Kasih Tuhan Pada Penduduk Israel Renungan Harian Anak 25 Desember 2020

Bacaan: Maleakhi 1:1-14
Nats:
Aku mengasihi kamu”, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah Engkau mengasihi kami?” “Bukankah Esau itu kakak Yakub?” demikianlah firman TUHAN. “Namun Aku mengasihi Yakub (Maleakhi 1:2).

Akhirnya kita berada di kitab terakhir Perjanjian Lama, yaitu kitab Maleakhi. Kitab Maleakhi termasuk kitab nabi-nabi kecil. Kitab Maleakhi ditulis ketika bangsa Yehuda telah kembali dari pembuangan Babel.

Maleakhi berarti utusanku. Maleakhi diutus oleh Tuhan untuk mengingatkan penduduk Yerusalem karena orang-orang yang telah kembali dari pembuangan mengalami kemunduran rohani. Penduduk Yerusalem menganggap Tuhan tidak lagi menyayangi mereka sebab hidup mereka tetap saja menderita setelah kembali dari pembuangan sehingga mereka tidak sungguh-sungguh beribadah kepada Tuhan. Benarkah Tuhan tidak menyayangi lagi penduduk Yerualem?

Mari kita lihat ayat 2 yang mengatakan bahwa Tuhan memilih Yakub untuk menjadi saluran berkat Tuhan, sedangkan penduduk Yehuda adalah keturunan Yakub. Hal ini membuktikan bahwa Tuhan sangat menyayangi penduduk Yerusalem. Lalu apa yang menghambat kasih Tuhan pada penduduk Yerusalem? Ternyata…yang menghalangi kasih Tuhan pada mereka adalah para imam yang harusnya menjadi pemimpin umat telah berlaku tidak hormat pada Tuhan. Para imam melakukan persembahan asal-asalan, padahal persembahan untuk Tuhan harus yang terbaik.

Aktivitas: Teman-teman…..ternyata sikap tidak hormat pada Tuhan menjadi penghalang bagi kita untuk melihat kebaikan Tuhan. Bisakah kalian memberi contoh sikap tidak hormat pada Tuhan. Tulislah pada selembar kertas ya,

Doa : Tuhan Yesus, kasih-Mu sungguh nyata dalam hidupku dan keluargaku. Ampunilah aku jika sering tidak berterima kasih atas kebaikan yang sudah Engkau berikan, Amin

 

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •