Bacaan: Pengkhotbah 7:9
Nats: “Janganlah hendaknya hatimu lekas marah, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh.” (Pengkhotbah 7:9)
Pilihlah jawaban yang menurutmu benar:
- Apakah kamu marah jika mainanmu diambil oleh teman?
- Ya ♦ Tidak
- Apakah kamu memukul sesuatu jika kamu sangat marah?
- Ya ♦ Tidak
- Apakah kamu sulit mendengarkan nasehat seseorang jika sedang marah?
- Ya ♦ Tidak
- Apakah kamu merasa lebih baik jika berbicara dengan seseorang ketika sedang marah?
- Ya ♦ Tidak
- Apakah kamu pernah mencoba menarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan hati dan pikiran saat sedang marah?
- Ya ♦ Tidak
Dengarlah nasehat Pengkhotbah hari ini ya. Amarah itu menetap di dalam diri orang yang bodoh. Ia mudah sekali marah hanya karena hal sepele. Ia marah sampai suka memukul, tidak bisa diberi nasehat, tidak bisa berbicara dan mendengar orang lain.
Kita mengenal Yesus yang punya kesabaran luar biasa. Ia difitnah, diadili untuk kejahatan yang tidak dilakukannya. Yesus pun rela disalib dan mati untuk kita. Sudahkah kita berkata lembut dan banyak berbuat baik seperti Yesus? Yuk bersama-sama menjadi anak yang lebih baik dari sebelumnya, agar nama Yesus makin dikenal, agar nama Yesus makin dimuliakan, Amin.
Doaku: Terimakasih Yesus untuk kesabaran-Mu yang luar biasa, bimbinglah aku agar meneladani-Mu, Amin.
