Menjadi Anak Yang Taat Pancaran Air Hidup Junior 4 Maret 2026

4 March 2026

Bacaan: Kejadian 22: 7-9
Nats: Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, diatas kayu api. (Kejadian 22: 9)

Ishak diam saja ketika ayahya, Abraham, mengikatnya dan meletakkannya di atas kayu yang telah disusun di atas mezbah. Ishak pasti bingung dan takut, tapi ia tidak melawan. Ia yakin akan Tindakan ayahnya. Ishak yakin bahwa ayahnya tidak akan mencelakainya. Karena keyakinannya itu, Ishak taat pada perintah ayahnya.

Ketika kita membaca kisah ini, kita bisa belajar bahwa ketaatan kepada Tuhan itu penting, bahkan saat kita tidak mengerti alasannya. Terkadang, kita juga diminta untuk taat — kepada orang tua, guru, atau kakak pamong atau pembimbing di gereja. Kadang itu terasa sulit karena kita ingin melakukan hal lain. Tapi saat kita taat, kita menunjukkan bahwa kita percaya Tuhan memimpin lewat orang-orang yang mengasihi kita.

Tulislah satu hal yang bisa kamu lakukan hari ini untuk menaati orang tuamu tanpa disuruh dua kali.

klik pada gambar untuk memperbesar

Doaku: Tuhan, ajarku untuk selalu taat kepada-Mu dan kepada orang tua. Aku percaya Engkau memberkati hati yang patuh, Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak