Bacaan Alkitab : Yeremia 1:4-8
Nats: “Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau,…..” (Yeremia 1:5)
Dinda mondar-mandir di depan ibunya. Ada sesuatu yang ingin disampaikan tetapi Dinda takut untuk menyampaikan pada ibunya. Melihat Dinda gelisah, maka ibu menarik tangan Dinda dan memeluknya. Dengan perlahan ibu berkata, “Dinda…..apa yang ingin kamu sampaikan? Apakah kamu ingin ke rumah Rena untuk bermain?”. Mendengar perkataan ibu, Dinda menjawab, “Kok ibu tahu apa yang Dinda pikirkan?”. Sahut ibu, “anakku….kamu adalah anak ibu. Ibu sudah sangat hafal gerak-gerikmu. Mengapa engkau ragu mengutarakan keinginamu?” Jawab Dinda, “Aku takut ibu marah jika aku bermain ke rumah Rena sebab aku belum membereskan mainanku”. Jawab ibu, “Nah…kamu juga tahu apa yang ibu pikirkan. Jika kamu sudah membereskan mainanmu, maka kamu boleh bermain”. “Hoooreee…..”, jawab Dinda yang wajah yang ceria. Hilanglah sudah kegelisahannya.
Teman-teman….jika ibu tahu apa yang sedang kita pikirkan, apalagi Tuhan yang menciptakan Yeremia. Tuhan tahu apa yang menjadi kegelisahan Yeremia ketika Tuhan memilihnya untuk menjadi nabi, oleh sebab itu Tuhan mengatakan kepada Yeremia pada ayat 8, “Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau …..”.
Demikian juga Tuhan tahu apa yang kita butuhkan sebelum kita mengatakannya. Yang dibutuhkan dari kita adalah jangan takut kekurangan sebab Tuhan mengenal kita. Ia pasti mencukupkan kebutuhan kita, maka bersyukurlah.
Aktivitas: Teman-teman…tulislah apa saja yang membuatmu takut mengatakan pada orang tua apa yang kamu butuhkan.
Doa : “Tuhan Yesus, terima kasih Engkau sudah mengenalku dengan baik sehingga apapun yang kubutuhkan sudah Engkau cukupkan. Ajarlah aku untuk selalu berterima kasih, Amin.”