Bacaan : Yeremia 7:21-28
Nats: “Hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: “Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kau akan menjadi umat-Ku…” (Yeremia 7:23)
Aktivitas – Lakukanlah permainan di bawah ini:
Untuk melakukan permainan ini, ajaklah seluruh anggota keluargamu. Ambillah sehelai sapu tangan dan tutuplah mata salah satu anggota keluargamu. Kemudian anggota keluarga yang lain bisa menyebar. Lalu minta orang yang yang ditutup matanya menyebut 1 nama yang akan dicarinya. Nama yang disebut oleh yang orang yang matanya ditutup harus memberi petunjuk bagaimana orang yang ditutup matanya bisa sampai kepadanya.
Apa yang kalian dapat dari permainan tadi? Ternyata mencari orang dengan mata yang tertutup tidak mudah. Agar orang yang ditutup matanya sampai kepada orang yang dicari, maka orang yang ditutup matanya harus mendengarkan perintah dari orang tersebut. Jika tidak mendengarkan perintah, maka ia akan kesulitan berjumpa dengannya.
Demikian juga bangsa Israel. Jika mereka ingin mendekat pada Tuhan, maka bangsa Israel harus mendengar suara Tuhan. Lalu bagaimana cara mendengar suara Tuhan, sebab Tuhan tidak kelihatan? Cara untuk mendengar suara Tuhan adalah dengan menaati firman-Nya. Tuhan sudah memilih Yeremia untuk menjadi perantara. Melalui Yeremia, Tuhan menyampaikan firman-Nya. Namun sayang, bangsa Israel tidak mau mendengarkan firman Tuhan. Mereka hidup sesuka hati. Bangsa Israel melakukan banyak kejahatan, salah satunya adalah ketulusan bangsa Israel sudah lenyap (ayat 28). Mereka telah tidak sungguh-sungguh menolong orang yang membutuhkan. Mereka menumpuk kekayaan untuk diri sendiri, tidak memperhatikan orang miskin. Hal inilah yang membuat Tuhan bersedih.
Doa : Tuhan Yesus, ajarlah aku untuk mendengar suara-Mu dengan menaati firman-Mu yaitu mengasihi dengan sungguh-sungguh semua orang, Amin.