Kasih Yang Menghapus Permusuhan Pancaran Air Hidup Junior 26 April 2025

26 April 2025

Bacaan: Yohanes 4:5-15
Nats: “Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: “Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?” (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria).” (Yohanes 4:9)

Apakah kamu pernah bermusuhan? Apakah kamu pernah membenci temanmu karena ia sangat menyebalkan dan kamu pun tidak mau lagi bertemu dengannya? Bagaimana ya sikap yang seharusnya kita lakukan untuk menghadapi teman yang menyebalkan itu?

Orang-orang Yahudi pun tidak mau bergaul atau berteman dengan orang-orang Samaria. Bagi mereka, orang-orang Samaria adalah musuh. Namun berbeda dengan Yesus. Yesus yang berasal dari keturunan Yahudi justru mengunjungi orang-orang yang dibenci oleh bangsa-Nya. Salah satunya adalah orang-orang Samaria.

Ketika Yesus di Samaria, ia bertemu dengan seorang perempuan yang akan menimba air di siang hari. Yesus meminta minum kepada Perempuan itu dan ia sangat terkejut karena Yesus adalah orang Yahudi, namun Yesus tidak menghiraukan keheranan Perempuan Samaria itu. Yesus fokus pada tujuan utamanya, yaitu menawarkan air hidup. Lho?! Air kok hidup? Apa itu air hidup? Air hidup adalah sebutan untuk “Karunia dan Kasih Allah”. Barangsiapa yang menerima kasih Allah, mereka pasti akan bersukacita dan senang jiwanya.

Marilah kita hidup seperti Tuhan Yesus yang mengasihi semua orang tanpa membedakan suku, status sosial, jenis kelamin, bangsa bahkan agama. Bagi Yesus yang paling penting adalah Kasih Allah yang dapat dirasakan oleh semua orang. Amin.

Doaku: Tuhan, tunjukkanlah kepadaku cara-cara yang kreatif untuk membawa sukacita dan menyenangkan hati orang-orang disekitarku tanpa mempersoalkan perbedaan mereka. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak