Lupa Pancaran Air Hidup Junior 8 Februari 2023

8 February 2023

Bacaan: Mazmur 106:1-12
Nats:Nenek moyang kami di Mesir tidak mengerti perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib, tidak ingat besarnya kasih setia-Mu.” (Mazmur 106:7a)

Tiba-tiba wajah Riani terlihat sangat pucat, sebab ia lupa membawa tugas yang tadi malam dikerjakannya sampai larut malam. Semua temannya sudah mengumpulkan tugas, tinggal dirinya yang belum mengumpulkan. Riani bingung harus berbuat apa.

Tanpa disadari oleh Riani, rupanya Rangga memperhatikan gerak-gerik Riani. Melihat wajah Riani yang pucat itu, Rangga langsung mendekati Riani dan bertanya apa yang sedang terjadi pada dirinya. Dengan tertunduk, berkatalah Riani, “Aku lupa membawa tugasku. Padahal tadi malam sudah kukerjakan hingga larut malam. Sekarang aku binggung harus bagaimana?”. “Oh…gitu. Baiklah. Aku temani kamu untuk berkata dengan jujur pada ibu Lala bahwa tugasmu tertinggal. Dan berjanjilah pada bu Lala untuk mengumpulkan tugasmu besuk. Bagaimana?”, kata Rangga. Mendengar ucapan Rangga, hati Riani sedikit lega dan ia setuju atas usulan Rangga. Akhirnya Riani menghadap bu Lala ditemani oleh Rangga.

Teman-teman, tentu kalian juga pernah lupa membawa sesuatu atau lupa mengerjakan sesuatu. “Lupa” menjangkiti semua orang. Tidak mengenal usia. Tentu kalian juga pernah lupa. Apa yang kamu rasakan ketika lupa mengerjakan tugas sekolah? Apakah kalian bingung, takut atau biasa-biasa saja?

Dalam bacaan kita hari ini, penulis Mazmur pada ayat 7a mengatakan bahwa bangsa Israel telah lupa akan kebaikan-kebaikan yang telah diterima oleh nenek moyang mereka dari Tuhan. Mereka lupa bahwa Tuhan telah membebaskan mereka dari perbudakan bangsa Mesir. Pemazmur juga mengatakan bahwa bangsa Israel telah lupa penyertaan Tuhan dalam perjalanan dari Mesir menuju tanah Kanaan.

 

Doaku:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena sering lupa untuk berterima kasih atas kebaikan-kebaikan yang telah aku terima dari-Mu, Amin.

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak