Selalu Terbuka Bagi Tuhan Pancaran Air Hidup Junior 20 September 2022

Bahan Bacaan: Yeremia 12: 14-16
Nats:……… Tetapi setelah Aku mencabut mereka, maka Aku akan menyayangi mereka kembali. Aku akan mengembalikan mereka masing-masing ke milik pusakanya dan masing-masing ke negerinya.” (Yeremia 12:15)

Chia sangat marah pada Farel karena ia mengambil bekalnya tanpa meminta ijin. Meskipun Farel sudah meminta maaf, tetap saja Chia tidak mau memaafkan. Farel melakukan demikian bukan hanya pada Chia, tetapi juga beberapa teman lainnya. Kali ini Chia sangat marah sehingga ia tidak mau memaafkan Farel.

Sesampainya di rumah, dengan wajah cembrut menceritakan pada ibunya tentang perbuatan Farel. Dengan sabar, ibu bertanya, “Chia sayang, apakah kamu melihat Farel beli makanan di kantin atau melihat Farel membawa bekal?” Mendengar pertanyaan ibunya, Chia berpikir dengan keras.

Dan…tersadarlah Chia bahwa Farel ternyata tidak pernah membawa bekal ataupun jajan di kantin sekolah. Kemudian berkatalah Chia pada ibunya, “Kayaknya tidak pernah bu.” Dengan lembut, ibu mengelus rambut Chia, “Anakku, apa yang dilakukan Farel padamu pasti sangat menjengkelkan, tetapi tahukah kamu mungkin Farel melakukan demikian karena ia lapar dan tidak punya uang untuk membeli makanan. Untuk itu marilah kita melakukan uji coba. Mulai besuk, kamu membawa 2 bekal. Satu untukmu dan satunya lagi untuk Farel. Kamu bisa memberikan pada Farel tanpa harus memberikan langsung padanya. Kamu bisa meletakkan makanannya di mejanya ketika dia sedang keluar kelas.”

Keesokan harinya Chia melakukan apa yang ibunya katakan padanya. Hal ini dilakukan oleh Chia selama 3 hari. Dan..sungguh ajaib. Farel tidak pernah lagi mengganggu teman-temannya termasuk dirinya. Akhirnya Chia mengambil keputusan jika kenakalan yang dilakukan Farel disebabkan lapar.

Dan yang lebih mengejutkan adalah Chia menemukan selembar kertas di dalam tasnya. Surat itu dari Farel yang intinya meminta maaf akan kelakukannya selama ini dan mengucapkan terima kasih karena mau berbagi makanan dengannya. Melihat surat itu, Chia menangis dan memaafkan sikap Farel padanya selama ini.

Teman-teman….jika Chia mau memaafkan Farel yang telah mengakui kesalahannya, apalagi Tuhan. Tuhan setiap saat menunggu kita untuk meminta maaf atas segala kesalahan kita dan Ia akan mengampuni dosa-dosa kita.

YUK…KITA HAFALKAN AYAT DI BAWAH INI :

MAZMUR 103:10
TIDAK _______ KEPADA KITA _________ DENGAN ____ KITA, DAN TIDAK
____________ KEPADA KITA SETIMPAL DENGAN __________ KITA

Doaku:Tuhan ajarkan aku untuk sabar mengampuni terhadap setiap orang yang bersalah kepadaku, Amin.”

 

Bagikan Entri Ini: