Bacaan: Roma 12:9
Nats: “Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahatdan lakukanlah yang baik.” (Roma 12:9)
Setiap hari dalam seminggu ini, geng Anna tidak menindas Sintya. Mereka membiarkan Sintya lewat tanpa mereka ganggu, membiarkan ia menikmati makan siangnya (biasanya mereka mengacak-acak bekal Sintya) dan mencorat-coret wajah Sintya dengan spidol jika mereka bosan saat jam kosong.
Sintya senang dan berpikir mereka sudah sadar. Tapi, pagi ini ternyata mereka berulah lagi. Mereka menjegal kaki Anna yang berhati-hati membawa tugas pop up pedesaan. Pop up itu jatuh dan rusak berantakan. Sintya benar-benar sedih dan menangis, namun geng Anna mentertawakannya. Mereka mengaku kepada guru kalau selama seminggu mereka nge-prank Sintya. Berpura-pura berubah lalu setelah seminggu kemudian mereka kembali menindasnya. Berpura-pura menga-sihi itu tidak benar. Jika teman-teman berpura-pura baik, suatu saat jika sedang berbuat baik dengan tulus, tidak akan ada orang yang percaya. Maukah kalian dianggap ‘nakal’ atau ‘jahat’ selamanya? Yuk, mengasihi dengan sungguh-sungguh, tidak berpura-pura, dan murni mengasihi dari hati.
Doaku: Tuhan yang baik, ingatkan aku selalu bila ucapan dan perbuatanku tidak mencerminkan kasih-Mu, Amin.
