Bacaan: 2 Samuel 12:1-14
Nats: “Lalu berkatalah Daud kepada Natan: ”Aku sudah berdosa kepada TUHAN.” Dan Natan berkata kepada Daud: ”TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.” (2 Samuel 7:13)
Dio sedang bermain bola dengan teman-temannya. Karena ia ingin membuat gol, Dio berlaku curang. Ia mendorong lawan yang menghadang di depannya dengan keras sehingga lawannya terjatuh. Wasit tidak melihat perbuatan Dio, tetapi Biova melihat perbuatan Dio. Lalu Biova mendekati Dio dan mengingatkan akan kecurangan yang dilakukan Dio. Akhirnya Dio meminta maaf pada lawan mainnya.
Demikian juga dalam bacaan ini. Daud melakukan kesalahan. Daud membiarkan Uria, panglima perangnya, berperang sendiri padahal biasanya Daud ikut berperang. Ternyata Daud sengaja membuat Uria berperang sendiri karena ia mengingini istri Uria. Tuhan menegur Daud melalui nabi Natan. Dan raja Daud menyesal akan kesalahan yang telah dilakukannya.
Teman-teman, seperti Daud yang melakukan kesalahan, tentu kita juga pernah melakukan kesalahan. Dan Tuhan tidak ingin kita melakukan kesalahan berkali-kali, maka Tuhan mengirimkan siapa saja untuk mengingatkan kita agar kita tidak melakukan dosa lagi.
Siapakah yang selalu mengingatkan kita jika kita melakukan kesalahan?
- Orang tua
- Saudara
- Teman
- Adik
- Kakak
- Kakek
- Nenek
- Atau yang lain?
Doaku: “Tuhan, terima kasih Engkau telah mengirim orang lain untuk mengingatkan kesalahanku, Amin”.