Bacaan: 1 Timotius 6: 17-19
Nats: “Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.“ (1 Timotius 6:17)
Teman-teman, pernahkah kalian menemui seorang teman yang sombong? Kira-kira, apa sih yang membuat dia sombong? Apakah dia kaya, atau pandai, atau yang lain? Biasanya orang yang sombong memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan teman-temannya. Ia akan merasa paling hebat, paling kaya, atau paling pintar bila dibandingkan dengan orang lain, sehingga membuatnya meremehkan atau menghina orang lain.
Kira-kira bagaimana tanggapan orang lain terhadap sikapnya yang sombong? Apakah orang lain akan suka dengan sikapnya yang sombong? Tentu banyak orang yang menjadi tidak suka dengan sikapnya yang sombong itu.
Rasul Paulus meminta kita untuk memperingatkan orang yang sombong karena kekayaannya. Orang yang memiliki harta kekayaan seharusnya tidak menyombongkan kekayaannya melainkan tetap rendah hati karena apa yang dia miliki berasal dari Tuhan.
Allah juga tidak menghendaki kita menjadi sombong, karena kesombongan akan menyebabkan perbuatan tidak baik lainnya. Karena itu tetaplah rendah hati apabila memiliki kelebihan dibandingkan orang lain. justru seharusnya kita dapat berbagi karena kelebihan kita.
TULISKAN KELEBIHAN YANG KAMU MILIKI DAN BAGAIMANA KAMU DAPAT MEMBAGIKANNYA KEPADA ORANG LAIN.
| Kelebihanku yang bisa membuatku sombong | Dengan cara apa aku dapat menggunakannya untuk membantu orang lain? |
| 1. … | |
| 2 … | |
| 3. … | |
| 4 … | |
| dst.. |
Doaku: “Tuhan ajar aku untuk tidak sombong dengan apa yang kumiliki. Ajar aku menjadi saluran berkatMu melalui apa yang kumiliki. Amin.”