Jangan Malu Mengakui Kesalahanmu! Pancaran Air Hidup Junior 25 November 2025

25 November 2025

Bacaan: Ayub 36 : 7-11
Nats: “…dan ia membukakan telinga mereka bagi ajaran, dan menyuruh mereka berbalik dari kejahatan.” (Ayub 36 : 10)

Varel terkenal sebagai anak yang suka menyontek. Suatu ketika saat Sekolah Minggu, Rafi yang duduk di sebelah Varel menyeletuk: “Varel apakah Tuhan mengampuni kamu yang suka menyontek? Seperti cerita Sekolah Minggu hari ini bahwa Tuhan mengampuni orang berdosa.” Tuhan pasti memaafkan asal  kita yang mau bertobat sungguh-sungguh dan berjanji tidak akan melakukannya lagi.

Teman-teman, salah satu teman Ayub yaitu Elihu mengajak Ayub untuk mengakui dosa-dosanya kepada Tuhan. Elihu mengatakan bahwa Tuhan memberi kesempatan kepada setiap orang yang mau bertobat. Bertobat artinya tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Untuk bertobat, pertama-tama orang tersebut harus menyadari kesalahannya terlebih dahulu setelah itu, ia harus berusaha untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

Tentu setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Dari bacaan hari ini, kita dingatkan untuk bertobat. Jangan pernah malu mengakui kesalahan jika memang kita telah melakukan kesalahan. Dan setelah mengakuinya serta mohon pengampunan, mari kita belajar untuk tidak melakukan kesalahan lagi.

Lengkapilah ayat Alkitab dibawah ini!

Wahyu 3 : __
Barang siapa _________, ia, _____________ dan _________ sebab itu  ________ _____, dan ______

Doa: “Tuhan, aku mau bertobat dan belajar memperbaiki kesalahanku”Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak