kelebihan semut, pelanduk, belalang, cicak.

Cerita
Di sekitar tempat hidup kita, banyak binatang yang sering kita temui. Bahkan banyak binatang kecil yang seringkali kita anggap sebagai hewan yang lemah. Namun sebenarnya banyak hal yang dapat kita pelajari dari binatang-binatang yang kita temui di sekitar kita.

Bacaan kita hari ini diambil dari Amsal 30: 24-28. Amsal ini berbicara banyak tentang nasihat dan hikmat. Bacaan kita kali ini mengajak kita untuk belajar dari empat binatang kecil yang seringkali diremehkan, yaitu semut, pelanduk, belalang dan cicak. Dari semut yang begitu kecil, kita dapat belajar tentang strategi bekerja sama yang luar biasa. Semut tidak mengandalkan kekuatannya sendiri, tetapi selalu bergotong royong dalam mengangkat makanannya. Mereka juga terus bergerak dalam menemukan makanan mereka. Semut dikenal sebagai binatang yang rajin.
Pelanduk adalah binatang mirip rusa tetapi lebih kecil dan lemah. Meskipun begitu ia mampu membuat rumahnya di antara bukit bebatuan sehingga terlindung dari hewan yang akan memangsanya. Pelanduk adalah hewan yang cerdik yang tahu bagaimana caranya berlindung yang aman.

Dari belalang kita dapat belajar tentang keteraturan. Belalang adalah binatang yang tidak memiliki pemimpin. Namun ketika belalang terbang bersama dengan banyak belalang lainnya, mereka dapat mengatur barisan mereka dengan rapi. Tanpa ada pemimpin yang mengatur dan mengawasi, mereka tetap dapat menata kebersamaan mereka dengan disiplin. Dari sini kia dapat belajar bahwa kedisiplinan harus datang dari diri kita sendiri, tidak tergantung ada atau tidak yang mengawasi kita.

Dari cicak kita dapat belajar bahwa cicak ada di mana-mana. Di tempat yang sederhana sampai di istana cicak ada. Dari cicak kita belajar untuk beradaptasi. Cicak dapat menyesuaikan diri di manapun ia berada. Demi untuk bertahan hidup maka dia dapat menyesuaikan diri untuk hidup dimanapun.

Teman-teman, ada banyak ciptaan yang hidup bersama di sekitar kita. Hewan dan tumbuhan adalah ciptaan Tuhan yang hidup di sekitar kita. Setiap ciptaan Tuhan ini memiliki saling ketergantungan satu dengan yang lain. Kita tidak dapat hidup seandainya tumbuhan di sekitar kita dihilangkan. Manusia juga mendapatkan manfaat dari adanya cacing yang dapat menyuburkan tanah, sehingga dapat menghasilkan makanan dari tumbuhan yang tumbuh subur di tanah itu. Karena itu kita sebagai manusia turut bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam kita. Kita turut bertanggung jawab menjaga ciptaan Tuhan yang hidup berdampingan dengan kita. Selain itu kita juga dapat banyak belajar tentang hal-hal yang positif dari ciptaan lain yang hidup berdampingan dengan kita sehingga kita dapat menjalani hidup ini dengan lebih baik .

Aktivas: Menyebutkan beberapa hewan dan belajar apa kelemahan dan kelebihannya.

  1. Nama Hewan: …
    Kelebihan: …
    Kelemahan: …
  2. Nama Hewan: …
    Kelebihan: …
    Kelemahan: …
  3. Nama Hewan: …
    Kelebihan: …
    Kelemahan: …
  4. Nama Hewan: …
    Kelebihan: …
    Kelemahan: …
  5. dst…

Renungan Harian

Renungan Harian Anak