Bacaan: Yeremia 29:10-14
Pernahkah kamu berpikir bahwa Tuhan selalu memberkati dan menyertai kamu? Atau kamu malah berpikir Tuhan tidak menyertai kamu karena kamu lebih sering merasa sial? Padahal itu bisa saja bukan karena kamu sial tetapi Tuhan ingin kamu belajar sesuatu dari hal-hal yang kamu anggap tidak enak demi kebaikanmu.
Teman-teman, bacaan kita hari ini menceritakan tentang janji Tuhan kepada bangsa Israel tentang pembebasan yang akan mereka terima setelah mereka menjadi budak bangsa lain. Hal itu terjadi karena Tuhan telah merancangkan damai sejahtera bagi bangsa Israel supaya hidup mereka penuh dengan harapan.
Rancangan damai sejahtera apa sih yang Tuhan berikan teman- teman? Pada ayat 12-14 Tuhan mengatakan bahwa Ia akan mendengar doa mereka, selain itu mereka dapat menemukan Tuhan saat mereka mencari, dan yang terakhir Tuhan akan memulihkan keadaan mereka yaitu tidak akan menjadi budak lagi dan kembali ke tempat mereka. Artinya rancangan damai sejahtera yang akan mereka terima ketentraman dan keselamatan.
Nah, teman-teman, bangsa Israel mungkin pernah merasa sial karena harus menjadi budak. Tetapi ternyata Tuhan memiliki rancangan damai sejahtera untuk mereka yaitu ketentraman dan keselamatan. Demikian juga dengan kita. Kita mungkin merasa sial karena hal-hal yang tidak enak dan tidak menyenangkan terus terjadi. Tetapi Tuhan pasti memiliki rancangan damai sejahtera untuk kita. Maka dari itu, kita perlu terus percaya dan berharap pada Tuhan sehingga kita juga bisa melihat akhir yang bahagia sama seperti yang dialami oleh orang Israel yaitu rancangan damai sejahtera Tuhan.
Aktivitas: Teman-teman, diminta untuk menyebutkan peristiwa ketika Tuhan menolong kehidupan teman-teman
Doa: Tuhan, kami percaya bahwa rancangan Tuhan adalah damai sejahtera untuk kita semua. Amin