Bacaan: Kis.Para Rasul 2: 41-47
Nats: “Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.” (Ay 42)
Mengapa kita perlu ibadah bersama di gereja? Bukankah hari ini lebih mudah bagi kita untuk ibadah online? Demikianlah pertanyaan dari seorang remaja ketika diminta orang tuanya untuk mulai ikut ibadah anak di gereja. Kalau boleh memilih sebenarnya memang lebih enak untuk ibadah online ketimbang datang ibadah langsung di gereja. Kalau ibadah langsung jamnya sudah pasti, pakaiannya musti rapi dan berbagai ketentuan lainnya. Sementara kalau ibadah online kita bisa bebas memilih jam pakaiannya pun sesuka kita bahkan bisa disambi berkegiatan lainnya. Tetapi senyamannya ibadah online ada hal yang tidak kita dapatkan yaitu perjumpaan.
Perjumpaan menjadi sangat penting bagi kita untuk membangun iman. Para pengikut Tuhan Yesus dalam bacaan kita kali ini juga menampakkan semangat perjumpaan. Dalam perjumpaan itu mereka tidak hanya mendengar pengajaran para rasul tetapi mereka juga menaruh kepedulian kepada sesamanya. Hal itu nampak dari kesediaan masing-masing orang untuk berbagi barang kepunyaannya. Bisa dibayangkan bahwa dalam perjumpaan mereka saling memperhatikan baik dalam doa maupun dalam kebutuhan jasmaninya.
Ibadah online maupun ibadah langsung (tatap muka) sama-sama memiliki tujuan berjumpa. Baik berjumpa dengan sesama dan terlebih lagi berjumpa dengan Tuhan. Teman-teman mari kita mengisi kelebihan dan kekurangan ibadah online dan juga ibadah langsung. Teman-teman bisa mengajak orang tua atau kakak/saudara yang lebih tua untuk
membantu mengisi kekurangan dan kelebihan ibadah online.
- Ibadah Langsung (Tatap Muka)
- Kelebihan: …
- Kekurangan: …
- Ibadah Online
- Kelebihan: …
- Kekurangan: …
Doaku: “Tuhan ajarilah kami untuk peduli dan saling berbagi sehingga persekutuan kami menjadi tempat yang
menyenagkan bagi semua orang, Amin.”